Jumat, 22 November 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Presiden Seharusnya Segera Keluarkan Perpres Dewan Insinyur

Presiden Seharusnya Segera Keluarkan Perpres Dewan Insinyur

Selasa, 27 Maret 2018 05:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Untuk memenuhi ketersediaan Insinyur profesional, Presiden seharusnya segera mengeluarkan Perpres Pembentukan Dewan Insinyur Indonesia (DII). Sesuai dengan amanat UU No. 11 tahun 2014 tentang Keinsinyuran, Perpres ini seharusnya sudah terbitkan pemerintah pada tahun 2015 lalu.
 
“Saat ini kita sangat kekurangan tenaga insinyur profesional. Padahal pembangunan infrastruktur kita digenjot. Ini berbahaya. Bagaimana proyek-proyek strategis nasional bisa selesai jika SDM-nya tidak ada,” kata Sigit Sosiantomo, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Senin (26/03/2018).
 
Sesuai dengan UU Keinsinyuran, kata Sigit, Dewan Insinyur Indonesia (DII) telah dibentuk dalam waktu paling lambat satu tahun (tahun 2015). Kenyataannya, hingga kini DII belum dibentuk. Hal ini membuat beberapa fungsi DII yang diamanatkan oleh UU Keinsinyuran tidak berjalan.
 
Beberapa tugas penting DII adalah menetapkan Standar kompetensi Insinyur bersama Menteri, menetapkan Sistem Registrasi Insinyur, menetapkan Sistem Sertifikasi Insinyur, menetapkan Sistem Uji Kompetensi, menetapkan Sistem Pengawasan Alih IPTEK Insinyur Asing dan Sistem Pengawasan Praktik Keinsinyuran.
 
“DII memiliki tugas merumuskan kebijakan, menjalin kerjasama keinsinyuran internasional dan mengawasi alih teknologi oleh insinyur asing. Ketiadaan DII  menghambat pencetakan insinyur profesional. Padahal, kebutuhan kita akan tenaga insinyur sangat besar seiring dengan peningkatan anggaran infrastruktur. Kalau dibiarkan terus, sama saja membuka kran untuk tenaga insinyur asing masuk ke Indonesia,” kata Sigit.
 
Dalam kesempatan itu, Sigit juga mengingatkan pemerintah bahwa belum diterbitkannya Perpres pembentukan DII merupakan bentuk pengabaian terhadap UU Keinsinyuran. Sesuai dengan Pasal 55 UU Keinsinyuran, DII harus dibentuk paling lambat 1 (satu) tahun terhitung sejak Undang-Undang ini diundangkan.
 
“Pembentukan DII adalah amanat UU dan harus dijalankan suka atau tidak suka. Jika tidak dilaksanakan berarti mengabaikan amanat UU. Karena itu, presiden seharusnya sudah mengeluarkan Perpres ini jika tidak ingin dinilai mengabaikan UU,” kata Sigit.
 
Seperti diketahui, meski sudah memiliki Undang-Undang (UU) No. 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran, namun hingga kini masih banyak aturan turunan UU tersebut yang belum diterbitkan. Ketiadaan peraturan turunan tersebut memberikan implikasi serius terhadap serbuan tenaga kerja asing dan sertifikasi serta izin kerja insinyur.
 
UU Keinsinyuran ini, kata Sigit,  merupakan instrumen penting dan strategis untuk mengejar berbagai ketertinggalan Indonesia di sisi keinsinyuran dibandingkan beberapa negara, baik di ASEAN maupun dunia. Sebagai contoh, posisi indonesia dari sisi jumlah sarjana teknik per satu juta penduduk relatif rendah dibanding negara Asia lainnya seperti Korea Selatan (25.309 Sarjana Teknik), Vietnam (9.037), Republik Rakyat Tiongkok (5.739), Thailand  (4.121), Malaysia (3.333) dan Indonesia (3.076).(Rel)
 
T#g:Dewan InsinyurperpresPresiden
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Presiden Jokowi Didampingi Gubernur, Tinjau RSUD Abdoel Moeloek Lampung

    Beritasumut.com-Presiden RI Ir H Joko Widodo (Jokowi) singgah di Provinsi Lampung dalam agenda peresmian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di ruas Ja

  • 7 hari lalu

    Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol di Lampung

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi sejumlah pejabat pemerintah melakukan kunjungan kerja ke Lampung, Jumat (15/11/2019), untu

  • 7 hari lalu

    Presiden Jokowi Minta Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah Kerja Bersama dalam Pembangunan

    Beritasumut.com-Presiden Jokowi mengingatkan, bahwa kerja yang dilakukan jajaran pemerintah mulai dari penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran

  • 3 minggu lalu

    JNE Medan Raih Penghargaan ICSB Indonesia Presidential Award 2019

    Beritasumut.com–JNE Medan berhasil meraih penghargaan dalam kategori Business Practitioner yang diterima langsung oleh Kepala cabang JNE Meda

  • 3 minggu lalu

    Panglima TNI Dampingi Presiden RI di Wamena Papua

    Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP, mendampingi Presiden Ir H Joko Widodo untuk meninjau kondisi pasar Wouma di W

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.