Peristiwa

Siksa PRT, LBH dan LPSK Laporkan Angel ke Polda Sumut

Siksa PRT, LBH dan LPSK Laporkan Angel ke Polda Sumut
Beritasumut.com/BS04
Ambrosia Kusi (baju merah) saat mengadu ke LBH Medan

Beritasumut.com-Angel, pemilik PT Cut Sari Asih yang dijadikan sebagai tempat penampungan tenaga kerja di Taman Perumahan Ubud, Jalan Eka Rasmi, Medan akhirnya dilaporkan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan dan LPSK ke Subdit IV/ Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Polda Sumut dengan LP : 976/VII/SPKT-I tanggal 28 Juli 2016.Angel dilaporkan karena kerap menyiksa calon asisten rumah tangga yang akan disalurkannya ke orang yang membutuhkan.

Anggota LBH, Septia Maulid mengatakan melaporkan Angel karena dianggap telah melakukan tindak pidana penganiayaan dan tindak pidana perdagangan orang, selain itu katanya, LBH hadir untuk melihat permasalahan yang dominan yang menimpa Rosia yakni permasalahan sosial."Terlepas dari permasalahan hukum juga permasalahan sosial, LBH melihat permasalahan sosial yang lebih dominan dialami Rosa," katanya, Jumat (29/07/2016).

Angel dikenakan Pasal 2 UU No.21 Tahun 2007 Tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang. Laporan Angel diterima oleh Kanit 2 Renakta Polda Sumut Kompol Feriana Gultom.

Kasubdit IV/ Renakta Ditkrimum Polda Sumut, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan belum bisa mengomentari mengenai laporan LPSK dan LBH tersebut. Menurutnya, laporan belum sampai ke mejanya. "Maaf laporan belum turun ke saya," katanya.

Namun Putu mengatakan sudah mengetahui adanya laporan tersebut dan dia lah yang menganjurkan agar LPSK melaporkan hal tersebut ke Polda Sumut."Saya bilang laporkan saja pembantunya diperlakukan tidak baik sama majikanya," katanya.

Seperti diketahui sebelumnya, salah seorang PRT asal Kupang, Maria nekat melompat dari lantai 2 rumah Angel. Selang beberapa hari setelahnya, giliran Ambrosia Kusi (29), Warga Nusa Tenggara Timur yang lari dari rumah tersebut. Keduanya ditengarai tidak tahan terhadap perlakukan Angel selama berada di penampungan tersebut. (BS04)