Peristiwa

Selama Ramadhan, Sebanyak 1000 Porsi Nasi Bungkus/Hari Disiapkan Yayasan Masjid Al-Jihad


Selama Ramadhan, Sebanyak 1000 Porsi Nasi Bungkus/Hari Disiapkan Yayasan Masjid Al-Jihad
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Sebanyak 1000 porsi nasi bungkus/hari disiapkan Yayasan Masjid Al-Jihad Medan Baru, Jalan Abdullah Lubis, Medan, sepanjang bulan Ramadhan bagi warga yang ingin berbuka puasa di masjid tersebut.Dengan asumsi setiap porsi seharga Rp 10 ribu, Badan Kenajiran Masjid (BKM) mengalokasikan anggaran Rp 10 juta setiap harinya.
 
Selain itu, pihak kenaziran juga menyediakan 1.000 porsi nasi bungkus bagi jamaah yang iktikaf di 10 malam terakhir Ramadhan. Bahkan untuk malam Minggu, jumlah jauh besar hingga mencapai 1.500 porsi. 
 
Menurut Bendahara Yayasan Masjid Al-Jihad, T Syahputra sepanjang Ramadhan 1439 H ini, masjid ini memiliki program yang tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Disamping juga akan ada tausyiah akbar yang akan digelar di antara 10 Ramadhan pertama dengan menghadirkan ustadz dari Jakarta. 
 
“Masih seperti biasa dengan tarawihnya, buka puasa bersama setiap hari selama Ramadhan, iktikaf di malam-malam akhir 10 Ramadhan. Memang tahun lalu, hanya di malam ganjil aja, tahun ini mungkin malam genapnya juga akan ada iktikaf. Kemudian pengajian rutin ditambah, jika tahun sebelumnya, hanya ada kajian bada  Dhuzur, sekarang ini ada bada Subuh selama bulan Ramadhan. Nah, inilah penambahan program di bulan Ramadhan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (18/05/2018). 
 
Sementara itu saat iktikaf, Yayasan juga menyediakan paket untuk sahur bagi jamaah yang iktikaf di 10 malam terakhir Ramadhan.  Sama seperti tahun sebelumnya, panitia akan mengalokasikan hingga 1.000 porsi nasi bungkus untuk jamaah. Kecuali malam minggu yang diperkirakan jamaah akan membludak hingga mencapai 1500 jamaah.
 
“Setidaknya untuk malam minggu, akan disediakan sebanyak 1.500 paket.  Karena besoknya, banyak orang yang tidak kerja, jadi jamaah bisa bawa keluarga wisata rohani ke masjid. Kalau hari biasa tetap 1000 porsi,” ujarnya seraya menambahkan untuk membantu mempersiapkan  pelayanan bagi jamaah ini, pihaknya menambahkan tenaga hingga 35 orang.
 
Untuk tahun ini, pihak Yayasan bekerjasama dengan komunitas Sahabat Hijrahku untuk membantu dalam  membantu jamaah yang akan buka puasa bersama maupun iktikaf. “Untuk tahun ini, yang sudah terlibat, Sahabat Hijrahku. Ini saja yang sudah pasti dan mereka akan backup dalam membantu tenaga untuk iktikaf. Selain membantu bagian konsumsi, harus tabulasi jamaah yang hadir. Karena kita kasih makan,” ujarnya.
 
Untuk memenuhi kebutuhan anggaran seribu porsi buka maupun iktikaf ini, sumber dananya diperoleh dari para jamaah melalui kotak infak berbuka puasa yang disediakan kenajiran masjid. Di samping itu, juga menerima infak berupa beras, gula, teh dan juga uang cash. Masjid ini, sejak 20 tahun terakhir tidak lagi memiliki donatur tetap. Semuanya kegiatan dan operasional masjid di support jamaah, melalui kotak infak.(BS03)

Tag:buka puasaMasjid Al-JihadMasjid Al JihadpuasaRamadhan