Sabtu, 22 Februari 2020

Ratusan Petani Jagung di Karo Gagal Panen

Minggu, 13 November 2016 23:52:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ilustrasi

Beritasumut.com-Akibat kemarau, ratusan petani jagung Kecamatan Tigabinanga, Kecamatan Munthe dan Lau Baleng gagal panen. Lahan penghasil jagung terbesar di Sumatera Utara (Sumut) tersebut tidak dilengkapi infrastruktur yang layak seperti, irigasi dan sumur bor.
                 
Mahasiswa yang mengatas namakan Himpunan Mahasiswa Singalor Lau melakukan pengamatan ke lahan areal pertanian Jagung Kendit Kenderan Tigabinangga dan areal jagung Desa Gunung serta Desa Lau Kapor dan juga areal jagung Desa Munthe pada Senin (07/11/2016) lalu. Batang jagung yang sudah tua berwarna kuning dibiarkan tanpa dipanen.     
        
Menurut Septian Sebayang  perwakilan Himpunan Mahasiswa Singalor Lau kepada wartawan, Minggu (13/11/2016), jagung yang umurnya sudah siap panen tersebut tidak dapat dipanen oleh petani karena buah jagungnya tidak ada akibat terkena kemarau.
       
Disebutkan, kondisi jagung itu buahnnya hanya berupa tongkol saja dan tinggi batangnya hanya 50 Cm sera tidak merata satu sama lainnya. "Ini semua akibat kemarau yg panjang, cuaca menjadi kendala petani. Usai bibit jagung ditanami oleh petani dan sejak itu pula hujan tidak turun. Maka rusaklah pertumbuhan jagung itu dan tidak dapat lagi diberi pupuk," jelasnya.

Disebutkan, peristiwa gagal panen jagung tidak hanya terjadi pada tahun, gagal panen  ini juga telah berulang kali dialami petani di daerah penghasil jagung terbesar di Sumut.

Menurut mahasiswa Fakuktas Tehnik Universitas Sumatera Utara (USU) itu, area pertanian jagung tersebut sangat membutuhkan infrastruktur yang baik seperti irigasi dan sumur bor. Air sudah sangat perlu bagi petani pada musim kemarau. Sementara pemerintah Kabupaten Karo tidak juga memberikan solusi mengatasi gagal panen yang telah berulang kali terjadi.                            

"Sikap pemerintah kami nilai terkesan lupa dengan nasib petani. Padahal, gagal panen yang telah berulang kali terjadi, pemerintah sudah memberikan solusi dengan dibuatkannya areal irigasi dan sumur Bor. Padahal sejak jaman kakek kami dulu semua areal pertanian di Tigabinanga dan Munthe ada irigasinya. Ini kok semakin maju zaman irigasi itu sudah hilang dan tidak kunjung juga dibuat," jelasnya.  

Hal ini juga dibenarkan oleh Samuel Ginting yang merupakan salah satu petani di Desa Simolap Kecamatan Tigabinangga sekaligus pemilik gudang penggilingan jagung di desa Simolap. "Biasanya pada saat begini kami sibuk untuk menggiling jagung dan mengeringkanya di areal gudang saya, tapi sekarang ini kosong dan masyarakat petani sudah banyak yang stres karena gagal panen," keluhnya.   
              
Bantuan bibit jagung unggul dari pemerintah pusat kepada petani yang diberikan sia-sia karena terjadi musim kemarau dan infrastruktur pertanian tidak mendukung untuk mengantisipasi kemarau. "Akibat air tidak ada, sehingga bibit yang ditanam tumbuh tapi kerdil dan tidak mempunyai buah," ungkapnya.

Untuk diketahui, Kecamatan Tigabinanga sanggup memproduksi jagung 139.101 ton per tahun (sumber data : BPS Kabupaten Karo Tahun 2012). Dilihat penghitungan BPS Kabupaten Karo, Tigabinanga masuk kategori daerah terbaik di Kabupaten Karo untuk produksi jagung. Sementara Kabupaten Karo merupakan salah satu penyumbang terbesar produksi jagung di Sumut.(BS06)

T#g:BanjirCuaca ekstrimgagal panenpetani
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Polrestabes Medan Pantau Kenaikan Debit Air Sungai Deli Medan

    Beritasumut.com-Satuan Sabhara Polrestabes Medan melakukan pemantauan kenaikan debit air di sepanjang Sungai Deli Medan. Hal ini dilakukan guna men

  • 7 hari lalu

    Hujan Deras, Beberapa Wilayah di Kota Medan Terendam Banjir

    Beritasuumt.com-Hujan deras yang mengguyur Kota Medan pada Sabtu (15/02/2020) membuat beberapa wilayah terendam banjir. Setidaknya di wilayah hukum

  • satu minggu lalu

    Plt Wali Kota Medan Perintahkan Dinas PU dan OPD Terkait Lakukan Normalisasi Parit Bengkel

    Beritasumut.com-Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi meninjau Parit Bengkel yang berlokasi di Jalan Pasar Bengkel, Kecam

  • 2 minggu lalu

    Temukan Beras Ramah Diabetes, Siswa MAN Ini Raih Bronze Medal di Thailand

    Beritasumut.com-Tim Riset MAN 1 Kudus unjuk prestasi interasional di awal tahun 2020. Mereka meraih medali Thailand Inventors Day (TID) pada ajang

  • 2 minggu lalu

    Banjir Landa 23 Kecamatan di DKI Jakarta Sabtu Malam Ini

    Beritasumut.com-Hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya banjir di dua puluh tiga kecamatan di wilayah DKI Jakarta pada Sabtu (08/02/2020).

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.