Jumat, 23 Februari 2018
  • Home
  • Peristiwa
  • Terkait Kasus Suap Interpelasi, Puluhan Mantan Anggota DPRD Sumut Diperiksa KPK
pilkada beritasumut.com

Terkait Kasus Suap Interpelasi, Puluhan Mantan Anggota DPRD Sumut Diperiksa KPK

Senin, 29 Januari 2018 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS03
Salah satu mantan anggota DPRD Sumut yang diperiksa KPK, Elezaro Duha.
Beritasumut.com-Sebanyak 11 mantan dan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap interpelasi tahun 2009 hingga 2014 di Mako Brimob Poldasu, Senin (29/01/2018)."Sudah diperiksa itu, cepat kesana. Saya tidak kenal orang-orangnya," sebut seorang anggota Brimob.
 
Pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK tersebut terkait kasus dugaan suap interpelasi yang melibatkan mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. Pemeriksaan ini sendiri dikabarkan dilakukan secara bertahap.
 
Menurut informasi yang diperoleh, ada 46 anggota DPRD Sumut yang diperiksa. Tapi untuk hari ini yang diperiksa sebanyak 11 orang.Usai menjalani pemeriksaan selama hampir 4 jam, sejumlah anggota dewan yang terhormat itu memilih bungkam. Salah satunya, Elezaro Duha.Dia tak banyak bicara ketika sejumlah wartawan mencoba menanyakan mengenai pemeriksaan itu.
 
Bahkan pria paro baya yang mengenakan kemeja itu berjalan tergesa-gesa saat menuju mobil Toyota Avanza warna hitam yang datang menjemputnya. "Enggak tahu saya," katanya meninggalkan wartawan.
 
Untuk diketahui, pemeriksaan ini sendiri merupakan gelombang ketiga yang dilakukan KPK terhadap anggota DPRD Sumut untuk kasus yang sama. Di mana, pada pemeriksaan pertama tahun 2015 lalu, KPK menahan Ketua DPRD Sumut periode tersebut Ajib Shah (Golkar), mantan Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun (Demokrat), mantan Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga (Golkar) dan Sigit Pramono Asri (PKS).
 
Sementara pada pemeriksaan gelombang kedua pada 2016 lalu juga berakhir dengan penahanan terhadap 7 anggota DPRD Sumut periode tersebut yakni Muhammad Affan (PDI Perjuangan), Bustami (PPP), Zulkifli Husein (PAN), Parluhutan Siregar (PAN), Zulkifli Effendi Siregar (Hanura), Budiman Nadapdap (PDI Perjuangan) dan Guntur Manurung (Demokrat).(BS04)
 
T#g:DPRD SumutKPKKasus Suap InterplasiKorupsisuappungli
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Presiden Jokowi Tegaskan Akan Terus Kejar Kapolri Soal Penyidikan Kasus Novel

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan syukur alhamdulillah atas kesembuhan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) N

  • 6 hari lalu

    Mendagri Sebutkan Modus di Area Rawan Korupsi yang Harus Diwaspadai

    Beritasumut.com-Dalam setiap kesempatan, terutama ketika berbicara di hadapan para kepala daerah, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tidak pernah l

  • 6 hari lalu

    KPK Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Suap Anggota DPRD Lampung Tengah

    Beritasumut.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang tersangka dalam dugaan suap terhadap Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah

  • 7 hari lalu

    FA, Anggota DPR RI Ditetapkan Sebagai Tersangka oleh KPK

    Beritasumut.com-Dalam pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji terkait pengadaan satelit monitoring di Badan

  • 7 hari lalu

    Urusan Hukum Kepala Daerah, Pemerintah Tak Ikut Campur

    Beritasumut.com-Maraknya kepala daerah yang kena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), membuat Menteri Dalam Negeri (Kem

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.