Rabu, 13 November 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Suami Merantau ke Malaysia, Anak Istri Tewas Tertimbun Longsor di Berastagi

Suami Merantau ke Malaysia, Anak Istri Tewas Tertimbun Longsor di Berastagi

Minggu, 01 Desember 2013 21:03:00
BAGIKAN:
Ist
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho
Medan, (beritasumut.com) Ibu dan anak, Leni Wulandari (22) dan Ikmal Syahputra (2,5), tewas akibat mereka di Desa Gundaling I, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Tanah Karo, tertimbun longsor, Sabtu (30/11/2013) malam. Saat peristiwa tersebut terjadi, suami dan ayah korban sedang merantau ke Malaysia.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada beritasumut.com melalui pesan pendek, Ahad (1/12/2013) siang menjelaskan, hujan deras mengguyur kawasan perbukitan Berastagi, Kabupaten Tanah Karo, Sabtu (30/11/2013) sore pukul 17.00 WIB hingga malam. Akibatnya terjadi longsor sekitar pukul 19.00 WIB di Desa Gundaling I dan Desa Laununggap, Kecamatan Berastagi. Sebanyak sembilan orang tewas.

Rincian korban meninggal, dua orang meninggal ditemukan di Desa Gundaling I, enam orang di Desa Gundaling II, dan satu orang yang hanyut ditemukan di Desa Simpang Ujungaji.

Kesembilan korban meninggal tersebut adalah, di Desa Gundaling I: Leni Wulandari dan Ikmal Syahputra. Kedua korban adalah ibu dan anaknya yang meninggal akibat rumahnya tertimbun longsor.

Petugas gabungan bersama masyarakat bahu-membahu melakukan pencarian. Jasad keduanya baru ditemukan menjelang dini hari. Ketika ditemukan keduanya sudah tak bernyawa. Suaminya merantau bekerja di Malaysia. Jasad kedua ibu dan anak itu kemudian disemayamkan di masjid dan sudah diserahkan kepada kerabatnya.

Seangkan korban meninggal di Desa Gundaling II korban meninggal adalah: Maruli Sijabat (65), Siti Boru Nababan (60), Marolop (20), Litna Boru Silaban (25), Bela Kasih Boru Manik (4), Junaidi Donggol Manik (2).

Di Desa Simpang Ujungaji korban adalah Rosalina Boru Siboro (10) warga Desa Laununggap.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada menghadapi longsor yang di musim penghujan. Masyarakat yang bermukim di daerah-daerah rawan longsor seperti di perbukitan, lereng pegunungan, tebing sungai dan lainnya untuk selalu waspada.

"Umumnya longsor terjadi saat hujan deras atau akibat guncangan gempa. Puncak hujan sebagian besar wilayah Indonesia adalah Januari 2014," tandas Sutopo. (BS-001)
T#g:suami
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • tahun lalu

    10 Pasangan Bukan Suami Itri Terjaring Razia di Penginapan Naibaho Medan Amplas

    Beritasumut.com-Sebanyak 10 pasangan bukan suami istri alias tidak sah terjaring razia Tim Pegasus Polsek Patumbak saat bermalam di Penginapan Naib

  • tahun lalu

    Gara-gara Uang Rp 3 Ribu, Boru Sirait Babak Belur Dihajar Siregar

    Beritasumut.com-Hanya gara-gara uang Rp 3 ribu, Lisda Boru Sirait (35) babak belur usai dihajar oleh Johan Hendra Jeksen Siregar (35), yang tak lai

  • 2 tahun lalu

    Polsek Batang Kuis Periksa Intensif Tersangka Penikam Istrinya

    Beritasumut.com-Subandi (50) warga Dusun II, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Batang Kuis yang menikam dada dan perut Mawarti Lubis (48) istrinya di

  • 2 tahun lalu

    Tikam Istrinya, Ternyata Begini Keseharian Pelaku

    Beritasumut.com-Subandi (50) warga Dusun II, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Batang Kuis yang menikam dada dan perut Mawarti Lubis (48) istrinya di

  • 2 tahun lalu

    Gara-gara Uang Rp 4 Ribu, Miwarti Lubis Ditikam Suaminya Sendiri di Batang Kuis

    Beritasumut.com-Subandi (50) warga Dusun II, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang memang tergolong suami nekat.Pasaln

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.