Rabu, 21 Februari 2018
  • Home
  • Peristiwa
  • TNI AU Lanud Soewondo Terkesan Tutupi Proses Hukum Penganiaya Jurnalis
pilkada beritasumut.com

TNI AU Lanud Soewondo Terkesan Tutupi Proses Hukum Penganiaya Jurnalis

Jumat, 21 Oktober 2016 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Suasana bentrokan TNI AU dengan masyarakat Sari Rejo, beberapa waktu lalu.
Beritasumut.com-Penetapan status tersangka terhadap dua oknum pelaku penganiayaan sejumlah jurnalis saat melakukan peliputan di Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia oleh Satuan POM TNI AU beberapa waktu lalu kini menjadi pertanyaan besar publik khususnya korban. Pasalnya, penetapan status tersangka itu tak menjelaskan identitas maupun satuan tugas kedua tersangka hingga sangat diragukan progres hukumnya.
 
"Penetapan status tersangka terhadap dua orang oknum TNI yang terbukti melakukan penganiayaan terhadap korban, Array A Argus itu memang disampaikan tanpa penjelasan menyangkut identitas karena alasan di luar perintah atasan," terang Komandan Satuan POM TNI AU Lanud Soewondo, Mayor Nicolas Sinaga saat dihubungi via telepon, Jumat (22/10/2016). 
 
Nicolas mengaku hal itu berkaitan dengan mekanisme proses hukum dalam Institusi TNI yang menganut paham hirarki.Terlebih, penyampaian identitas tersangka ke publik bukan merupakan wewenang fungsi tugasnya sebagai Dansatpom TNI AU."Kita berharap masyarakat juga insan media mengerti bagaimana mekanisme proses hukum dalam institusi TNI yang menganut paham hirarki. 
 
Dalam prosesnya dua pelaku penganiayaan terhadap jurnalis saat meliput di Sari Rejo sudah ditetapkan sebagai tersangka, tapi mengenai identitas keduanya saya tidak memiliki wewenang untuk menyampaikannya ke publik secara pribadi. Belum ada perintah atasan untuk menjelaskannya lebih jauh kepada masyarakat," sebut Mayor Nicolas.
 
Terkait jika kasus tersebut ditutup-tutupi dan terkesan tak serius, Nicolas menampik anggapan tersebut."Kalau prosesnya tidak serius mana mungkin ada penetapan tersangka, hanya saja soal identitas itu sekali lagi di luar wewenang saya. Karena saya punya atasan dan fungsi tugas saya tidak mungkin melampaui kewenangan saya," ujarnya.(BS04)
 
T#g:jurnalisTNITNI AUwartawan
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 jam lalu

    Ketum IKKT PWA Imbau Anggota Tingkatkan Wawasan Guna Kemajuan Organisasi

    Beritasumut.com-Kepada seluruh anggota Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini (PWA) baik di pusat dan daerah, harus memperlu

  • 8 jam lalu

    Panglima TNI Resmikan Masjid Besar At-Taqwa Lanud Atang Sendjaja

    Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP meresmikan Masjid Besar At-Taqwa yang sudah direnovasi dan Tugu Helikopter S-58T Twin

  • 20 jam lalu

    Tim ENCAP Cobra Gold Bangun Sekolah di Thailand

    Beritasumut.com-Tim Engineering Civil Assistance Project (ENCAP) Cobra Gold 2018  difokuskan pada bantuan pembangunan bidang konstruksi yang d

  • kemarin

    Jelang Pilkada, TNI Siap Bantu Tugas Bawaslu RI

    Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP didampingi Asintel Panglima TNI, Aster Panglima TNI dan Kapuspen TNI menerima kunjunga

  • kemarin

    Panglima TNI: Mahasiswa Harus Peka dan Waspadai Perkembangan Fenomena Global

    Beritasumut.com-Mahasiswa harus peka dan waspadai dengan perkembangan fenomena global saat ini yang telah mempengaruhi seluruh aspek kehidupan masy

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.