Peristiwa

Pokja Humas Sumut Apresiasi Polisi Kawal Tertib Deklarasi 2019 Ganti Presiden di Medan


Pokja Humas Sumut Apresiasi Polisi Kawal Tertib Deklarasi 2019 Ganti Presiden di Medan
BERITASUMUT.COM/BS03
Idrus Djunaidi, Pokja Humas-Sumut
Beritasumut.com-Koordinator Kelompok Kerja Kehumasan Sumatera Utara (Pokja Humas-Sumut), H Idrus Djunaidi SH menyampaikan apresiasinya kepada Pihak Kepolisian Sumatera Utara, khususnya Polrestabes Medan yang telah berhasil mengamankan pelaksanaan acara yang bersifat pro dan kontra yakni deklarasi 2019 Ganti Presiden dan 2019 Presiden tetap Jokowi di Medan pada Minggu (22/07/2018) kemarin.
 
Menurut Idrus, gelaran dua acara yang dilaksanakan sangat berdekatan lokasinya dengan hanya berjarak puluhan meter, dimana masa yang menghadiri 2019 Ganti Presiden berada di lingkungan Mesjid Al Maksum dan Jalan SM Raja. Sedangkan massa yang mengikuti acara 2019 Presiden Tetap Jokowi berada di halaman Istana Maimun. Kedua posisi ini adalah kondisi yang rawan konflik. “Kepiawaian aparat kepolisian dalam mengantisipasi terjadinya konflik dengan sistem pengamanan yang maksimal telah berhasil menjadikan ke dua acara yang saling bertolak belakang tersebut berjalan aman,“ ucap Idrus.
 
Meskipun pada dasarnya semula Idrus berharap pihak Kepolisian semestinya tidak memberikan izin kepada salah satu pihak untuk melaksanakan kegiatan di waktu yang bersamaan dan di lokasi yang berdekatan. “Kita bersyukur tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh masyrakat. Ternyata pihak Kepolisian mampu memberikan rasa aman kepada ke dua kelompok massa yang hadir,“ papar Idrus.
 
Menurutnya, upaya untuk membenturkan kedua kelompok massa sebenarnya bisa dilihat dengan terpasangnya beberapa spanduk yang mencatut foto Gubsu dan Wagubsu terpilih 2018, H Edi Rahmayadi dan H Musa Rajekshah di seputaran Jalan Brigjend Katamso dan Jalan Pemuda yang berdekatan dengan lokasi kedua acara. Spanduk tersebut bertuliskan 'Eramas Terdepan Bela Jokowi' dan 'Yang Mendukung Ganti Presiden Bukan Warga Sumut' dengan tulisan pada bagian bawah spanduk #2019TetapJokowi. “Spanduk provokatip tersebut sengaja dipasang untuk memancing kemarahan warga Sumut, khususnya yang medeklarasikan 2019 Ganti Presiden. Beruntungnya massa 2019 Ganti Presiden tidak terpancing dengan spanduk yang bernuansa provokatif tersebut,“ jelas Idrus.
 
Mengakhiri pembicaraannya Idrus berharap pihak Kepolisian segera menyelidiki dan menangkap para pelaku penyebar spanduk fitnah yang telah merusak nama baik Gubsu dan Wagubsu terpilih, H Edi Rahmayadi dan H Musa Rajekshah sehingga bisa diketahui oleh masyarakat siapa sebenarnya pihak pihak yang ingin menghancurkan Sumatera Utara. “Saya berani pastikan bahwa Gubsu dan Wagubsu terpilih, Pak H Edi Rahmayadi dan Bang H Musa Rajekshah tidak tahu menahu soal sepanduk yang menyesatkan masyarakat tersebut. Hanya orang orang yang berwatak komunis lah yang tega menyebar fitnah dan kebencian di tengah masyarakat,“ keluhnya. (BS03)

Tag:2019GantiPresiden2019TetapJokowiIdrus DjunaidiMedanPemprovsuPokja HumasPresiden Jokowi