Senin, 14 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Presiden Jokowi: Banyak Sengketa Tanah Wakaf Karena Tidak Pegang Sertifikat

Presiden Jokowi: Banyak Sengketa Tanah Wakaf Karena Tidak Pegang Sertifikat

Sabtu, 05 Januari 2019 13:01:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Seperti sengketa tanah atau lahan pada umumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan tanah wakaf juga tidak lepas dari sengketa khususnya setelah pemberi wakaf meninggal dunia, dan tanah yang diwakafkan tidak segera diurus sertifikatnya.
 
“Dulunya enggak ada masalah tapi belum pegang sertifikat, enggak ada masalah. Tetapi begitu tanah yang ada di situ harganya satu meternya Rp120 juta, karena harga tanah sudah Rp120 juta ahli waris mulai ngutik-ngutik. Nah masalah, enggak pegang sertifikat,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada penyerahan 213 sertifikat tanah wakaf di Masjid Ar-Rahman, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jatim, Jumat (04/01/2019).
 
Di tempat lain, lanjut Kepala Negara, juga sama. Dulunya ahli waris enggak ada masalah, karena orang tuanya masih hidup, masih kaya. Nah begitu orang tuanya tidak ada, ekonominya turun, dimasalahkan.
 
“Banyak seperti itu. Saya itu dipikir kalau masuk ke desa, pergi ke kampung itu hanya jalan-jalan, diam-diam? Mendengarkan saya, mendengar. Keluhan mendengar, usulan saya dengar,” ujar Kepala Negara, seperti dilansir setkab.go.id.
 
Oleh sebab itu, dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyerahkan sebanyak 213 sertifikat untuk masjid, pondok, dan musala.
 
Menurut Presiden, kalau sudah pegang yang namanya sertifikat sudah, di situ tertera jelas itu tanda bukti hak hukum atas tanah yang dimiliki. Jelas tertera di situ nama siapa jelas, luas jelas, desanya di mana jelas, kelurahannya di mana jelas, sudah. “Mau ngutak-atik dari mana? Sudah tanah wakaf, sudah diwakafkan,” ucapnya.
 
Presiden menjelaskan, sertifikat tanah wakaf itu sudah diserahkan tidak hanya di Jawa Timur, tapi juga di Aceh, Sumatra Barat, NTB, semuanya. Terutama memang diprioritaskan untuk tanah-tanah wakaf yang berkaitan dengan masjid dan musala.
 
“Sekarang kalau sudah pegang seperti ini sudah, saya kira semuanya nyaman, semuanya aman secara hukum karena jelas di situ tertera nama, luas, kepemilikan, status hak hukum atas tanah yang ada,” tutur Presiden Jokowi.
 
Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Jatim Soekarwo.(BS01)
T#g:sengketa tanahSertifikat Tanahtanah ulayatTanah Wakaf
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Tahun 2025, Presiden Jokowi Optimis Sertifikat Tanah Seluruh Indonesia Akan Rampung

    Beritasumut.com-Setelah sempat lambat perkembangannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis pada 2025 mendatang proses sertifikasi tanah di sel

  • 4 bulan lalu

    666 Kasus Dilaporkan, Pemerintah Segera Selesaikan 167 Kasus Konflik Agraria

    Beritasumut.com-Tim Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria (TPPKA) yang dibentuk sejak 2016 lalu, telah menerima 66 laporan kasus konflik agraria,

  • 6 bulan lalu

    Cegah Sengketa Tanah, Kementerian ATR/BPN Serahkan 1.507 Sertifikat Tanah Wakaf

    Beritasumut.com-Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) semakin serius dalam mencegah kasus sengk

  • 8 bulan lalu

    Presiden Jokowi: Silahkan Yang Ngomong Bagi-Bagi Sertifikat Enggak Ada Gunanya

    Beritasumut.com-Menanggapi banyaknya sengketa atas kepemilikan tanah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemerintah akan terus melakukan pro

  • 8 bulan lalu

    BPN Simalungun Serahkan Sertifikat Tanah PTSL ke Warga

    Beritasumut.com-Badan Pertanahan Nasional (BPN) Simalungun menggelar acara Pencanangan Zona Integritas dan Penyerahan Sertifikat Tanah Pendaftaran

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.