Rabu, 22 Mei 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Terkait Aksi Unjuk Rasa Pengemudi GrabCar, PT TPI Komit untuk Mencari Solusi Terbaik

Terkait Aksi Unjuk Rasa Pengemudi GrabCar, PT TPI Komit untuk Mencari Solusi Terbaik

Selasa, 19 Februari 2019 15:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI) mengaku berkomitmen untuk mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak (“win-win solution”) terhadap permasalahan sejumlah pengemudi GrabCar, yang melakukan unjuk rasa ke Kantor Gubernur Sumatera Utara pada tanggal 11 Februari 2019 lalu.
 
"Komitmen itu telah kami tunjukkan dalam kesediaan kami melakukan dialog, mediasi, Rapat Dengar Pendapat DPRD Medan sampai dengan Rapat bersama Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara. Namun dikarenakan tidak menemui titik temu untuk kedua belah pihak, maka TPI akan menghormati dan tunduk kepada hukum yang berlaku di Indonesia dan menyerahkan masalah ini kepada pihak berwajib demi terciptanya ketertiban dan keamanan di masyarakat," ujar Dany Wijaya, 
Branch Manager TPI Medan, dalam siaran persnya, yang diterima Beritasumut.com, Selasa (19/02/2019).
 
Terkait tuntutan sekelompok kecil mitra pengemudi mengenai order prioritas yang diberikan kepada mitra pengemudi TPI, sebutnya, hal tersebut tidak benar adanya. 
"Semua mitra pengemudi Grab yang berasal dari TPI maupun individual memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan order/pemesanan melalui aplikasi Grab, hal ini pun sudah disampaikan pada Rapat Bersama Dinas Perhubungan Provinsi Sumut," lanjutnya.
 
Dalam keterang tertulis tersebut, PT TPI juga mengaku berkomunikasi secara reguler dengan komunitas mitra pengemudi untuk memastikan bahwa aspirasi pengemudi didengar dan kebijakan perusahaan dimengerti dengan baik oleh seluruh mitra pengemudi.
 
"PT TPI menghargai setiap aspirasi dan masukan dari mitra pengemudi selama dilakukan secara damai dan dalam koridor hukum, serta sesuai dengan peraturan yang berlaku," sebutnya. 
 
Dalam tanggapanya, Dany Wijaya memaparkan PT TPI didirikan dengan tujuan yang baik, untuk menjembatani anggota masyarakat yang tidak memiliki mobil pribadi tetapi ingin mendapatkan penghasilan sebagai mitra pengemudi berbasis aplikasi melalui sistem sewa mobil (rental). Selain mendapatkan penghasilan dari menerima panggilan penumpang via aplikasi, mitra pengemudi TPI mendapatkan fasilitas asuransi kecelakaan, asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kendaraan, pelatihan terpadu, dan insentif sesuai kinerjanya. 
 
"Anak-anak mitra pengemudi yang berprestasi juga mendapat kesempatan untuk mendapatkan beasiswa pendidikan dari kami. Pelatihan terpadu yang TPI berikan kepada mitra pengemudi merupakan salah satu prasyarat bagi mitra kami untuk bekerja di TPI, sebagai bentuk komitmen TPI dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat pengguna aplikasi daring," pungkasnya.
 
Sebelumnya, Senin (11/02/2019), Ratusan pengemudi taksi online GrabCar melakukan demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut) di Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30, Medan. Mereka mendesak Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) untuk menutup PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI) yang dianggap telah menzalimi mereka.
 
Pada kesempatan itu, Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi mengajak beberapa perwakilan pengemudi untuk berdialog dan berdiskusi di ruang pressroom lantai I Kantor Gubsu. 
 
Dalam diskusi itu, Daniel, salah satu pengemudi Grabcar, menyampaikan bahwa mereka tidak berniat melakukan aksi yang mengganggu kondusifitas.  “Tapi karena kami sudah tidak tahan dan merasa terlalu dizalimi pak, kami merasa hanya kepada bapak kami bisa mengadu untuk menyelesaikan permasalahan ini,” jelas Daniel.
 
Daniel beserta kordinator aksi Musa Tarigan mengungkapkan, bahwa mereka merasa diperlakukan tidak adil oleh pihak TPI dan PT Grab Indonesia. Sehingga para pengemudi online di luar PT TPI kesulitan mendapatkan order dari konsumen. Hal ini tentunya membuat mereka tidak memperoleh penghasilan yang layak.
 
Menjawab persoalan ini, Gubsu mengintruksikan untuk segera diadakan dan difasilitasi pertemuan antara pengemudi Grabcar, Grab, PT TPI, kepolisian, serta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).(BS01)
T#g:GrabCarPT TPI
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Pengemudi GrabCar Merasa Dizalimi, Gubsu Bantu Berikan Solusi

    Beritasumut.com-Ratusan pengemudi taksi online GrabCar melakukan demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut) di Jalan Pangeran Dipo

  • 7 bulan lalu

    Grab Luncurkan Program GrabCar Elite+ untuk Tingkatkan Produktivitas dan Pendapatan Mitra Pengemudi di Medan

    Beritasumut.com-Sejak didirikan, Grab, mobile platform O2O terkemuka di Asia Tenggara, senantiasa berusaha untuk terus menjaga dan meningkatkan kes

  • 8 bulan lalu

    DPRD Sumut Akan Kawal Driver Online yang Merasa Ditipu oleh Vendor

    Beritasumut.com-Pengemudi taksi berbasis online yang tergabung dalam Driver Berbasis Online se-Sumut (DBOSS) merasa ditipu dan ditekan oleh vendor

  • 8 bulan lalu

    Terkait Iklan Kepemilikan Kendaraan untuk Driver Online, Pihak Vendor Enggan Berkomentar

    Beritasumut.com-Pengemudi taksi berbasis online yang tergabung dalam Driver Berbasis Online se-Sumut (DBOSS) merasa ditipu dan ditekan oleh vendor

  • 8 bulan lalu

    Soal Kepemilikan Kenderaan, Pengemudi Taksi Online di Sumut Merasa Ditipu Vendor

    Beritasumut.com-Pengemudi taksi berbasis online yang tergabung dalam Driver Berbasis Online se-Sumut (DBOSS) merasa ditipu dan ditekan oleh vendor

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.