Peristiwa

Rambu Dilarang Parkir di Depan Sekolah Methodist Medan Tak Diterge

admin admin
Rambu Dilarang Parkir di Depan Sekolah Methodist Medan Tak Diterge
A Chan
Masyarakat tetap memarkirkan mobil di depan Sekolah Methodist 3 Medan meski telah ada rambu dilarang parkir.
Beritasumut.com - Satlantas Polresta Medan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Medan telah membongkar rambu memperbolehkan parkir di depan Sekolah Methodist 3 Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Senin (15/6/2015) lalu.

Namun, pembongkaran tersebut tidak membuat jera pengguna kendaraan roda empat untuk memarkirkan kendaraan di tempat itu.

Pantauan di lapangan, Jumat (9/10/2015) para orang tua siswa dan pengendara mobil lainnya masih saja memarkirkannya di depan sekolah tersebut. 

Padahal, plank tanda parkir tersebut telah diganti dengan plank dilarang parkir. 

Bahkan pengguna kendaraan roda empat membuat parkir secara berlapis. Hal ini tentu saja membuat kemacetan kembali terjadi.

"Sama saja, walaupun sudah pernah ditertibkan, namun kembali lagi mereka parkir. Buat macet aja," kata salah seorang pengendara sepeda motor bernama Rozi (27).

Hal senada juga dikatakan Imam (24) pengguna sepeda motor lainnya yang melintas di jalan tersebut.

Ia mengatakan, pihak Satlantas Polresta Medan dan pihak Dishub tidak tegas untuk menertibkan parkir di jalan tersebut.

"Jelas-jelas sudah ada rambu dilarang parkir, tapi tetap juga parkir disitu. Apa tidak macet saja jalan ini. Padahal saya baca di media massa, pihak kepolisian akan menindak pengendara yang parkir disitu, tapi kenyataannya apa," ungkapnya. 

Untuk itu, ia meminta Satlantas Polresta Medan dan Dinas Perhubungan agar serius untuk menindak para pengendara yang memarkirkan kendaraannya di lokasi yang telah diberi plank dilarang parkir itu.

"Tindak tegaslah. Kalau bisa kasih denda yang tinggi agar mereka jera," pungkasnya. 

Kasatlantas Polresta Medan Kompol M Hasan ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan turun ke lokasi dan menindak tegas pengguna kendaaraan yang parkir. 

"Oke saya akan tindak dengan tilang," pungkas Hasan. (BS-031)