Jumat, 13 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Poldasu Tetapkan Mantan Bupati Tapteng Tersangka Kasus Penggelapan Dana Proyek

Poldasu Tetapkan Mantan Bupati Tapteng Tersangka Kasus Penggelapan Dana Proyek

Jumat, 18 Mei 2018 18:55:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Syukran Jamilan Tanjung, kini berstatus sebagai tersangka Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara (Sumut), terhadap kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang proyek saat menjabat sebagai Bupati.
 
Hal ini diungkap Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan, Jumat (18/05/2018). "Dari hasil gelar perkara oleh penyidik, dalam hal ini Direktorat Reskrimum Polda Sumut, status yang bersangkutan sudah ditingkatkan menjadi tersangka," .
 
Lebih lanjut Tatan mengatakan, tersangka terlibat kasus menjanjikan proyek dan meminta dana administrasi. "Hingga akhirnya proyek itu tidak ada dan uang tidak dikembalikan," timpalnya.
 
Selain itu, Tatan juga membenarkan, kasus ini dilaporkan oleh Joshua Marudutua Habeahan pada 30 April 2018 dengan nomor LP 546/IV/2018/ SPKT III. Dalam laporan aduan itu, ada dua orang terlapor yaitu Amirsyah Tanjung dan Syukran Jamilan Tanjung. Kedua terlapor ini diketahui saudara Kandung.
 
Tatan menjelaskan, kasus penipuan dan penggelapan ini berawal saat Joshua Marudutua (pelapor) bertemu dengan Amirsyah Tanjung (terlapor satu). Keduanya membahas akan ada pengerjaan proyek kontruksi senilai Rp 5 Miliar. "Tersangka Amirsyah Tanjung menyampaikan pada pelapor Joshua Marudutua bahwa ada proyek dari Syukran Tanjung yang saat itu menjabat Bupati Tapteng. Pelapor pun setuju untuk mengerjakan proyek yang dijanjikan pelapor," urainya.
 
Kemudian, Syukran Tanjung memerintahkan Amirsyah untuk meminta sejumlah uang administrasi pada Joshua agar mendapat proyek yang dijanjikan. Uang yang diminta oleh Syukran Tanjung melalui Amirsyah Tanjung kepada Joshua sebesar Rp 450 juta. "Harapannya akan diberikan sejumlah proyek, salah satunya pembangunan kontruksi. Uang tersebut pun dikirim melalui bank," terang perwira melati dua ini.
 
Tatan memaparkan, meskipun sudah memberikan sejumlah uang, proyek yang dijanjikan tidak kunjung ada. Rencanaya, penyidik akan melakukan pemanggilan keduanya dengan status tersangka. Atas perbuatannya, keduanya dikenakan pasal 378, 372 KUHP. "Dari hasil gelar perkara, dan bukti yang mencukupi, keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Semuanya mencukupi, bukti, keterangan saksi, makanya status mereka naik jadi tersangka,” pungkasnya. (BS04)
T#g:Bupati TaptengDana ProyekKasus PenggelapanPolda SumutpungliSyukran Tanjung
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 13 jam lalu

    Plt Wali Kota Medan: Satgas Saber Pungli Jangan Berakhir Jadi Pelaku Pungli

    Beritasumut.com-Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi, mengharapkan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli)

  • 2 hari lalu

    Kasat Lantas Polresta Siantar Imbau Warga Laporkan Jika Ada Pungli untuk Pembuatan SIM

    Beritasumut.com–Kasat Lantas Polresta Siantar AKP Septian Dwi Rianto mengimbau kepada warga untuk melapor apabila ditemukan adanya praktek pu

  • 2 hari lalu

    Dulu Kerap Terjadi Pungli, Kini Kawasan Jalan Wiliem Iskandar Bebas Pungli

    Beritasumut.com-Dulu kawasan Jalan Wiliem Iskandar, Pasar V, Medan Estate kerap terjadi pungli dilakukan sejumlah preman. Kini kawasan perguruan ti

  • 6 hari lalu

    Sertijab Pejabat Utama Polda Sumut Dipimpin Kapoldasu

    Beritasumut.com–Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) bebera

  • 3 minggu lalu

    Wakapolda Sumut Pimpin Upacara Hari Guru ke-74 di Yaspendar Medan

    Beritasumut.com-Wakapolda Sumatera Utara (Sumut) Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menjadi Pembina Upacara Hari Guru Nasional Ke-74, di Lapangan

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.