Peristiwa

Remaja Asal Sibolga Nyaris Dipekerjakan Jadi PSK


Remaja Asal Sibolga Nyaris Dipekerjakan Jadi PSK
beritasumut.com/BS05
Beritasumut.com-Seorang remaja putri Rotua Febriyanti Simanjutak (17) warga Jalan Sibualbuali, Huta Tonga-tonga, Sibolga Utara yang diduga korban perdagangan manusia (human traficking) dipulangkan dari Malaysia.
 
Informasi diperoleh pada Kamis (09/02/2017), Rotua tiba di Bandara Kuala Namu dengan pesawat Air Asia nomor penerbangan QZ 125, Rabu (08/02/2017) malam. Setibanya di Bandara Kuala Namu, Rotua disambut keluarga bersama Pusat Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sumatera Utara di pos BP3TKI Bandara Kualanamu.
 
Rotua berangkat ke Malaysia karena ajakan teman satu kampung berinisia E Rotua dijanjikan akan dipekerjakan di salah satu restoran di Malaysia dengan gaji besar. Tergiur dengan iming-iming gaji besar, Rotua pun nekat berangkat ke Malaysia dengan paspor pelancong.
 
Namun sesampainya di Malasyai, Rotua malah dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga. Penderitaan Rotua tenyata tidak itu saja, majikan tempat Rotua bekerja akan menjual Rotua ke tempat prostitusi.
 
Mengetahui dirinya akan dijual ke prostitusi, Rotua pun nekat kabur dari rumah majikannya. Rotua pun bertemu dengan salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Malaysia. Selanjutnya dipulangkan bekerjasama dengan P2TP2A Sumatera Utara dan BP3TKI Medan.
 
Petugas BP3TKI Pos Bandara Kuala Namu Ali Imran Sinaga mengatakan Rotua diduga korban perdangangan manusia yang dilakukan oleh teman sekampungnya.
 
Sesuai data, Rotua berangkat ke Malaysia pada 14 Januari 2017. Namun baru 15 hari berada di Malaysia, Rotua kabur dari rumah majikannyabkarena mengetahui akan menjadi korban penjualan.
 
Kepulangan korban bekerjasana dengan LSM dan pihak P2TP2A Sumatera Utara. PB3TKI dalam hal ini sifatnya membantu untuk memudahkan prosesnya di Bandara Kuala Namu. Setelah diserahterimakan selanjutnya dipulangkan ke kampung halaman.(BS05)

Tag:human traffickingTKIPekerjaperdagangan orang