Minggu, 23 Februari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Polisi Tetapkan Musisi Ahmad Dhani Sebagai Tersangka Ujaran Kebencian

Polisi Tetapkan Musisi Ahmad Dhani Sebagai Tersangka Ujaran Kebencian

Rabu, 29 November 2017 13:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan musisi senior Ahmad Dhani Prasetyo sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian melalui media sosial, Twitter.
 
“Ya betul, (Ahmad Dhani sudah ditetapkan sebagai tersangka),” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa (28/11/2017).
 
Namun Kombes Argo tak merinci sejak kapan pentolan band legendaris Dewa 19 itu berstatus tersangka. Peningkatan status hukum Ahmad Dhani terlihat melalui surat panggilan terhadap dirinya sebagai tersangka yang beredar di kalangan wartawan.
 
Dhani dijadwalkan diperiksa sebagai tersangka kasus ujaran kebencian di Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis 30 November 2017 pukul 13.00 WIB mendatang. Surat pemanggilan tersebut ditandatangani penyidik pada 23 November 2017.
 
Sementara itu, Jack Lapian selaku pihak pelapor mengatakan, Dhani telah ditetapkan sebagai tersangka sejak polisi melakukan gelar perkara pada Kamis 23 November 2017 lalu.
 
“Sudah tersangka sejak gelar perkara 23 November 2017. Kamis ini Ahmad Dhani dipanggil (pemeriksaan sebagai tersangka),” ucap Jack, seperti dilansir tribratanews.com.
 
Sementara itu, Ali Lubis, pengacara Ahmad Dhani membenarkan kliennya telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ujaran kebencian. “Iya, saya baru mendapatkan kabar melalui surat panggilan terhadap Mas Dhani sebagai tersangka,” kata Ali Lubis.
 
Ali mengatakan, Dhani menerima surat panggilan dari Polres Metro Jakarta Selatan untuk memberi keterangan pada Kamis (30/11/2017). Ali mengaku Dhani akan kooperatif mengikuti proses hukum yang berlaku.
 
“Kami akan ikuti proses hukum ini sebagaimana mestinya sambil menyiapkan serta melakukan pembelaan hukum lainnya terhadap Mas Dhani,” ujarnya.
 
Ahmad Dhani dilaporkan Jack Lapian terkait kicauannya di akun Twitter @AHMADDHANIPRAST yang diunggah pada 6 Maret 2017. Kicauan itu dianggap bernuansa hasutan dan penuh kebencian terhadap pendukung Ahok. Esoknya, Dhani meminta maaf melalui akun Twitter-nya.
 
Meski begitu, Jack Lapian selaku simpatisan Ahok sekaligus pendiri BTP Network tetap melaporkan kicauan itu ke polisi pada Kamis, 9 Maret 2017. Dalam laporannya, Dhani diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
 
Kasus ini sendiri telah ditingkatkan ke tahap penyidikan sejak 14 Juli 2017 dengan ditandai pengiriman Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke kejaksaan. Dengan begitu, polisi telah menemukan unsur pidana dalam perkara tersebut.(BS01)
T#g:Ahmad DhaniAhmad Dhani tersangkaUU ITEhate speechujaran kebencian
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Ketum Dharma Pertiwi: Istri Prajurit TNI Harus Bijak Menggunakan Media Sosial

    Beritasumut.com-Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi menginstruksi kepada seluruh istri prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), harus bijak dalam m

  • 4 bulan lalu

    Oknum PNS di RS Abdul Manan Kisaran Ditangkap Polisi, Sebut Rumah Bupati Tempat Nonton Orang...

    Beritasumut.com–Jejak digital itu kejam, sebab sekali postingan meluncur, rekam datanya akan terlacak selamanya. Hal ini barangkali yang diab

  • 5 bulan lalu

    Dinas Kominfo Kota Medan Gelar FGD Penanganan Ujaran Kebencian dan Informasi Hoax

    Beritasumut.com-Pemko Medan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Medan menggelar Koordinasi Patroli Siber Focus Group Discuss

  • 7 bulan lalu

    Diskusi UIN Sumut, Orang Miskin Sulit Mendapat Kepastian Hukum

    Beritasumut.com-Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sumut menggelar diskusi tentang demokrasi dan HAM, Kamis (11/07/2019).   

  • 8 bulan lalu

    PK Ditolak MA, Presiden Jokowi Pertimbangkan Beri Amnesti Untuk Baiq Nuril

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak ingin mengomentari keputusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak Peninjauan Kembali (PK) B

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.