Selasa, 10 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • RE Nainggolan: Maknai Natal Melalui Empat Refleksi Hidup

RE Nainggolan: Maknai Natal Melalui Empat Refleksi Hidup

Rabu, 00 0000 00:00:00
BAGIKAN:

Martubung, (beritasumut.com)

Natal yang dirayakan umat Kristiani setiap tahun hendaknya tidak hanya sekadar seremonial tahunan. Perayaan kelahiran Yesus Kristus tersebut sudah seharusnya dilihat sebagai kesempatan menggali kekayaan makna Natal sekaligus refleksi diri.

Hal itu disampaikan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara 2013-2018 RE Nainggolan pada Perayaan Natal Punguan Pasaribu Dohot Boru di Martubung, Medan, Sabtu (15/12/2012). RE Nainggolan hadir sebagai undangan dari unsur tokoh masyarakat.

RE Nainggolan mengatakan, ada empat hal yang perlu diingat dalam setiap perayaan Natal. Pertama, melakukan evaluasi tentang apa yang sudah dan apa yang belum kita lakukan. Apa yang perlu kita perbaiki dan apa yang harus kita tingkatkan.

“Evaluasi seperti itu perlu kita lakukan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam kehidupan pribadi, keluarga, punguan atau kelompok masyarakat, pekerjaan, pelayanan di gereja, dan sebagainya,” katanya.

Kedua, lanjut RE Nainggolan, membangun kebersamaan demi terwujudnya keluarga dan masyarakat yang damai sejahterah. Ketiga, menyatukan hati sebagai dasar saling memahami. Keempat, selalu mengucap syukur dan berterima kasih kepada Tuhan.

“Kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi kedepan. Namun, kita percaya bahwa Tuhan pasti akan memberikan hal terbaik bagi kita. Untuk itu, kita harus selalu mengucap syukur dan menyampaikan terimakasih kepada Tuhan,” ujar RE Nainggolan.

Perayaan Natal Punguan Pasaribu Dohot Boru Martubung mengangkat tema “Tuhan itu baik kepada semua orang”, dikutip dari Kitab Mazmur 145:9, dan sub tema “Hendaklah kita senantiasa berbuat kebaikan, karena kebaikan itu adalah ibadah”.

Dalam perayaan Natal yang berlangsung meriah itu, Pengurus Punguan Pasaribu Dohot Boru Martubung mangulosi RE Nainggolan. “Ulos diberikan sebagai rasa cinta Punguan Pasaribu Dohot Boru kepada RE Nainggolan,” kata A Pasaribu, Ketua Punguan Pasaribu Dohot Boru Martubung.

“Di mata Punguan Pasaribu, RE Nainggolan merupakan putra terbaik Sumatera Utara saat ini. Beliau menjadi panutan di lingkungan pemerintahan maupun ditengah-tengah masyarakat Sumut,” tambah Yanuaris Pane, salah seorang pengurus Punguan Pasaribu Dohot Bere Martubung. (BS-002)

T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.