Sabtu, 21 September 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Resahkan Warga, Puluhan Preman di Medan dan Tanjung Morawa Diamankan Polda Sumut

Resahkan Warga, Puluhan Preman di Medan dan Tanjung Morawa Diamankan Polda Sumut

Sabtu, 29 September 2018 19:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Sebanyak 61 orang preman dari sejumlah lokasi di Medan dan Tanjung Morawa diamankan Subdit III/Umum Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara (Sumut) karena telah membuat keresahan terhadap masyarakat sejak 31 Agustus 2018 hingga 27 September 2018.Namun, dari 61 preman tersebut, 54 di antaranya hanya diberi pembinaan, lalu dipulangkan.
 
"Sedangkan tujuh orang terpaksa ditahan. Karena mereka terbukti melakukan tindak pidana pemerasan terhadap pemilik toko, sopir truk dan pedagang stiker," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian melalui Kasubdit III/Umum AKBP Maringan Simanjuntak kepada wartawan, Sabtu (29/09/2018).
 
Maringan memaparkan, ketujuh tersangka yang ditahan tersebut pertama ialah, Fasca Gabriel Simorangkir bin Lintong Simorangkir yang ditahan atas laporan karyawan toko Alfamart Jalan Garuda Raya Kelurahan Kenanga Baru, Percut Sei Tuan karena meminta uang Rp 300.000 secara paksa mengatasnamakan organiasi kemasyarakatan pemuda (OKP) FKPPI.
 
Kemudian Juprianto Tarigan bin Amir Tarigan dan Herbin Marjono Manullang bin Piter Manullang karena meminta uang sebesar Rp 600.000 secara paksa kepada karyawan Alfamart simpang Pemda Jalan Setia Budi dengan mengatasnamakan SPSI.Selanjutnya, Irwansyah alias Iwan dan Roni Pratama alias Roni ditahan karena meminta uang secara paksa agar truk bisa melintas dipinggir Jalan Sei Blumai Hilir Kecamatan Tanjung Morawa B, Deli Serdang dengan barang bukti uang Rp 129.000.
 
Lalu, Jimmi Siburian alias Jimmi dan Romeo Adion Sianturi, karena melakukan pemerasan kepada penjual stiker Mulia di Jalan Sei Batang Hari Medan Sunggal, dengan barang bukti uang Rp 200.000."Mereka ditahan dengan pasal yang dipersalahkan, yakni Pasal 368 ayat (1) jo 55,56 ke 1e KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara," jelasnya.
 
Untuk itu, Maringan menghimbau apabila ada warga yang resah akibat ulah preman supaya dapat melaporkannya ke polisi terdekat. "Pemberantasan premanisme adalah salah satu program 100 hari Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto. Karena itu masyarakat jangan takut mengadukannya ke Polisi," pungkasnya.(BS04)
 
T#g:FKPPIPolda SumutPremanSPSI
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Lima Polres di Jajaran Polda Sumut Resmi Miliki Kapolres Baru

    Beritasumut.com-Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Agus Andrianto memimpin pelaksanaan serah terima jabatan terhadap 5  pejabat Kapolres

  • 5 hari lalu

    Kapolda Sumut Rencanakan Pembangunan Pos Polisi di Pulau Asu Kabupaten Nias Barat

    Beritasumut.com–Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto berencana membangun pos polisi perairan dan udara di pulau terluar Nias, sebagai salah

  • satu minggu lalu

    Uang Pemprovsu Rp 1,6 Milyar Hilang di Parkiran Kantor Gubernur, Kapolda Sumut Heran

    Beritasumut.com–Menyoal hilangnya uang tunai Rp1,6 Milyar atau senilai Rp 1.672.985.500,- dalam mobil yang berada di parkiran Kantor Gubernur

  • 2 minggu lalu

    Sekda Kota Siantar Diperiksa Poldasu Terkait Dugaan Penipuan Proyek Pasar Horas

    Beritasumut.com-Usai melakukan pemeriksaan terhadap Wali Kota Pematang Siantar Hefriansyah Noor, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Po

  • 2 minggu lalu

    Direktur Narkoba Poldasu: Kalau Mau Sukses Jauhi Narkoba

    Beritasumut.com-Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Hendri Marpaung menegaskan, kepada mahasiswa kalau mau sukses harus jauh

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.