Peristiwa

Tertidur di Warung Kopi, Pasutri Asal Kampung Pajak Labura Kehilangan Barang Berharganya


Tertidur di Warung Kopi, Pasutri Asal Kampung Pajak Labura Kehilangan Barang Berharganya
BERITASUMUT.COM/BS08
Beritasumut.com-Lemsinar boru Marbun (62) warga Dusun II, Desa Kampung Pajak, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) bersama suami mendatangi Mapolsek Kualuh Hulu, pada Senin 06 Mei 2019 kemarin, sekira pukul 04.20 WIB. Kedatangan pasangan suami istri (Pasutri) itu guna melaporkan kehilangan sejumlah barang berharga miliknya saat beristirahat disalahsatu kedai kopi, yakni Tas tangan warna coklat yg berisi 1 unit HP merk Samsung Duos, 1 unit HP merk Samsung J2 Pro, uang tunai sekira Rp. 2 juta, 1 buah kalung emas, 1 buah gelang emas, 1 buah mainan kalung emas dan 1 buah tas tangan warna biru berisikan kain panjang, baju daster.
 
Setelah melaporkan kejadian tersebut, sesuai LP/55/V/2019/SU/RES LBH/SEK.KL. HULU, tanggal 07 Mei 2019. Tiga hari kemudian, tepatnya pada hari Kamis, tanggal 09 Mei 2019 sekira pukul 22.00 Wib tim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA Gunawan Sinurat SH MH berhasil mengamankan Saring Sitorus, berdasarkan hasil lidik dan introgasi saksi-saksi diketahui sebagai pelaku. Pelaku diamankan di kampung halamannya di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Kualuh Selatan, Labura. 
 
Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Asmon membenarkan pihaknya berhasil mengamankan seorang pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang dialami Pasutri pada Subuh, Senin (06/05/2019) kemarin. AKP Asmon menceritakan bahwa kejadian bermula saat Pasutri beristrahat dan tertidur disebuah warung kopi yang sedang tutup. "Ya pada hari Senin tanggal 06 Mei 2019, korban (Lemsinar) bersama dengan suaminya sedang dalam perjalanan pulang dengan naik mobil travel dari Kabupaten Deli Serdang menuju Kampung Pajak Labura. Sekira pukul 04.00 Wib korban bersama suami turun dari mobil untuk berisitirahat di sebuah warung kopi karena pinggangnya sakit, berhubung jalan rusak dan berlubang-lubang. Sedangkan mobil melanjutkan perjalanan untuk mengantarkan penumpang lain dan setelah itu akan menjemput korban lagi" sebutnya, Jumat (10/05/2019).
 
Ketika itu, lanjutnya warung dalam keadaan tutup. Korban pun merebahkan badannya disebuah kursi panjang dan beristirahat, sedangkan 2 (dua) buah tasnya diletakkan di bawah kursi. "Tak lama tertidur, korban terbangun dan melihat tasnya sudah tidak ada lagi. Atas peristiwa itu, korban merasa keberatan dan melaporkan kekita (Polsek Kualuh Hulu). Kemudian unit reskrim langsung melakukan cek TKP. Berdasarkan hasil lidik dan introgasi saksi-saksi, diketahui pelakunya adalah Saring Sitorus, warga Desa Tanjung Pasir. Maka selanjutnya tim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA Gunawan Sinurat SH MH langsung mengamankan pelaku di kediamanya di Desa Tanjung Pasir," jelasnya. 
 
Terungkap dari hasil introgasi, lebih lanjut diungkapkan Kapolsek, diketahui bahwa Saring Sitorus mencuri bersama dengan seorang temannya berisial H berusia sekira 30 tahun. Kemudian tim langsung mencari H namun yang bersangkutan tidak berhasil ditemukan. "Selanjutnya pelaku menerangkan bahwa tas korban tersebut mereka buang di Pondok Perladangan Kelapa Sawit di Desa Tanjung Pasir. Tersangka mendapat bagian uang Rp.100 ribu dan 1 unit HP merk Samsung Duos, sedangkan isi yang lain dari tas tersebut dibawa oleh tsk H. Untuk pertanggungjawaban secara hukum, tsk dan BB 1 (satu) unit HP merk Samsung Duos dan Uang sebesar Rp.100 ribu dibawa ke Polsek Kualuh Hulu guna proses hukum" tandasnya. (BS08)

Tag:Kampung PajakPolsek KualuhHuluTanjung PasirWarkop Labura