Peristiwa

Setelah Cabuli Siswi SMP, Ayah 4 Anak Ini Malah Minta Damai

Setelah Cabuli Siswi SMP, Ayah 4 Anak Ini Malah Minta Damai
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Pencabulan
Beritasumut.com-Diketahui melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur, Mangiring M (40) warga Sendayan Desa Securei Selatan, Pangkalan Berandan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ini minta berdamai saja. Ayah dari 4 anak ini diduga telah melakukan hubungan suami istri dengan seorang siswi (sebut saja Y) berusia 14 tahun yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP Negeri.
 
Warga setempat menceritakan, pada minggu malam lalu, warga melihat Y bersama pelaku berduaan di salah satu persimpangan Jalan Serapuh tidak jauh dari kediamannya. Melihat gelagat pelaku dan Y yang tidak wajar, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada keluarganya.
 
Sitorus, yang juga Paman korban mengatakan, bunga terlihat pendiam beberapa hari belakangan ini dan tidak seperti dulu lagi. “Setelah saya paksa akhirnya Bunga membuka mulut. Dia menceritakan jika telah melakukan hubungan di luar nikah sudah 4 kali selama satu tahun kenalan”, ucapnya yang dilansir dari tribratanewspoldasumut.com, Jumat (03/02/2017).
 
Mendengar hal itu, Sitorus langsung melapor ke Mapolsek Pangkalan Berandan. Namun karena korban masih di bawah umur, pihak polsek menyarankan agar segera melaporkan kasus cabul tersebut ke kanit PPA Polres Langkat. Selang dua hari, keluarga pelaku mendatangi pihak korban dan ingin berdamai dengan cara kekeluargaan. Permintaan tersebut langsung diterima paman korban tanpa diketahui ayah dan kakek kandung korban yang jauh di luar kota.
 
“Kini kasus pencabulan tersebut sudah damai dengan cara (kekeluargaan) pada hari selasa semalam. Pelaku menyanggupi akan mengganti rugi berupa uang sebesar Rp 100 juta. Namun sekarang masih dibayar Rp 10 juta. Sisanya bulan maret mendatang usai panen padi,” terang Sitorus, Paman Korban.
 
Sementara itu, keluarga inti korban dan masyarakat sekitar tetap tidak terima dengan keputusan damai yang dilakukan Paman Korban. "Apapun ceritanya walau sudah damai, kami warga Sendayan tidak terima terhadap kelakuan pelaku yang sudah merusak nama baik kampung ini. Kami minta pelaku ditangkap dan dihukum penjara sesuai dengan perbuatannya. Kalau kasus ini hanya bisa diganti rugi dengan uang, besok pelaku akan mengulangi perbuatan yang sama,” kata Nyonya Sirait diamini warga lainnya.
 
Kapolsek Pangkalan Berandan AKP W Sidabutar saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kasus pencabulan untuk anak di bawah umur memang tidak boleh diajak berdamai. Kini pihaknya sudah menyarankan agar keluarga tetap melaporkan kejadian ini ke Unit PPA Polres Langkat. (BS04)