Peristiwa

Posko Pengungsi Banjir Tak Layak, Warga Kota Pinang Bertahan di Rumah


Posko Pengungsi Banjir Tak Layak, Warga Kota Pinang Bertahan di Rumah
Ilustrasi. (Google)
Labusel, (beritasumut.com) – Banjir masih merendam ratusan rumah warga di Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel), Kamis (27/11/2014).

Namun warga memilih bertahan di rumah karena posko pengungsian tidak layak huni. Posko pengungsian yang didirikan BPBD Labusel dinilai tidak layak huni karena tidak memiliki lampu penerangan dan tikar sebagai alas tidur.

“Air dari Barumun meluap, ya karena masih rendah ya tidak mengungsi mungkin besar nanti baru mengungsi. Tenda pengungsian ya tidak layak, karena tidak ada lampu dan tikar, mau dimana kita tidur,” ujar Mahmud salah seorang warga.

Warga juga kecewa dengan perwakilan pemerintah yang hanya melakukan pendataan namun tidak ada realisasi di lapangan.

Banjir ini disebabkan luapan Sungai Barumun serta hujan deras yang mengguyur daerah tersebut selama sepekan belakangan ini.

Meski banjir listrik dan air tetap hidup. Sebelumnya banjir hanya merendam ratusan rumah di Kecamatan Sungai Kanan, kini daerah tersebut sudah mulai surut dan banjir berpindah ke daerah lainnya yakni kecamatan Kota Pinang dan Tanjung Mulia.

Sementara itu pemerintah berdalih warga tidak mengungsi karena air masih belum terlalu tinggi dan khawatir barang berharga yang ditinggal di dalam rumah dicuri orang.

Warga berharap pemerintah bisa mengatasi banjir kiriman ini dengan mendirikan posko yang layak huni. (BS-001)

Tag: