Rabu, 19 Februari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Ratusan Rumah Rusak Akibat Banjir di Banjarnegara dan Purworejo

Ratusan Rumah Rusak Akibat Banjir di Banjarnegara dan Purworejo

Rabu, 01 April 2015 14:41:00
BAGIKAN:
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. (Dok)
Beritasumut.com - Hujan berintensitas tinggi selama musim pancaroba ini masih banyak turun di beberapa wilayah di Indonesia. Ditambah adanya degradasi lingkungan, penduduk yang tinggal di daerah rawan bencana, masih terbatasnya infrastruktur pengendali banjir menyebabkan tingginya kerentanan bencana di masyarakat.
 
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan singkat, Rabu (1/4/2015), menjelaskan hujan deras di wilayah Banjarnegara telah menyebabkan Sungai/Kali Bombong meluap sehingga menimbulkan banjir di Desa Jenggung, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah pada Selasa (31/3/2015) pukul 17.30 WIB.

Banjir menyebabkan 2 rumah hanyut, 7 rumah rusak ringan, dan 1 jembatan putus yang menhubungkan Desa Cipedang, Kecamatan Banjarmangu dengan Desa Mlaya, Kecamatan Punggelan. Sebanyak 36 KK (119 jiwa) mengungsi ke rumah warga yang lebih aman.

"BPBD Banjarnegara bersama TNI, Polri, SKPD, relawan dan masyarakat melakukan penanganan dan pendataan. BPBD Provinsi Jawa Tengah telah mendistribusikan bantuan logistik berupa makanan, selimut dan tikar kepada pengungsi," jelas Sutopo.
 
Sementara itu, penanganan darurat banjir di Purworejo masih dilakukan hingga saat ini. Longsor di Kecamatan Pituruh, Kecamatan Kemiri, dan Kecamatan Kaligesing menimbulkan 1 orang tewas dan 10 rumah rusak dan beberapa ruas jalan tertimbun longsor. Saat ini akses jalan telah normal. Hujan juga menimbulkan jebolnya tanggul Sungai Gebang Gede sehingga menimbulkan banjir pada 28 Maret 2015 pukul 14.00 WIB. Banjir menyebabkan 637 KK terdampak langsung di 16 desa yang terendam banjir dan sekitar 200 rumah rusak.

Daerah yang terparah mengalami banjir adalah di Desa Sawangan, Kecamatan Pituruh yaitu 57 rumah rusak berat, 88 rumah rusak sedang ringan, 3 jembatan putus dan ratusan hektar sawah terendam banjir. Banjir di Desa Kaliglagah, Kecamatan Pituruh juga menyebabkan 5 rumah rusak berat dan 43 rumah rusak sedang ringan.
 
BPBD bersama unsur lainnya melakukan penanganan darurat. Bantuan telah didistribusikan kepada masyarakat, pungkas Sutopo. (BS-001)
T#g:Banjir
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Polrestabes Medan Pantau Kenaikan Debit Air Sungai Deli Medan

    Beritasumut.com-Satuan Sabhara Polrestabes Medan melakukan pemantauan kenaikan debit air di sepanjang Sungai Deli Medan. Hal ini dilakukan guna men

  • 4 hari lalu

    Hujan Deras, Beberapa Wilayah di Kota Medan Terendam Banjir

    Beritasuumt.com-Hujan deras yang mengguyur Kota Medan pada Sabtu (15/02/2020) membuat beberapa wilayah terendam banjir. Setidaknya di wilayah hukum

  • 5 hari lalu

    Plt Wali Kota Medan Perintahkan Dinas PU dan OPD Terkait Lakukan Normalisasi Parit Bengkel

    Beritasumut.com-Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi meninjau Parit Bengkel yang berlokasi di Jalan Pasar Bengkel, Kecam

  • 2 minggu lalu

    Banjir Landa 23 Kecamatan di DKI Jakarta Sabtu Malam Ini

    Beritasumut.com-Hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya banjir di dua puluh tiga kecamatan di wilayah DKI Jakarta pada Sabtu (08/02/2020).

  • 2 minggu lalu

    Dugaan Perambahan Hutan di Tapteng, Polda Sumut Akui Akan Selidiki Lebih Lanjut

    Beritasumut.com–Polda Sumut mengaku akan menyelidiki adanya dugaan pelaku perambahan hutan yang menyebabkan banjir bandang di Kabupaten Tapan

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.