Peristiwa

Pungli Bongkar Muat di Belawan, Tiga Orang Ditangkap Polisi


Pungli Bongkar Muat di Belawan, Tiga Orang Ditangkap Polisi
beritasumut.com/BS04

Beritasumut.com-Petugas Kepolisian Daerah (Polda) Sumut menangkap tiga orang terkait pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Belawan, Medan. Ketiganya masing-masing H, HPM, dan wanita berinisial P, ditangkap terkait biaya bongkar muat batu koral yang dimintakan kepada pengusaha.
 
"HPM, H dan P, meminta uang bongkar muat batu korol, pembuatan Jalan Tol Belawan, sebesar Rp 141 Juta. Karena masih dalam pengerjaan, si pengusaha memberi uang panjar sebesar Rp 75 juta kepda HPM. Sementara inisial P seorang wanita yang bertindak sebagai agen meminta kepada pengusaha sebesar Rp 50.000 kepada pengusaha," ujar Wakapolda Sumut Brigjen Adho Prawoto, didampingi Kabid Humas Kombes Rina Sari Ginting, dan Ditkrimsus, Kombes Toga Habinsaran Penjaitan, dalam Konfrensi Persnya, di Mapolda Sumut, Kamis (06/10/2016).

Selain itu, katanya, pihaknya juga sedang menelusuri adanya pungli untuk bongkar muat barang di Pelabuhan belawan. Informasi awal, sebutnya, diketahui adanya pihak yang mengatasnamakan buruh mengutip uang bongkar muat di Pelabuhan Belawan sebesar Rp 40.000 per ton. Tarif ini, katanya, sangat mengejutkan dan dikeluhkan pengusaha, mengingat di Pelabuhan Batam biayanya hanya Rp 900 per ton.

"Dari ketiganya, HPM sudah ditetapkan sebagai tersangka, sementara dua orang lainnya masih sebagai saksi. Kami akan terus mendalami kasus ini untuk mengetahui siapa saja yang terlibat," sebutnya.

Kombes Toga Habinsaran menambahkan, petugas Ditkrimsus Polda Sumut masih terus melakukan penyelidikan, termasuk akan meminta keterangan dari pihak PT Pelindo 1 terkait hal ini. "Pihak lainnya yang akan dimintai keterangan termasuk dari Sahbandar, koperasi, pengusaha bongkar muat di Pelabuhan Belawan dan pihak-pihak lainnya," kata Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut, Kombes Toga Habinsaran Panjaitan.(BS04)


Tag:punglipungli bongkar muat