Peristiwa

RALAT! Pengunjung Tewas Tenggelam di Pemandian Bitra Sayum Sabah Bukan di Pantai Tirta

RALAT! Pengunjung Tewas Tenggelam di Pemandian Bitra Sayum Sabah Bukan di Pantai Tirta
Google
Ilustrasi.
Beritasumut.com - Suriono (36) ditemukan tewas tenggelam di pemandian alam Bitra, Desa Sayum Sabah, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Jumat (4/3/2016) sore.

Berita ini merupakan ralat berita sebelumnya berjudul "Pengunjung Pantai Tirta Sayum Sabah Tewas Tenggelam".

Pada berita sebelumnya tertulis tertulis Suriono tewas tenggelam di pemandian alam Pantai Tirta, Desa Sayum Sabah, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang. Seharusnya, Suriono tewas tenggelam di pemandian alam Bitra, Desa Sayum Sabah, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang. 

Atas terjadinya kesalahan penulisan lokasi, redaksi meminta maaf. Berikut berita selengkapnya setelah dilakukan ralat, dan berita sebelumnya berjudul "Pengunjung Pantai Tirta Sayum Sabah Tewas Tenggelam" telah dicabut.

Suriono (36) ditemukan tewas tenggelam di pemandian alam Bitra, Desa Sayum Sabah, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Jumat (4/3/2016) sore.

Informasi dihimpun, awalnya korban yang merupakan warga Jalan Platina VI, Lingkungan XIV, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, bersama temannya pergi ke lokasi pemandian.

Sesampainya di sekitar lokasi, korban dan rekannya pun berenang. Korban yang diduga tidak bisa berenang kemudian tenggelam.

Rekan korban yang melihat korban tenggelam, berteriak dan mengundang perhatian pengunjung lainnya.

Pengunjung lalu menolong koban, namun nyawanya tak dapat diselamatkan.

Unit Reskrim Polsek Pancurbatu yang mendapat informasi turun ke lokasi kejadian.

Selanjutnya, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Adam Malik Medan.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Frido Gultom ketika dikonfirmasi, Jumat (4/3/2015) malam, belum memberi keterangan resmi.

Namun, salah seorang polisi di Polsek Pancur Batu membenarkan kejadian itu.

"Benar dan jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik sembari menunggu keluarganya," ujar polisi berpangkat Iptu tersebut. (Redaksi)