Sabtu, 22 Februari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Tanah Longsor di Tobasa Timbun 4 Rumah, Korban Tewas 2 Orang, 2 Luka dan 9 Hilang

Tanah Longsor di Tobasa Timbun 4 Rumah, Korban Tewas 2 Orang, 2 Luka dan 9 Hilang

Kamis, 13 Desember 2018 16:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Bencana tanah longsor menerjang empat rumah di Desa Halado, Jalan Lintas Sigura-gura, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Rabu (12/12/2018) malam. Akibatnya 2 orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, 2 mengalami luka-luka dan 9 orang lainnya dikabarkan hilang (belum ditemukan).
 
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tobasa Herbeth Pasaribu mengatakan tanah longsor yang melanda kawasan itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, usai hujan deras. Saat itu para korban tengah berada di dalam rumahnya. "Ada sekitar empat rumah yang tertimpa tanah longsor. Korban jiwa yang dievkuasi sampai tadi malam yakni meninggal dunia 2 orang, luka-luka ada 2 orang. Kemudian diperkirakan masih ada sembilan orang yang dicari," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (13/12/2018).
 
Adapun dua korban tewas, jelas Herbeth, masing-masing bernama Rosdiana Br Nainggolan (35) dan Nia Marpaung (14). Herbeth menyebutkan, kedua korban sempat dibawa ke Klinik PT Inalum, lalu jenazah dibawa oleh keluarga ke rumah duka. Kemudian untuk korban luka yakni Jelly Marpaung (12) dan Alpen Marpaung (5). Saat ini keduanya sudah mendapatkan pertolongan medis. "Memang bulan ini curah hujan tinggi terutama dalam satu minggu terakhir. Akibat longsor ini, akses jalan dari Kabupaten Tobasa menuju Kabupaten Asahan terputus tidak bisa dilalui. Sedangkan korban sudah dibawa ke Klinik PT Inalum" paparnya.
 
Herbeth menambahkan, saat ini tim dari BPBD, Basarnas, TNI dan Polisi dibantu masyarakat tengah bekerja melakukan pencarian terhadap 9 korban lainnya yang belum ditemukan. Adapun 7 dari 9 korban yang belum ditemukan itu masing-masing, Jones Tambunan (45), Nur cahaya br Marpaung (40), Bantu Tambunan (70), Ahmadi Tambunan (23), Serly Tambunan (19), Ambrin Tambunan (13), dan Kasmer Marpaung (39).
 
Untuk itu, sambung dia, alat berat juga telah diturunkan. Namun lokasi yang ekstrem menyulitkan petugas melakukan pencarian, apalagi areal longsor di lokasi mencapai 50x50 meter. "Saat ini kita sudah turunkan 3 unit alat berat. Namun lokasinya agak ekstrem, sehingga kita masih membutuhkan bantuan alat berat. Karena 1 unit alat berat tadi malam tertimbun," pungkasnya. (BS04)
T#g:bencana alamDesa HaladoLongsor TobasaTanah longsorToba Samosir
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    BNPB Catat Lebih dari 400 Bencana Terjadi Hingga Minggu Ketiga Februari 2020

    Beritasumut.com-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 400 bencana terjadi hingga minggu ketiga Februari 2020, atau per 1

  • 3 minggu lalu

    Beri Dukungan Legalitas Formal, TNI dan BMKG Jalin Kerja Sama

    Beritasumut.com-Dalam rangka mendukung tugas-tugas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), TNI da

  • 4 minggu lalu

    Koordinasi Lintas Kementerian, Lembaga, dan Pemda, Pemerintah Percepat Upaya Pemulihan Kondisi Pascabencana

    Beritasumut.com-Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan upaya percepatan pemulihan y

  • satu bulan lalu

    Prajurit Armed 12/Divif 2 Kostrad Cek Perlengkapan Evakuasi Bencana Alam

    Beritasumut.com-Persiapan demi persiapan mulai dilakukan oleh prajurit TNI-AD dalam menghadapi terjadinya bencana alam di setiap daerah. Kali ini,

  • satu bulan lalu

    Komisi VIII DPR RI Ajak BNPB dan Kemensos Duduk Bersama Bahas Penanganan Bencana

    Beritasumut.com-Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia mendukung kolaborasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.