Rabu, 13 November 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Rakernas di Samarinda, Bimas Buddha Ajak Mapanbumi Sinergi Berdayakan Umat

Rakernas di Samarinda, Bimas Buddha Ajak Mapanbumi Sinergi Berdayakan Umat

Sabtu, 03 Juni 2017 17:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Rakernas
Beritasumut.com-Majelis Agama Buddha Maitreya Indonesia (Mapanbumi) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Samarinda, Kalimantan Timur. Hadir dan memberikan papaparan tentang Strategi Pelaksanaan dan Pemantapam Program Tahun 2017, Direktur Urusan dan Pendidikan (Urpendik) agama Buddha Supriyadi mengajak Mapanbumi untuk mengintensifkan koordinasi dan sinergi dalam pemberdayaan umat.
 
Menurut Supriyadi, sebagaimana harapan Menteri Agama Lukman Hakim mengharapkan, Rakernas ini bisa menjadi wahana meningkatkan kordinasi dan konsolidasi pembinaan umat melalui program dan kegiatan yang langsung dapat dirasakan oleh umat Buddha. "Ditjen Bimas Buddha membuka diri terhadap program yang akan dilaksanakan kepada umat Buddha secara luas sehingga bisa bersinergi dalam pelaksanaannya," ujarnya yang dilansir dari kemenag.go.id, Sabtu (03/06/2017).
 
Surpiyadi mengatakan, negara memberikan kebebasan dalam berserikat. Namun demikian, Supriyadi mengingatkan tentang pentingnya mematuhi norma-norma yang berlaku. Untuk itu, Supriyadi juga mengajak Pengurus Mapanbumi daerah untuk berkoordinasi secara intensif dengan Pembimas Buddha setempat demi mengatasi permasalahan bangsa. "Kita perlu mengatur dalam masyarakat, supaya bisa memberikan perlindungan juga," imbuhnya.
 
Terkait paham radikal dan intoleran, Supriyadi mengatakan komitmen Bimas Buddha untuk ikut hadir dalam melakukan upaya penanggulangan, termasuk melalui pembinaan umat. "Dalam praktiknya, Ditjen Bimas Buddha melakukan pembinaan berupa kegiatan baik bela negara, maupun sosialisasi Paham Pancasila."
 
Ditjen Bimas Buddha juga terus melakukan pengembangan layanan berbasis online. Disinggung soal rohaniawan dari luar negeri, Supriyadi mengatakan pentingnya memahami regulasi yang terkait penggunaan visa orang asing. "Intinya, ada kontrol terkait penggunaan orang asing," pungkasnya. (BS02)
T#g:AgamaBimas BudhaKemenagKementerianpersatuanRakernas BudhaSupriyadi
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 20 jam lalu

    Pemkab Deli Serdang Laksanakan Konsultasi Publik Penyusunan RDTR

    Beritasumut.com-Staf Ahli bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan Sekdakab Deli Serdang, H Jentralim Purba SH MH menghadiri Konsultasi Publik Kawa

  • 4 hari lalu

    Teladani Nabi Muhammad SAW, Wapres: Perubahan Harus Menyentuh Manusianya

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (wapres) KH Ma’ruf Amin menggelar acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,

  • 5 hari lalu

    Plt Walikota Medan Buka Lomba Pemazmur Agama Katolik Kota Medan 2019

    Beritasumut.com-Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi membuka lomba pemazmur agama katolik Kota Medan tahun 2019, di Chat

  • 7 hari lalu

    Kabupaten Deli Serdang Jadi Model Pesantren Ramah Anak di Sumut

    Beritasumut.com-Sebagai upaya pencegahan kekerasan terhadap anak di Pondok Pesantren, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPP

  • satu minggu lalu

    Kemenag Tarik Peredaran Buku Aqidah Akhlak Terbitan Gema Nusa

    Beritasumut.com-Buku Kerja Siswa (BKS) “An-Najah” untuk siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah, Mata Pelajaran Aqidah Akhlak, terbitan CV.

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.