Minggu, 18 Agustus 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Poldasu Tetapkan Mantan Bupati Tapteng Tersangka Kasus Penggelapan Dana Proyek

Poldasu Tetapkan Mantan Bupati Tapteng Tersangka Kasus Penggelapan Dana Proyek

Jumat, 18 Mei 2018 18:55:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Syukran Jamilan Tanjung, kini berstatus sebagai tersangka Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara (Sumut), terhadap kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang proyek saat menjabat sebagai Bupati.
 
Hal ini diungkap Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan, Jumat (18/05/2018). "Dari hasil gelar perkara oleh penyidik, dalam hal ini Direktorat Reskrimum Polda Sumut, status yang bersangkutan sudah ditingkatkan menjadi tersangka," .
 
Lebih lanjut Tatan mengatakan, tersangka terlibat kasus menjanjikan proyek dan meminta dana administrasi. "Hingga akhirnya proyek itu tidak ada dan uang tidak dikembalikan," timpalnya.
 
Selain itu, Tatan juga membenarkan, kasus ini dilaporkan oleh Joshua Marudutua Habeahan pada 30 April 2018 dengan nomor LP 546/IV/2018/ SPKT III. Dalam laporan aduan itu, ada dua orang terlapor yaitu Amirsyah Tanjung dan Syukran Jamilan Tanjung. Kedua terlapor ini diketahui saudara Kandung.
 
Tatan menjelaskan, kasus penipuan dan penggelapan ini berawal saat Joshua Marudutua (pelapor) bertemu dengan Amirsyah Tanjung (terlapor satu). Keduanya membahas akan ada pengerjaan proyek kontruksi senilai Rp 5 Miliar. "Tersangka Amirsyah Tanjung menyampaikan pada pelapor Joshua Marudutua bahwa ada proyek dari Syukran Tanjung yang saat itu menjabat Bupati Tapteng. Pelapor pun setuju untuk mengerjakan proyek yang dijanjikan pelapor," urainya.
 
Kemudian, Syukran Tanjung memerintahkan Amirsyah untuk meminta sejumlah uang administrasi pada Joshua agar mendapat proyek yang dijanjikan. Uang yang diminta oleh Syukran Tanjung melalui Amirsyah Tanjung kepada Joshua sebesar Rp 450 juta. "Harapannya akan diberikan sejumlah proyek, salah satunya pembangunan kontruksi. Uang tersebut pun dikirim melalui bank," terang perwira melati dua ini.
 
Tatan memaparkan, meskipun sudah memberikan sejumlah uang, proyek yang dijanjikan tidak kunjung ada. Rencanaya, penyidik akan melakukan pemanggilan keduanya dengan status tersangka. Atas perbuatannya, keduanya dikenakan pasal 378, 372 KUHP. "Dari hasil gelar perkara, dan bukti yang mencukupi, keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Semuanya mencukupi, bukti, keterangan saksi, makanya status mereka naik jadi tersangka,” pungkasnya. (BS04)
T#g:Bupati TaptengDana ProyekKasus PenggelapanPolda SumutpungliSyukran Tanjung
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Kapolda Sumut: Masyarakat Boleh Menolak Saat Ditilang Polisi, Asalkan...

    Beritasumut.com-Kapolda Sumut (Kapoldasu) Irjen Agus Andrianto mempunyai target 100 hari dan mengingatkan agar personel polisi tidak cari-cari masa

  • 4 hari lalu

    Ketua BIN Sumut: Oknum Kepsek Korupsi Dana Bos dan Lakukan Pungli Harus Dipecat

    Beritasumut.com-Realita yang dihadapi masyarakat sangat ironis terhadap hak anak dalam pendidikan. Negara sudah menyiapkan dana untuk pendidikan an

  • satu minggu lalu

    Ratusan Kilo Narkotika Dimusnahkan Polda Sumut

    Beritasumut.com-Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melakukan pemusnahan terhadap ratusan Kilogram narkotika hasil tangkapan mereka seja

  • 2 minggu lalu

    SPN Hinai Hari Ini Terima Kedatangan 272 Casis Polri Sumut

    Beritasumut.com-Sebanyak 272 orang calon siswa (casis) Polri Panitia Daerah (Panda) Sumatera Utara (Sumut) dipastikan akan mengikuti Pendidikan Pem

  • 4 minggu lalu

    Wakapolda Sumut Sosialisasi Program Perumahan Bersubsidi Untuk Personil Polri & PNS Polda Sumut

    Beritasumut.com-Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum menggelar sosialisasi progam perumahan bersubsidi yang diperuntukkan

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.