Peristiwa

Polda Sumut Secepatnya Akan Lakukan Gelar Perkara Dugaan Korupsi di Labura dan Labusel


Polda Sumut Secepatnya Akan Lakukan Gelar Perkara Dugaan Korupsi di Labura dan Labusel
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kasus dugaan korupsi Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi Bangunan (PBB) di Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel) dan Labuhan Batu Utara (Labura) secepatnya akan dilakuan gelar perkara untuk menentukan tersangka oleh Penyidik Subdit III/Tipidkor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sumut.
 
Ini setelah Polda Sumut menerima hasil audit kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut."Ya benar, hasilnya sudah kita terima dari BPKP. Kita akan melakukan gelar perkara," ungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumut Kombes Pol Rony Santama kepada wartawan, Jumat (04/10/2019).
 
Usai melakukan gelar perkara di Polda Sumut, kata Rony, pihaknya kemudian akan kembali menggelar kasus ini ke Mabes Polri. "Secepatnya. Kalau bisa minggu depan kita gelar di Mabes, mengingat ada dugaan keterlibatan Bupati," ujar Rony.
 
Rony menjelaskan, jika gelar perkara selesai,penyidik sudah dapat menentukan tersangka dalam kasus ini."Habis gelar, mudah-mudah bisa kita tentukan tersangkanya, agar kasus ini cepat selesai," terangnya.
 
Sebelumnya, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut telah mengirimkan hasil audit kasus dugaan korupsi DBH PBB Kabupaten Labusel dan Labura ke Ditreskrimsus Polda Sumut."Kalau tidak salah, kerugian negara DBH Labura lebih kurang Rp2 milyar sedangkan Labusel lebih kurang Rp1 milyar," sebut Ronny, Kamis (03/10/2019) kemarin.
 
Rony menambahkan, jika kedua bupati ini statusnya sudah menjadi tersangka, prosedur pemanggilan dilakukan melalui Mendagri. Rony mengaku optimis kasus dugaan korupsi DBH PBB Kabupaten Labusel dan Labura ini dapat diselesaikan sampai tuntas ke persidangan. "Kita optimis, tidak perlu tergesa-gesa. Yang pasti kasusnya terus jalan," pungkasnya.(BS04)

Tag:KorupsiLaburaLabuselPolda Sumut