Minggu, 15 September 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Ribuan Umat Buddha Hadiri Waisak 2563 BE, Berikut Ini Pesan Menag

Ribuan Umat Buddha Hadiri Waisak 2563 BE, Berikut Ini Pesan Menag

Sabtu, 18 Mei 2019 22:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin memberikan sambutan pada Dharmasanti Trisuci Waisak Nasional 2563 B.E/2019. Kegiatan yang berlangsung di Tenis Indoor Senayan, Sabtu (18/05/2019), ini dihadiri ribuan umat dan tokoh agama Buddha. 
 
“Kemenangan dapat menimbulkan kebencian, ia yang kalah akan berdiam dalam derita.Ia yang tenang akan berdiam dengan bahagia, setelah mampu meninggalkan menang atau kalah," demikian dituturkan Menag, menyitir sebuah pesan Buddha seperti dilansir dari laman kemenag.
 
Menurut Menag, pesan bijak itu dilatarbelakangi suatu kisah Ajatasattu, putra Raja Bimbisara dan Ratu Kosaladevi. Karena dihasut oleh Devadatta, Ajasattu akhirnya membunuh ayahnya. Karena kesedihan yang mendalam akhirnya Ratu Kosaladevi juga meninggal dunia. 
 
Raja Pasenadi Kosala saudara Ratu Kosaladevi, lanjut Menag, akhirnya mengobarkan perang terhadap keponakannya, Ajatasattu. Tiga kali Raja Pasenadi berperang, tetapi selalu kalah. "Karena itu Raja Pasenadi sangat tertekan. Ia meratap bahwa kekalahannya adalah sesuatu yang memalukan. Akhirnya, ia hanya berdiam sepanjang hari merenungkan hingga menemukan pencerahan," ungkap Menag.
 
Kisah tersebut, kata Menag, tertulis dalam Kitab Dhammapada Syair 201. Kisah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi semua umat untuk menjauhkan rasa menang dan kalah dari batin, agar dapat diperoleh ketenangan dan kedamaian dalam mengemban amanat yang diberikan."Kita tingkatkan semangat kerja untuk berbakti dan mengabdi kepada negeri Indonesia tercinta. Kita bangun kehidupan yang selaras, serasi, dan harmonis," pesannya.
 
Menag mengajak umat Buddha untuk meraih keselarasan, keserasian, dan keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menuju kesejahteraan dan kejayaan bangsa Indonesia. Melalui momentum Tri Suci Waisak, dengan  berpedoman kepada teladan Buddha, Menag mengingatkan kembali akan pentingnya pemahaman atas kebhinnekaan. Penerimaan atas setiap perbedaan yang ada menjadi sangat penting sebagai fondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegera. "Dengan sikap dapat menerima perbedaan maka bangsa ini akan maju, rakyatnya sejahtera, ramah terhadap sesama, toleran, damai, tidak ada kekerasan, dan sopan santun dalam kehidupannya," jelas Menag. 
 
Menurut Menag, seluruh warga negara memiliki kebebasan untuk bertindak, tetapi kebebasan itu harus tetap bersandar pada norma dan moral. Kebebasan yang bersandarkan norma dan moral merupakan kultur bangsa Indonesia. Melakukan tindakan buruk kepada teman atau lawan bukanlah solusi tepat untuk meraih simpati. 
 
"Selaku Menteri Agama, dan pribadi, saya mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan dan tokoh-tokoh agama Buddha baik tingkat pusat maupun di daerah, terima kasih terlebih kepada masyarakat  Buddha yang tetap rukun, damai dan harmonis. Semoga kondisi itu dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang.Selamat dan salam bahagia di hari Tri Suci Waisak tahun 2019 ini. Mudah-mudahan kita tetap semangat dalam menciptakan suasana kehidupan nasional yang rukun, damai, dan sejahtera. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan dan perlindungan kepada kita sekalian," pungkas Menag.(BS09)
T#g:BudhaMenagWaisakWaisak 2563 BE
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    PPIH Canangkan Peningkatan Program Bimbingan Ibadah dan Pertahankan Sistem Zonasi di Tahun 2020

    Beritasumut.com-Penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M mendekati fase akhir. Penanggung Jawab Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Nizar Ali m

  • 4 hari lalu

    Fase Akhir Penyelenggaraan Haji 1440H, Kloter Terakhir Pulang 15 September 2019

    Beritasumut.com-Penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M sudah mendekati fase akhir. Kelompok terbang (kloter) terakhir akan pulang dari Madinah men

  • 6 hari lalu

    Pemerintah Arab Saudi Turunkan Biaya Visa Progressif Umrah dan Haji, Kini Hanya 300 Riyal

    Beritasumut.com-Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru terkait biaya visa progressif. Konsul Haji Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI di Jedda

  • 6 hari lalu

    Usai Bertugas Selama 62 Hari, Sebanyak 314 Petugas Haji Indonesia Tiba di Tanah Air

    Beritasumut.com-Usai bertugas selama 62 hari, sebanyak 314 Petugas Haji Indonesia telah kembali ke tanah air hari ini, Senin (09/09/2019). Mereka a

  • 3 minggu lalu

    Dirjen PHU Sebut Pelayanan Haji Khusus Sudah Sesuai Kontrak

    Beritasumut.com-Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Nizar Ali memantau langsung pelayanan haji khusus di Madinah. Didampingi Di

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.