Minggu, 26 Januari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Sungai Sibarau Meluap, 184 Rumah Terendam di Sergai

Sungai Sibarau Meluap, 184 Rumah Terendam di Sergai

Kamis, 15 Januari 2015 23:37:00
BAGIKAN:
Rumah warga di Desa Simalas terendam banjir. (Ist)
Beritasumut.com Luapan Sungai Sibarau, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut) merendam  pemukiman 184 warga warga di tiga desa.

Di Kampung Kambing, Desa Simalas, Kecamatan Sipispis terdapat 104 rumah warga terendam, Desa Dolok Sagala 35 rumah, dan Desa Bukit Cermin, Kecamatan Dolok Masihul 45 rumah. Kondisi banjir yang sudah memasuki hari ketiga, Kamis (15/1/2015) ini mulai surut. Sebelumnya ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Lokasi banjir terparah di Desa Simalas dengan ketinggian air mencapai 1 hingga 1,5 meter. Lahan ubi warga ikut terendam akibat air kiriman dari Gunung Simalungun itu. Begitu juga ternak warga seperti unggas dan kambing harus diungsikan ke lokasi lebih tinggi.

Ramli  (47) Kepala Dusun III Kampung Kambing Desa Simalas, Kamis (15/1/2015), mengatakan kondisi banjir sudah memasuki hari ketiga. Banjir terjadi sekira pukul 0700 WIB. Saat semua beranjak bekerja dan anak sekolah keluar rumah tiba-tiba air dengan deras masuk ke jalan umum serta menggenangi pemukiman warga.

Warga yang tadinya berniat bekerja membatalkan kepergiannya lalu kembali ke rumah masing-masing takut terjadi banjir bandang, mengingat banjir datangnya mendadak hingga dalam seharian air terus meninggi dan masuk ke rumah warga.

Hari kedua banjir debit air semakin tinggi, warga pun mengungsikan barang-barangnya ke lokasi lebih tinggi dan sebagian warga mengungsi ke rumah ibadah, sebagian mengungsi ke rumah keluarga yang lebih tinggi.

"Airnya datang dengan tiba-tiba. Kami yang takut langsung menyelamatkan barang-barang, begitu juga ternak uanggas serta kambing. Kalau tanaman ubi harus direlakan tenggelam," ucap ayah tiga anak ini.

Jumangin (43) dan Narto (28) warga yang sama  menambahkan derasnya air yang mengalir di kampung mereka juga diakibatkan jebolnya tanggul  yang berada di pinggir Sungai Sibarau.

"Dari dulu kami sudah mengatakan tanggul itu sudah parah namun tidak diindahkan. Saat ini kondisi air memang sudah mulai surut namun kami warga masih waspada jika air kiriman dari gunung Simalungun turun ditambah cuaca yang terus hujan. Bisa-bisa kampung ini tenggelam. Kami berharap pemerintah segera bersikap," ucap Narto.

Sedangkan Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sergai Nina Deliana mengatakan pihaknya telah mendirikan posko penanggulangan benca di Desa Simalas, satu perahu karet. Data yang dihimpun BPBD terdapat 184 KK di tiga desa yang rumahnya terendam banjir. Sempat ada 70 KK mengungsi dan kini sudah kembali ke rumah masing-masing mengingat air mulai surut.

Pantauan di tiga desa lokasi banjir, warga tetap bertahan di rumah masing-masing dan terlihat perabotan warga masih diungsikan di tempat yang lebih tinggi. Aktifitas sekolah dan rumah ibadah  juga tidak terganggu. (BS-001)
T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    Sungai Mencirim Dipenuhi Sampah

    Beritasumut.com-Sungai Mencirim merupakan salah satu sungai dalam wilayah Propinsi Sumatera Utara yang secara geografis terletak pada 03o 03’40&

  • 4 tahun lalu

    Binjai Ajukan Proposal Bantuan Banjir untuk Dua Kelurahan

    Beritasumut.com-Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Binjai segera mengirimkan proposal bantuan korban banjir ke pemerintah pusat. Bantuan

  • 4 tahun lalu

    Hujan Deras, Beberapa Ruas Jalan di Medan Banjir

    Beritasumut.com-Hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak Kamis (07/07/2016) sore hingga malam membuat masyarakat yang sedang menikmati lebaran haru

  • 4 tahun lalu

    Sepekan Dilakukan Pencarian, Operasi SAR Korban Longsor di Purworejo Dihentikan

    Beritasumut.com-Setelah tujuh hari dilakukan pencarian korban longsor oleh Tim SAR gabungan di Kabupaten Purworejo, maka pada Jumat (24/6/2016) pukul

  • 4 tahun lalu

    Dampak Banjir dan Longsor di Kebumen

    Beritasumut.com-Banjir dan longsor berdampak pada korban meninggal dan hilang di Kabupaten Kebumen. Data BPBD Kebumen menyebutkan bahwa 2 orang mening

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.