Sabtu, 25 Januari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Ribuan Umat Buddha Hadiri Waisak 2563 BE, Berikut Ini Pesan Menag

Ribuan Umat Buddha Hadiri Waisak 2563 BE, Berikut Ini Pesan Menag

Sabtu, 18 Mei 2019 22:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin memberikan sambutan pada Dharmasanti Trisuci Waisak Nasional 2563 B.E/2019. Kegiatan yang berlangsung di Tenis Indoor Senayan, Sabtu (18/05/2019), ini dihadiri ribuan umat dan tokoh agama Buddha. 
 
“Kemenangan dapat menimbulkan kebencian, ia yang kalah akan berdiam dalam derita.Ia yang tenang akan berdiam dengan bahagia, setelah mampu meninggalkan menang atau kalah," demikian dituturkan Menag, menyitir sebuah pesan Buddha seperti dilansir dari laman kemenag.
 
Menurut Menag, pesan bijak itu dilatarbelakangi suatu kisah Ajatasattu, putra Raja Bimbisara dan Ratu Kosaladevi. Karena dihasut oleh Devadatta, Ajasattu akhirnya membunuh ayahnya. Karena kesedihan yang mendalam akhirnya Ratu Kosaladevi juga meninggal dunia. 
 
Raja Pasenadi Kosala saudara Ratu Kosaladevi, lanjut Menag, akhirnya mengobarkan perang terhadap keponakannya, Ajatasattu. Tiga kali Raja Pasenadi berperang, tetapi selalu kalah. "Karena itu Raja Pasenadi sangat tertekan. Ia meratap bahwa kekalahannya adalah sesuatu yang memalukan. Akhirnya, ia hanya berdiam sepanjang hari merenungkan hingga menemukan pencerahan," ungkap Menag.
 
Kisah tersebut, kata Menag, tertulis dalam Kitab Dhammapada Syair 201. Kisah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi semua umat untuk menjauhkan rasa menang dan kalah dari batin, agar dapat diperoleh ketenangan dan kedamaian dalam mengemban amanat yang diberikan."Kita tingkatkan semangat kerja untuk berbakti dan mengabdi kepada negeri Indonesia tercinta. Kita bangun kehidupan yang selaras, serasi, dan harmonis," pesannya.
 
Menag mengajak umat Buddha untuk meraih keselarasan, keserasian, dan keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menuju kesejahteraan dan kejayaan bangsa Indonesia. Melalui momentum Tri Suci Waisak, dengan  berpedoman kepada teladan Buddha, Menag mengingatkan kembali akan pentingnya pemahaman atas kebhinnekaan. Penerimaan atas setiap perbedaan yang ada menjadi sangat penting sebagai fondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegera. "Dengan sikap dapat menerima perbedaan maka bangsa ini akan maju, rakyatnya sejahtera, ramah terhadap sesama, toleran, damai, tidak ada kekerasan, dan sopan santun dalam kehidupannya," jelas Menag. 
 
Menurut Menag, seluruh warga negara memiliki kebebasan untuk bertindak, tetapi kebebasan itu harus tetap bersandar pada norma dan moral. Kebebasan yang bersandarkan norma dan moral merupakan kultur bangsa Indonesia. Melakukan tindakan buruk kepada teman atau lawan bukanlah solusi tepat untuk meraih simpati. 
 
"Selaku Menteri Agama, dan pribadi, saya mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan dan tokoh-tokoh agama Buddha baik tingkat pusat maupun di daerah, terima kasih terlebih kepada masyarakat  Buddha yang tetap rukun, damai dan harmonis. Semoga kondisi itu dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang.Selamat dan salam bahagia di hari Tri Suci Waisak tahun 2019 ini. Mudah-mudahan kita tetap semangat dalam menciptakan suasana kehidupan nasional yang rukun, damai, dan sejahtera. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan dan perlindungan kepada kita sekalian," pungkas Menag.(BS09)
T#g:BudhaMenagWaisakWaisak 2563 BE
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Menteri Agama Ingatkan Pimpinan PTKIN Cetak Generasi Unggul dan Nasionalis

    Beritasumut.com-Menteri Agama (Menag) RI, Fachrul Razi menerima 40 pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Menag mengingatkan aga

  • 3 hari lalu

    Menteri Agama Tegaskan Pemerintah Tak Atur Teks Khutbah

    Beritasumut.com-Menteri Agama (Menag) RI, Fachrul Razi menegaskan bahwa tidak ada rencana pemerintah untuk mengatur Teks Khutbah untuk Shalat Jumat

  • 3 hari lalu

    Rekrutmen Petugas Haji, Menag Pesankan yang Amanah dan Bertanggung Jawab

    Beritasumut.com-Kementerian Agama (Kemenag) RI akan merekrut Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1441H/2020M. Menag Fachrul Razi mengingatkan

  • 4 hari lalu

    Menag Kunjungi Maha Vihara Duta Maitreya di Batam, Fachrul Razi: Gelorakan Dunia Satu Keluarga

    Beritasumut.com-Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengunjungi Maha Vihara Duta Maitreya yang berada di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)

  • 4 hari lalu

    Nomor Seri Buku Nikah Dicuri, Ini Respon dari Kemenag

    Beritasumut.com-Menanggapi kasus pencurian sebanyak 366 buku nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Deket, Lamongan, Kasubdit Bina KUA Ditjen Bimas Islam

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.