Kamis, 22 Agustus 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Polsek Medan Kota Amankan 6 Pelajar Terkait Pelemparan Warnet di Jalan Brigjend Katamso

Polsek Medan Kota Amankan 6 Pelajar Terkait Pelemparan Warnet di Jalan Brigjend Katamso

Kamis, 09 Mei 2019 17:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Polsek Medan Kota berhasil mengamankan 6 (enam) orang terduga pelaku pelemparan Warnet Merdeka di Jalan Brigjen Katamso dan Sekolah SMA Negeri 5 Medan. Keenam orang tersebut, diketahui semuanya masih pelajar di sekolah yang ada di Kota Medan.
 
Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani, melalui Panit Reskrim Ipda AE Rambe, dilansir dari Tribratanews.sumut.polri.go.id, Kamis (09/05/2019). “Keenam orang tersebut adalah MJ (18), AL (20), MH (21), A (20), MR (16), dan BS (17), mereka ini belum tentu tersangka yang turut serta melakukan pelemparan batu ke warnet dan sekolah,” kata Ipda Rambe.
 
Karena itu, sambung Ipda Rambe, pihaknya masih terus mendalami sembari melakukan pengembangan dari keenam orang yang sudah diamankan. “Kita akan gali keterangan dari keenam orang ini. Karena dari keenam ini, ada satu orang teman mereka yang geng motor. Tapi mereka belum mau bicara,” jelasnya.
 
Ipda Rambe mengaku, keenam orang ini awalnya ditangkap oleh warga sekitar dan diserahkan kepada polisi. Sampai saat ini, pihaknya sudah memeriksa dua orang saksi terkait penyerangan geng motor di Jalan Pelajar dan Jalan Katamso. “Baru dua laporan yang kita terima terkait aksi geng motor ini. Yaitu dari pemilik warnet dan sekolah SMA Negeri 5 Medan,” jelasnya.
 
Mengenai motif pelemparan warnet Merdeka, Ipda Rambe menceritakan, awalnya pada Rabu (08/05/2019) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, beberapa orang sedang main gitar di depan warnet merdeka, dan melintas beberapa sepeda motor di sana sambil menggeber–geber. “Karena merasa bising mungkin, mereka yang lagi main gitar membentak pengendara motor dengan sebutan 'Wooii'. Nah, karena itu, gerombolan motor ini balik dan langsung melempari warnet itu,” ungkapnya. Ipda Rambe mengatakan adapun barang bukti yang diamankan adalah serpihan kaca dan beberapa batu yang terdapat di dalam Warnet Merdeka.
 
Sementara itu, Indra warga sekitar menyatakan dirinya terkejut dengan penyerangan yang dilakukan segerombolan pengendara motor. “Saya lagi jaga warnet, tiba–tiba diserang dan dilempari. Saya langsung kabur,” ujarnya. Dia mengaku, setelah kejadian, pihaknya beserta pemilik warnet melakukan pengaduan ke pihak kepolisian.
 
Sementara itu, Dodi, pengelola warnet Merdeka menceritakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.45 WIB. Saat itu segerombolan remaja bermotor berkonvoi di kawasan Jalan Brigjen Katamso. “Namun entah kenapa, tiba–tiba mereka melempari warnet dengan batu. Sehingga pengunjung dan penjaga warnet langsung kabur bersembunyi,” katanya, Rabu (08/05/2019).
 
Dodi mengaku setelah gerombolan pertama lewat, warga sekitar mencoba mencegat gerombolan yang rata–rata remaja. Namun jumlah pelaku terlalu banyak dan tidak sedikit yang membawa senjata berupa gear motor, rantai besi dan senjata tajam. “Ada seratusan kalau nggak salah. Tapi kita nggak tahu apakah geng motor atau bukan. Namun pakaian mereka, seperti orang yang mau melakukan sahur on the road, karena bawa sarung dan lobe gitu,” terangnya seraya menyatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
 
Dikatakan Dodi, dia mendapat informasi ada 10 warnet yang diserang segerombolan pengendara motor. “Pascapenyerangan, pemilik warnet juga sudah langsung melapor ke pihak kepolisian bang,” katanya. Pantauan di warnet merdeka, beberapa unit layar yang rusak sudah tidak ada lagi dan situasi sudah terlihat berjalan seperti biasa.
 
Terpisah, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto yang ditanya mengenai aksi geng motor di Jalan Katamso hanya sedikit berkomentar. Orang nomor satu di Polrestabes Medan ini hanya menyatakan pihaknya sudah mendapat informasi tersebut dan akan melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembuat keributan di bulan suci Ramadan. “Pelakunya lagi kita Lidik,” jawabnya singkat.
 
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut KombesPol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan dan segera mengungkap pelaku pembuat onar di Jalan Katamso. KombesPol Tatan mengaku untuk patroli di malam hari dilakukan beragam oleh masing–masing Polsek dan Polres di wilkum Polda Sumut dan tetap dilakukan. “Sampai patroli personel yang tidak berseragam juga sudah kita ploting juga,” ujarnya, sembari menegaskan, dengan kejadian ini, pihaknya akan menggiatkan patroli malam hari untuk menjaga keamanan dan ketertiban. (BS09)
T#g:Geng MotorPelajarPolsek MedanKotaWarnet Merdeka
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Polrestabes Medan Amankan Puluhan Pelajar di Medan yang Konvoi Ugal-ugalan di Jalan

    Beritasumut.com-Petugas Satuan Sabhara Polrestabes Medan mengamankan sekitar 30 pelajar melakukan yang konvoi ugal-ugalan di jalan raya.Kasat Sabha

  • satu minggu lalu

    Kasus Pembunuhan Pelajar di Langkat, Motifnya Sakit Hati Hutang Tak Dibayar

    Beritasumut.com–Satuan Reserse Kriminal Polres Langkat berhasil mengungkap dan menangkap pelaku Tindak Pidana Pembunuhan atau Pencurian denga

  • 2 minggu lalu

    Lahirkan Atlet Handal, Kompetisi Olahraga Pelajar Tingkat Kota Medan Resmi Dibuka

    Beritasumut.com-Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Syahrul Effendi Rambe Sos MAP membuka komp

  • 4 minggu lalu

    Agar Bisa Berkembang, Seskab: Mata Pelajaran Untuk Anak Jangan Terlalu Banyak

    Beritasumut.com-Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengingatkan, bahwa anak adalah masa depan bangsa, dan pendidikan dan juga keluarga menja

  • satu bulan lalu

    Mahasiswa Penerima Beasiswa di Universitas Renmin China Terpilih sebagai Koordinator PPI Dunia

    Beritasumut.com-Fadlan Muzakki terpilih sebagai Koordinator Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia periode 2019-2020. Fadlan berhasil mengunggul

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.