Selasa, 10 Desember 2019

RE Nainggolan Hormat & Kagum Terhadap Tuna Daksa

Rabu, 00 0000 00:00:00
BAGIKAN:

Medan, (beritasumut.com)

Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara 2013-2018 RE Nainggolan menyatakan rasa hormat dan kagum kepada Persatuan Tuna Daksa Indonesia (PTDI). Sekalipun memiliki tubuh yang tidak sempurna, pengurus dan anggota PTDI adalah para pekerja keras yang dengan segala keterbatasan terbukti ikut membangun bangsa dan negara.

RE Nainggolan menyampaikan hal itu kepada wartawan seusai Pelantikan Badan Pengurus Pusat, Wilayah dan Kabupaten/Kota PTDI Masa Bakti 2012-2016. Acara pelantikan berlangsung di Wisma Sibayak, Medan, Sabtu (15/12/2012). RE Nainggolan diundang hadir sebagai tokoh masyarakat bersama Anggota DPD Parlindungan Purba.

“Mereka (PDTI) bekerja. Mendata teman-teman tuna daksa, melakukan aktivitas-aktivitas dan menghasilkan karya-karya. Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk ikut membangun bangsa. Saya hormat. Saya mengagumi mereka,” kata RE Nainggolan.

“Ada empat hal yang saya kagumi dari PTDI. Mereka pekerja keras, memiliki komitmen tinggi untuk tetap berkarya, memiliki kebersamaan yang kuat, dan memiliki kecintaan yang dalam kepada bangsa. Luar biasa,” ujar RE Nainggolan berdecak kagum.

Dalam acara tersebut, seluruh anggota dan pengurus mengucapkan tiga Ikrar PTDI. Pertama, PTDI akan melaksanakan tugas dan fungsi keorganisasian demi memperjuangkan pemenuhan hak-hak tuna daksa agar memperoleh kesamaan kesempatan dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan. Kedua, PTDI akan selalu menjaga nama baik organisasi dengan selalu tunduk dan patuh terhadap anggaran dasar/anggaran rumah tangga beserta peraturan perundang-undangan dan ketentuan lainnya. Ketiga, PTDI mampu berkarya bagi bangsa dan negara.

Hadir dalam acara itu, antara lain, Anggota DPD RI Parlindungan Purba, Penasehat PTDI JA Ferdinandus, Hendrato dan The Cin Cai, serta Pembina PTDI Jannes Sinurat. Pengurus yang dilantik yaitu EV Ellyus sebagai Ketua Badan Pengurus Harian, Davitra sebagai Wakil Ketua, David Sitorus (Sekretaris), Andy Haryanto (Wakil Sekretaris), Dinar Maria Sihotang (Bendahara), Lorentina Sinaga (Wakil Bendahara), serta 18 kordinator bidang dan 20 Ketua Badan Pengurus Wilayah dan Kabupaten/Kota.

EV Ellyus mengatakan, tuna daksa bukanlah orang yang lemah dan tidak mampu. Hanya saja, hak-hak penyandang disabilitas sebagaimana diatur dalam sejumlah undang-undang di Indonesia maupun konvensi internasional hendaknya dihargai semua pihak. Misalnya, hingga saat ini hampir semua pusat perbelanjaan di Sumut tidak menyediakan kamar kecil dan parkir khusus untuk peyandang disabilitas.

“Saya sendiri memiliki kendaraan bermotor roda tiga. Namun, setiap mau parkir di mal, selalu menjadi masalah bagi pihak keamanan dengan alasan yang bisa parkir adalah kendaraan roda dua dan empat. Jika kondisi fisik kami memungkin, tentu kami tidak perlu menggunakan kendaraan yang dirancang khusus bagi peyandang tuna daksa," kata Ellyus.

Hal-hal seperti itu, lanjut Elyuss, diharapkan mendapat perhatian dari pemerintah dan masyarakat. "Kami tidak meminta yang lainnya dan kami patuh pada aturan, termasuk membayar parker ataupun kewajiban-kewajiban kami lainnya,” tambah Ellyus.

Kepada wartawan, lebih lanjut RE Nainggolan, mengatakan, ia akan selalu memberi dukungan positif bagi penyandang tuna daksa dan PTDI. Diharapkan pula, dukungan datang dari pemerintah dan segenap lembaga masyarakat.

“Kita berharap semakin banyak organisasi kemanusian yang memberi perhatian kepada mereka, buat pekerjaan mereka dan untuk hasil karya mereka,” kata Mantan Bupati Tapanuli Utara dan Sekretaris Daerah Sumut itu.

Tuna daksa atau biasa disebut juga dengan cacat orthopedi (phocially handicapped/physically disabled) adalah disabilitas pada bagian tubuh dengan derajat kecacatan ringan, sedang dan tinggi. Data Kementrian Sosial (2010) mencatat, jumlah penyandang tuna daksa di Indonesia mencapai 3.010.830 orang. Dari jumlah itu, data Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (2010) mencatat jumlah tenaga kerja penyandang tuna daksa sebanyak 1.852.886 orang. (BS-002)

T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.