Peristiwa

Tegur PKL Agar Tak Berjualan, Satpam di Pool Bus ALS Tewas Ditikam


Tegur PKL Agar Tak Berjualan, Satpam di Pool Bus ALS Tewas Ditikam
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Seorang petugas sekuriti atau satpam di Pool Bus ALS, Andri Adnan ditikam HS yang tak lain adalah suami dari pedagang yang berjualan di depan Pool Bus ALS. Andri tewas setelah tikaman mengenai bagian ulu hati, dada kiri, ketiak dan telapak tangan sebelah kanan, hingga tewas di tempat, Kamis (19/10/2017) pagi.
 
Informasi diperoleh menyebutkan, peristiwa itu bermula saat warga Jalan Pertahanan, Dusun II, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Deli Aerdang ini, sekira jam 08.00 wib, mendapat perintah dari atasannya untuk melarang pedagang kaki lima (PKL) agar tidak berjualan di depan pool bus. Korban langsung mengerjakan perintah bosnya itu. Dia melarang seorang pedagang (perempuan) yang berjualan. Namun, perempuan itu malah berang. Akhirnya cekcok mulut terjadi antara korban PKL tersebut.
 
Kemudian PKL itu memberitahukan perihal tersebut ke suaminya, HS, warga Jalan Bajak IV, Lingkungan VII, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas. Tak berselang lama, HS pun datang menemui korban. Tanpa basa-basi, korban langsung menikamkan pisau yang sudah dibawanya itu ke tubuh korban hingga tersungkur dan bersimbah darah. Melihat korbannya tak berdaya, pelaku langsung kabur.
 
Sementara rekan-rekan korban yang melihat itu, langsung membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Mitra Sejati. Namun sayang, sesampainya di rumah sakit, dokter yang menangani menyatakan korban sudah meninggal.
 
Pihak Polsek Patumbak yang mendapat informasi langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).Kapolsek Patumbak, Kompol TD Yasir Ahmadi dihubungi wartawan, membenarkan adanya peristiwa penikaman yang menewaskan satu orang. "Ada kejadiannya dan pelakunya sedang kita kejar. Sedangkan jasad korban sudah selesai diotopsi," katanya. (BS04)
 

Tag:Andri AdnanBus ALSDicabuliPKLSatpam Bus ALS Ditikam