Peristiwa

Protes PM Australia, Mahasiswa Aceh Menari Saman dan Kumpulkan Koin


Protes PM Australia, Mahasiswa Aceh Menari Saman dan Kumpulkan Koin
Mahasiswa Aceh menari Saman. (Ist)
Beritasumut.com Aksi memprotes pernyataan Perdana Menteri Australia Tony Abbott terus terjadi. Mahasiswa Aceh di Medan melakukannya sambil menari saman, mengumpulkan koin, serta menggelar aksi teatrikal.

Unjuk rasa digelar puluhan orang mengatasnamakan Aliansi Mahasiwa Aceh Medan (AMAM). Mereka melakukan demo itu di Bundaran Majestik, Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (27/2/2015) sore.

Seorang pengunjuk rasa yang badannya dicat merah dan putih melakukan aksi teatrikal. Dia terus terbebani kotak besar bertuliskan "Narkoba".

Aksi teatrikal itu dilakukan di sekitar kotak panjang sebagai simbol peti mati dengan tulisan "Hukum". Di bagian depan dan belakang kotak ditempelkan foto Andrew Chan dan Myuran Sukamaran, dua warga negara Australia. Keduanya termasuk dalam  11 terpidana mati yang segera dieksekusi.

Sementara sejumlah pengunjuk rasa menari saman di depan rekannya yang membentangkan poster. Sebagian lainnya berkeliling membawa kotak untuk mengumpulkan koin sebagai bentuk protes pada pernyataan Abbott terkait bantuan Australia setelah tsunami melanda Aceh.

"Atas bantuan Australia itu kami berterima kasih. Tapi janganlah dikaitkan dengan masalah hukum. Ini persoalan narkoba, yang merugikan dan merusak generasi muda Indonesia," kata Koordinator Aksi Elza Arisa Bayak Mico.

Massa mendesak Abbott menarik kembali ucapannya dan meminta maaf. Mereka juga mendukung sikap tegas pemerintah untuk memberantas peredaran narkoba.

"Kami mendukung eksekusi mati itu," pungkas Elza. (BS-001)

Tag:Protes