Jumat, 15 November 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Presiden Jokowi Sebut ASEAN Plus RRT, Korsel, dan Jepang Kunci Utama Perdamaian Kawasan

Presiden Jokowi Sebut ASEAN Plus RRT, Korsel, dan Jepang Kunci Utama Perdamaian Kawasan

Kamis, 08 September 2016 16:30:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Presiden Jokowi bersama para pemimpin ASEAN Plus Three berfoto bersama dalam KTT, di Vientianne, Laos.

Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, bahwa ASEAN Plus Three (APT) merupakan kunci utama bagi perdamaian dan stabilitas di kawasan, karena negara-negara ASEAN plus RRT, Korea Selatan (Korsel) dan Jepang sangat menentukan damai tidaknya, stabil tidaknya kawasan kita. Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam pertemuan ke-19 ASEAN Plus Three (APT) di Vientiane, Laos, Rabu (07/09/2016).

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam keterangan persnya, menyebutkan, Presiden Jokowi menekankan bahwa APT ini harus mampu menjadi guardian of peace and stability in the region.  Untuk itu, Presiden juga mengajak APT untuk memperkokoh rasa saling percaya satu sama lain.

“Presiden Jokowi mengajak seluruh negara anggota APT untuk terus memperkokoh rasa percaya, menahan diri dari aksi yang meningkatkan ketegangan, menghormati hukum internasional, menyelesaikan secara damai, dan mengendepankan kerja sama untuk kesejahteraan,” jelas Retno seraya menambahkan, stabilitas politik dan keamanan kawasan akan menjamin terus berjalannya kesejahteraan yang telah dinikmati oleh negara anggota APT selama ini.

Menurut Menlu, dalam konteks kerja sama yang terkait dengan ekonomi, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia cukup bangga, cukup senang, dengan capaian yang berhasil dilakukan oleh APT.

Presiden menunjuk contoh misalnya di bidang perdagangan, di tahun 2015 angka perdagangan ASEAN Plus Three mencapai 708,6 miliar dollar AS, sementara untuk investasi mencapai 31 miliar dollar AS.

“Sudah seharusnya kita bersyukur bahwa kerja sama ekonomi antar anggota APT masih dapat tumbuh positif dan tetap stabil meskipun terjadi perlambatan ekonomi di dunia,” ujar Presiden Jokowi, seperti dilansir setkab.go.id, Kamis (08/09/2016).

Untuk menjamin stabiltas ekonomi tersebut, Presiden Jokowi mengusulkan penguatan di bidang perdagangan dan investasi, serta penyediaan jaring pengamanan (safety nett) di sektor strategis seperti keuangan dan ketahanan pangan.

Untuk memastikan stabilitas keuangan, Presiden Jokowi juga mendorong peningkatan kontribusi negara-negara APT pada Chiang Mai Initiative Multilateralisation (CMIM) dan Asean Bond Market Initiative.

APT dibentuk pada 1997 sebagai salah satu upaya menghadapi krisis ekonomi di kawasaan Asia saat itu, dan diharapkan dapat mendukung kesatuan dan sentralitas ASEAN dalam pembangunan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).(BS01)

T#g:KTT ASEANKTT ASEAN
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Setuju Soal Sawit, India Minta Indonesia Beli Beras dan Gula Produknya

    Beritasumut.com-Pemerintah India menyetujui persyaratan yang diminta Indonesia terkait ekspor kepala sawit agar tidak ada perbedaan dengan Malaysia

  • 2 minggu lalu

    Bertemu di Bangkok, Presiden Jokowi dan Managing Director IMF Bahas Ekonomi

    Beritasumut.com-Usai menghadiri KTT ASEAN-RRT, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pertemuan dengan Managing Director Dana Moneter Internasion

  • 4 bulan lalu

    Menlu Bahas Penyelesaian Masalah Pengantin Pesanan dengan Menlu RRT

    Beritasumut.com-Di sela-sela persiapannya menghadiri pertemuan tingkat menteri ASEAN ke-52, di Bangkok, Thailand, Menteri Luar Negeri (Menu) Indone

  • 5 bulan lalu

    Bertolak ke Thailand, Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadiri KTT ASEAN

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Sabtu (22/06/2019) bertolak menuju Bangkok, Thailand, dalam rangka mengh

  • 2 tahun lalu

    DPR Sesalkan KTT ASEAN Tidak Bahas Rohingya

    Beritasumut.com-Wakil Ketua Badan Kerjasama Antarparlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Rofi Munawar menyesalkan Konf

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.