Peristiwa

Tiga Pemakai dan Pengedar Sabu Diringkus Polsek Delitua


Tiga Pemakai dan Pengedar Sabu Diringkus Polsek Delitua
BERITASUMUT.COM/BS04

Salah seorang pelaku diringkus Polsek Delitua

Beritasumut.com-Guna memberikan rasa aman dan menindaklanjuti pengaduan masyarakat (Dumas), Polsek Delitua kembali bergerak cepat menggempur lapak perjudian dan narkoba di Jalan Petunia Raya, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan. Hasilnya, tiga orang sebagai pengguna dan pengedar narkotika jenis sabu berhasil diringkus.

Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Harahap kepada wartawan, Selasa (07/04/2020) menyebut, pelaku masing-masing Jedri Pinem (36) warga Jalan Jamin Ginting, Gang Budi Bukit, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan. Edimon Kaban (38) warga Jalan Katulistiwa, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan. Danel Dahwan (32) warga Jalan Bunga Pariama, Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan.

"Barang bukti yang disita dari para pelaku masing - masing, satu set bong lengkap, satu kaca pirek berisikan sabu-sabu, satu mancis tembak, sat buah gunting, tiga buah pipet plastik, satu unit mesin jackpot, pada koin," ucap Kapolsek Delitua.

Kapolsek Delitua menjelaskan, aksi Gempur Kampung Narkoba di Namo Gajah ini dilakukan pada Senin (06/04/2020) sekira pukul 12.00 WIB. "Bermula dari diterimanya informasi dumas, ada video viral dari WA Polsek Delitua yang menerima info tim Unit Reskrim Polsek Delitua yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Iptu Idem Sitepu SH dan Panit luar Ipda Elia Karo-karo kemudian mendatangi dan menggerebek lokasi itu," ungkapnya.

Dari lokasi, polisi mengamankan dua laki-laki dari kamar mandi yang sedang membuang sesuatu dari tangan kanannya. Setelah diperiksa, ditemukan sebuah bong lengkap yang digunakan sebagai alat untuk memakai narkoba jenis sabu-sabu. "Selanjutnya, dari ruangan tengah ikut diamankan satu orang laki-laki bernama Jendri Pinem yang sedang bermain judi jackpot. Ketiga pelaku dan barang bukti diboyong ke Polsek Delitua," pungkasnya. (BS04)


Tag:Namo GajahPolsek Delituasabu