Jumat, 06 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Tahun 1990-an Banyak Penyakit Menular, Tahun 2010-an Didominasi Penyakit Tak Menular

Tahun 1990-an Banyak Penyakit Menular, Tahun 2010-an Didominasi Penyakit Tak Menular

Jumat, 11 November 2016 23:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Salah satu penyakit tak menular, serangan jantung.
Beritasumut.com-Dalam kurun waktu 30 tahun terakhir, telah terjadi perubahan pola penyakit, dari penyakit menular menjadi penyakit tidak menular.Terkait hal tersebut, sekaligus memeringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52 yang jatuh pada 12 November, Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) mencanangkan gerakan masyarakat hidup sehat. 
 
"Pada tahun 1990 banyak masyarakat mengalami penyakit menular seperti infeksi saluran pernafasan atas, tuberkulosis dan diare. Namun, sejak tahun 2010, penyakit tidak menular lebih mendominasi seperti tekanan darah tinggi, stroke, jantung, kanker dan kencing manis," ujar Ketua Panitia HKN Provinsi Sumut Ridesman, Jumat (11/11/2016).
 
Menurut Ridesman, terjadinya perubahan pola penyakit ini berkaitan erat dengan gaya hidup dan perilaku manusia. Yakni, kurangnya aktivitas fisik dan konsumsi buah, minum alkohol, merokok serta buang air besar sembarangan."Hal inilah yang menyebabkan timbulnya penyakit tidak menular tersebut," terangnya.
 
Ridesman menjelaskan, gerakan masyarakat hidup sehat ini, merupakan suatu tindakan yang sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa atas kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup."Seluruh lapisan masyarakat harus mempraktikkan pola hidup sehat, menggerakkan institusi dan organisasi masing-masing, dan menyediakan kurikulum pendidikan, fasilitas olahraga, sayur dan buah serta lainnya," tuturnya.
 
Terkait peringatan HKN ke-52, Dinkes Sumut bekerjasama dengan FK USU melaksanakan berbagai kegiatan seperti upacara pada 14 November, bakti sosial pada 18 November seperti pemberantasan sarang nyamuk, screning HIV, donor darah pada 27 November, pemeriksaan IVA pada 3 November.
 
"Kita juga melakukan seminar, perlombaan, family gathering. Kita juga memberikan penghargaan kepada rumah sakit dan puskesmas terbaik atau berprestasi. Selain itu kita juga akan memberikan gelar Bapak Hemodialisa Sumut kepada Prof Harun Al Rasyid," sebutnya.
 
Ridesman menambahkan, pemerintah juga telah menggulirkan program Indonesia Sehat untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, seperti yang tercantum dalam nawacita pada poin lima. Program itu bertujuan agar masyarakat bisa berperilaku sehat, hidup di lingkungan sehat dan sadar akan pentingnya kesehatan.
 
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumut Agustama mengatkan, Presiden RI Jokowi Widodo juga akan mencanangkan gerakan masyarakat hidup sehat ini pada 15 November 2016 mendatang di Bantul."Ini gerakan massal untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang berperilaku sehat, hidup dalam lingkungan sehat dan sadar akan pentingnya kesehatan. Dengan gerakan ini, penyakit tidak menular dapat dicegah, sebab 74 persen dana BPJS untuk membiayai pasien di rumah sakit," pungkasnya. (BS03)
 
T#g:Bapak Hemodialisa SumutDinkes SumutHari Kesehatan NasionalPenyakitProf Harun Al Rasyid
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Peringatan Hari Kesehatan Nasional, Sekda Provinsi Sumut Ingatkan Prioritaskan Stunting dan Jaminan Kesehatan

    Beritaumut.com-Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara R Sabrina dan Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar menghadiri acara peringatan H

  • satu bulan lalu

    Dinkes Medan Gelar Bakti Sosial Peringati Hari Kesehatan Nasional Ke-55

    Beritasumut.com-Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional Ke-55 Tahun 2019, Dinas Kesehatan Kota Medan melaksanakan beberapa rangkaian kegi

  • satu bulan lalu

    Kadinkes Sumut Minta Pramuka Jadi Agen Kesehatan

    Beritasumut.com-Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumatera Utara (Sumut), dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes, berharap anggota Pramuka dapat menjadi age

  • 2 bulan lalu

    Penyebab Kebutaan Terbesar di Indonesia, Salah Satunya di Sumut

    Beritasumut.com-Hasil Survei Kebutaan Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) tahun 2014-2016 oleh Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia

  • 2 bulan lalu

    RSUP Adam Malik Pulangkan 2 Pasien Suspect Difteri

    Beritasumut.com-Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik mengaku kembali memulangkan 2 pasien suspect difteri yang mereka rawat. Keduanya pasi

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.