Jumat, 15 November 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Terus Bertambah, Korban Bencana di Bengkulu Berjumlah 29 Meninggal dan 13 Hilang

Terus Bertambah, Korban Bencana di Bengkulu Berjumlah 29 Meninggal dan 13 Hilang

Senin, 29 April 2019 20:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beriitasumut.com-Korban banjir dan longsor yang menimpa 9 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu terus bertambah. Data korban bencana per Senin (29/04/2019) pukul 08.30 WIB, tercatat 29 orang meninggal dunia, 13 orang hilang, 2 orang luka berat, dan 2 orang luka ringan. Korban terbanyak terdapat di Kabupaten Bengkulu Tengah yaitu 22 orang meninggal. 
 
Korban meninggal akibat tanah longsor yang terjadi di kaki Gunung Bungkuk Kabupaten Bengkulu Tengah. Sementara korban meninggal lainnya terdapat di Kabupaten Kepahiang sebanyak 3 orang, Kabupaten Lebong 1 orang dan Kota Bengkulu 3 orang. Dari 29 orang meninggal dunia, 28 jenasah sudah berhasil diidentifikasi sedangkan 1 jenasah masih dalam proses identifikasi."Sebanyak 13 orang yang hingga saat ini belum ditemukan yaitu satu di Kabupaten Kaur, dua di Kota Bengkulu, dan 10 di Kabupaten Bengkulu Tengah," ujar Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam siaran persnya.
 
Sutopo mengungkapkan, Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban. Ribuan personil gabungan dari BPBD, TNI, Polri, SKPD, Basarnas, Tagana, PMI, NGO, ormas, relawan dan masyarakat membantu dalam penanganan darurat. "Di Bengkulu Tengah, terdapat dua kecamatan masih terisolir yaitu Kecamatan Merigi Sakti dan Kecamatan Pagar Jati karena akses jalan tertutup material longsor," terang Sutopo.
 
Sementara itu, dampak bencana lain adalah 12 ribu jiwa mengungsi dan 13 ribujiwa terdampak. Ternak mati sapi 106 ekor, kambing/domba 101 ekor, dan kerbau 4 ekor. Kerusakan fisik meliputi 184 rumah rusak, 7 unit fasilitas pendidikan, 40 titik insfrastruktur rusak/terendam (jalan, jembatan, oprit, gorong-gorong), yang tersebar di 10 kabupaten/kota, dan 9 lokasi sarana prasarana perikanan dan kelautan yang tersebar di 5 kab/Kota.
 
"Banjir sudah surut di sebagian wilayah. Menyisakan lumpur dan sampah yang cukup banyak. Kebutuhan mendesak saat ini adalah tenda pengungsian, perahu karet, selimut, makanan siap saji, air bersih, family kid, peralatan bayi, lampu emergency, jembatan bailey, dan pembangunan jalan darurat," pungkas Sutopo.(BS09)
T#g:BPBDBanjirBengkuluTanah longsor
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Pemkab Ajak Pimpinan Perusahaan dan OKP Tanggulangi Bencana Banjir di Labuhanbatu

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu mengajak dan menghimbau seluruh pimpinan perusahaan, OKP dan Stkeholder untuk bersama-sam

  • 2 minggu lalu

    Pemkab Asahan Berikan Bantuan Korban Bencana Banjir di Desa Lubuk Palas

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan kepada masyarakat Desa Lubuk Palas, Kecamata

  • 3 minggu lalu

    Deli Serdang Terima Penghargaan Kesiapsiagaan Bencana Daerah

    Beritasumut.com-Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar  menerima penghargaa atas partisipasinya dalam rangka pengurangan resiko bencan

  • satu bulan lalu

    BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sumut

    Beritasumut.com-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, hujan sedang hingga lebat akan melanda sejumlah wilayah Sumatera Ut

  • satu bulan lalu

    Kebakaran Rumah Kos Jalan Pintu Air, BPBD Medan Turunkan 4 Unit Mobil Pemadam

    Beritasumut.com-Kebakaran terjadi di 1 unit rumah kost-kostan yang berlokasi di Jalan Pintu Air Gang Langgar, Lingkungan 8, Kelurahan Sitirejo, Kec

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.