Rabu, 11 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Sepekan Dilakukan Pencarian, Operasi SAR Korban Longsor di Purworejo Dihentikan

Sepekan Dilakukan Pencarian, Operasi SAR Korban Longsor di Purworejo Dihentikan

Jumat, 24 Juni 2016 22:31:00
BAGIKAN:
Beritasumut.com/Ist
Longsor

Beritasumut.com-Setelah tujuh hari dilakukan pencarian korban longsor oleh Tim SAR gabungan di Kabupaten Purworejo, maka pada Jumat (24/6/2016) pukul 15.09 Wib operasi dihentikan. Bupati Purworejo menyampaikan operasi SAR dari SAR, BPBD, Relawan, TNI, POLRI dan relawan terhadap korban tanah longsor di Dusun Caok dan Dusun Donorati dinyatakan ditutup.

Total 43 orang meninggal yaitu 39 meninggal akibat longsor dan 4 meninggal karena banjir di Kabupaten Purworejo. 3 orang dinyatakan hilang yaitu di Desa Caok 1 orang dan Desa Donorati 2 orang. Dalam rapat antara Bupati, Muspida, Camat, Lurah, tokoh masyarakat dan ahli waris, menyatakan bahwa pihak keluarga mengikhlaskan korban yang masih hilang.

Bupati Purworejo telah menyatakan masa tanggap darurat selama 30 hari yaitu dari 19 Juni 2016 higga 18 Juli 2016. Pengungsi 353 orang yaitu 143 orang di Desa Wironatan dan 210 orang di Desa Jelok. Sebanyak 143 rumah rusak meliputi 63 rumah rusak berat, 38 rumah rusak sedang, dan 42 rumah rusak ringan. Kerusakan rumah dan infrastruktur akibat banjir dan longsor di Kabupaten Purworejo diperkirakan Rp 15,73 milyar.

Sementara itu di Kebumen pada Kamis (23/6/2016) sekitar pukul 11.30 ditemukan 2 korban longsor di Desa Sampang Kecamatan Sempor sehingga 7 korban meninggal akibat banjir dan longsor dan 1 orang masih hilang. Bupati Banjarnegara telah menetapkan masa tanggap darurat selama 30 hari yaitu dari 19/6/2016 hingga 18/7/2016.

"Di Banjarnegara terdapat 6 orang tewas tertimpa longsor dan semua korban telah ditemukan. Sedangkan di Kebumen terdapat 5 orang tewas akibat banjir dan longsor, dan 3 orang hilang tertimbun longsor. Sedangkan di Rembang, Sukoharjo dan Banyumas masing-masing satu orang tewas akibat banjir," ujar Sutopo selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam rilisnya.

"Dengan demikian maka total korban jiwa akibat banjir dan longsor di Provinsi Jawa Tengah adalah 59 orang meninggal dunia, 4 orang hilang, dan 22 orang luka-luka," tutup Sutopo. (BS04)

 

T#g:Longsong
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    Inilah Daerah di Sumut yang Rawan Bencana Longsor dan Angin Kencang

    Beritasumut.com-Kepala Balai Besar Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan Edison Kurniawan menyebutkan jika sejumlah wilayah

  • 2 tahun lalu

    Akibat Gerakan Tanah, Sebanyak 1300 Jiwa Mengungsi dan 380 Rumah Rusak

    Beritasumut.com-Kondisi struktur tanah yang labil dan dipicu oleh hujan deras telah menyebabkan gerakan tanah atau longsor yang cukup luas di daera

  • 3 tahun lalu

    BNPB Pasang 72 Sistem Peringatan Dini Longsor

    Beritasumut.com-BMKG memprediksikan Indeks ENSO sudah mengarah  kondisi La Nina lemah dan diprediksi bertahan hingga awal 2017. Bersamaan deng

  • 3 tahun lalu

    RS Sari Mutiara Akui Kantongi Izin Praktik Transfusi Darah

    Beritasumut.com-Pemerintah menilai bahwasanya praktik transfusi darah yang dilakukan oleh rumah sakit (RS) swasta selain dilarang juga dianggap berbah

  • 3 tahun lalu

    Keracunan Roti, DPRD Deli Serdang Diminta Segera Panggil Sari Roti

    Beritasumut.com-Warga meminta agar DPRD Deli Serdang memanggil pihak distributor PT Sari Roti di Tanjungmorawa, terkait produk Sari Roti yang men

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.