Peristiwa

Polres Tobasa Damaikan Konflik Antara BPODT Dengan Masyarakat


Polres Tobasa Damaikan Konflik Antara BPODT Dengan Masyarakat
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com–Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo, menanggapi pemberitaan tentang adanya masyarakat yang mundur dari kesepakatan bersama BPODT. Kesepakatan tersebut telah dibuat pada Minggu (15/09/2019), namun pada keesokan harinya, Senin (16/09/2019) sebagian warga yang hadir dalam rapat mundur dari kesepakatan.
 
Kapolres Tobasa mengatakan, kehadiran BPODT banyak masyarakat juga yang mendukung. Dilansir dari Tribratanews.sumut.polri.go.id, Selasa (17/09/2019), desas desus yang tersebar adalah apabila ada yang menganggu dan berhenti, maka banyak masyarakat sekitar Sibisa, Sigapiton dan sekitarnya akan turun. "Di sini Polri hadir untuk menghindarkan konflik di tengah masyarakat," ujar AKBP Agus Waluyo.
 
AKBP Agus mengatakan, pihaknya akan tetap mengawal dan hadir untuk memberikan keamanan kepada masyarakat. "Kesepakatan pada Minggu (15/09/2019) tersebut berisi kelanjutan pembukaan jalan sepanjang 1,9 kilometer dengan mentaati poin-poin yang sudah disepakati. Poin tersebut diantaranya, menjaga situs dan sumber air di sana," sambungnya.
 
Diungkapkannya, pada Senin (17/09/2019) pagi saat pembukaan jalan dilanjutkan, nampak situs tidak diganggu dan masyarakat hadir mengawal poin kesepakatan. "Polres Tobasa akan tetap menempatkan personilnya untuk menghindari gesekan di masyarakat yang pro dan yang tidak pro dengan pembangunan BPODT," pungkasnya. (BS04)

Tag:BPODTdanau tobaPolres TobasaWisata Halal