Peristiwa

Status Tonny Wijaya dan Mujianto Kini Dicekal di Imigrasi


Status Tonny Wijaya dan Mujianto Kini Dicekal di Imigrasi
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Direktorat Reserse Krimum Umum (DitKrimum) Polda Sumatera Utara (Sumut) mengaku telah mengajukan pencekalan terhadap dua tersangka atas nama Tonny Wijaya dan Mujianto kepada pihak Imigrasi. Hal itu diungkapkan, Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian, Selasa (08/05/2018).
 
"Pengajuan pencekalan kedua tersangka Tonny Wijaya dan Mujianto itu kita ajukan kemarin, setelah pihak kejaksaan menyatakan berkas perkara mereka lengkap (P-21)," ujarnya kepada wartawan.
 
Andi Rian menjelaskan, Tonny Wijaya ditetapkan sebagai tersangka kasus penyerobotan lahan fasilitas umum (fasum) dan tata ruang kompleks Asia Mega Mas. Dia dilaporkan oleh kepala lingkungan setempat, Kaswandi pada Januari 2016 lalu. Namun, lanjutnya, sejak ditetapkan sebagai tersangka, Tonny Wijaya tidak pernah hadir memenuhi panggilan penyidik Subdit/II Harda-Tahbang Dit Reskrimum hingga diterbitkan daftar pencarian orang (DPO) pada Februari 2018 lalu.
 
"Tonny Wijaya telah menyerobot median dan jalan kompleks Asia Mega Mas dan dijadikan ratusan tempat usaha yang disewakan Rp 1 hingga Rp 2 juta per bulan kepada pedagang. Padahal, sesuai tata ruang pihak Pemko Medan, median jalan itu diperuntukkan fasum dan jalan," jelasnya.
 
Sementara untuk tersangka Mujianto, kata Andi Rian, ditetapkan sebagai tersangka dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp 3 miliar atas laporan Armen Lubis. Sejak ditetapkan sebagai tersangka dan penahanannya ditangguhkan, Mujianto juga tidak pernah memenuhi panggilan penyidik Subdit II/Harda-Tahbang. "Mujianto juga telah dimasukkan dalam DPO, dan diajukan pencekalan, menyusul berkas perkaranya dinyatakan lengkap oleh pihak kejaksaan," pungkasnya. (BS04)

Tag:Kasus PenipuanMujiantoPencekalan ImigrasiPolda SumutTahanan PoldasuTonny Wijaya