Minggu, 18 Februari 2018
  • Home
  • Peristiwa
  • Terkait Penangkapan Kapolsek di Nias Selatan dan Oknum Polres Tanjungbalai, Keduanya Berteman dengan Bandar Narkoba
pilkada beritasumut.com

Terkait Penangkapan Kapolsek di Nias Selatan dan Oknum Polres Tanjungbalai, Keduanya Berteman dengan Bandar Narkoba

Rabu, 06 Desember 2017 22:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumut (Poldasu) pada Selasa (05/12/2017) berhasil mengungkap kasus narkoba jenis sabu yang melibatkan Kapolsek Lolowau, Nias Selatan (Nisel) dan satu oknum personil Polres Tanjungbalai. Selain itu, polisi juga mengamankan 14 tersangka lain dengan total barang bukti (barbut) 38 Kg sabu.
 
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut (Poldasu) Kombes Pol Hendri Marpaung menyebutkan, dua oknum anggota Polri, AKP BS yang juga Kapolsek Lolowau, Nisel dan Bripda YMS, anggota Polres Tanjungbalai, diduga berteman dengan para bandar narkoba.Pasalnya, keduanya diamankan ketika sedang bersama tersangka MDS (40) dan R alias Atong (34) dengan barang bukti 15 Kg sabu.
 
"Kedua anggota Polisi yang turut terjaring dalam kasus ini ditangkap bersama dengan beberapa tersangka bandar yang diamankan atas kepemilikan 15 kilogram sabu, Selasa (05/12/2017) kemarin. Kita menduga keduanya ini (AKP BS dan Bripda YMS) berteman dengan para bandar tersebut," ujar Hendri saat mendampingi Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw dan pejabat utama Poldasu lainnya dalam konferensi pers, Rabu (06/12/2017) siang. 
 
Berkaitan hal itu Hendri menyebutkan, pihaknya saat ini masih berupaya mendalami peran kedua oknum Polri berpangkat AKP dan Bripda itu dengan kaitan jaringan sindikat peredaran sabu tersebut."Tentu kita dalami peran mereka mengenai hubungannya dengan sindikat jaringan ini. Propam Poldasu juga masih melakukan pemeriksaan terhadap keduanya. Apakah keduanya terlibat dalam jaringan itu atau tidak, untuk mamastikannya masih dilakukan pemeriksaan," jelasnya.
 
Sementara itu ketika ditanya mengenai kode etik profesi kedua oknum polisi itu, Hendri tak menampik keberadaan keduanya di lokasi penangkapan para tersangka jelas merupakan pelanggaran kode etik.
 
"Memang sudah termasuk pelanggaran kode etik, apalagi keduanya ini berada di luar wilayah hukumnya pada saat diamankan bersama para tersangka bandar 15 kilo sabu tersebut. Tapi untuk kepastian selanjutnya masih dilakukan pemeriksaan, kita berharap rekan-rekan bersabar. Pasti akan kita sampaikan perkembangannya nanti," pungkas Hendri.(BS04)
T#g:BBPOM Medanbandar narkobaKapolsek Nias SelatanNarkobaPoldasuganjasabu
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 16 jam lalu

    Ketahuan Pakai Sabu, IRT Diamankan Polisi dari Kamar Kos

    Beritasumut.com-Konsumsi narkoba jenis sabu-sabu, seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Masdiana Ginting (43) warga Jalan Bajak II Gang Langsat No

  • 2 hari lalu

    Disparpora Kota Sibolga Lakukan Penyuluhan Pencegahan Bahaya Narkoba di Kalangan Generasi Muda

    Beritasumut.com-Dalam upaya untuk menghindari penyalahgunaan narkoba dan juga penyakit masyarakat (Pekat), Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga melalui

  • 3 hari lalu

    Saat Diringkus Ditemukan Sabu, Tiga Warga Tanjung Mulia Diringkus Polsek Kutalimbaru

    Beritasumut.com-Reza Hanjaya Matondang (26) warga Jalan Tanjung Mulia, Gg Tawon, Isnan Ritonga (45) warga Jalan Kawat III dan Ismail (25) warga Jal

  • 3 hari lalu

    Bukan Buku Pelajaran Sekolah, Namun Benda Ini yang Ditemukan Polisi di Rumah Oknum Guru SD di Asahan

    Beritasumut.com-Unit Opsnal Res Narkoba Polres Asahan melakukan penggeledahan di rumah Chairil Anwar (34) seorang oknum guru SD Perk Bandar Selamat

  • 3 hari lalu

    Kapoldasu Pimpin Sidang Penetapan Kelulusan Seleksi Penerimaan Perwira Polri Sumber Sarjana 2018

    Beritasumut.com-Kapolda Sumut (Kapoldasu) Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw memimpin pelaksanaan Sidang Terbuka dan Penetapan Kelulusan Tingkat Panda

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.