Peristiwa

Plt Walikota Medan Sambut Baik Pelatihan Kerajinan Yang Digelar BNN RI

Plt Walikota Medan Sambut Baik Pelatihan Kerajinan Yang Digelar BNN RI
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Guna mencegah semakin maraknya peredaran narkoba, BNN RI berencana menggelar pelatihan kerajinan kepada masyarakat Kota Medan. Program nasional dari BNN RI ini pun disambut baik oleh Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi.
 
"Program ini sangat baik karena masyarakat memiliki kegiatan positif yang dapat meningkatkan taraf hidupnya dengan begitu mereka pun akan terhindar dari pengaruh buruk narkoba," kata Plt Wali Kota Medan ketika menerima audiensi dari BNN RI di Kantor Wali Kota Medan, Selasa (04/02/2020).
 
Dalam audiensi tersebut hadir Direktur Pemberdayaan Alternatif BNN RI, Brigjen Pol Andjar Dewanto SH MBA beserta jajaran dari BNN Provinsi Sumut. Didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Drs Musaddad M Si dan Kepala Dinas Kesehatan dr Edwin Effendi MSc, Plt Wali Kota Medan menilai peredaran narkoba tumbuh pesat di kawasan kumuh, karena itu Pemko Medan terus berupaya membenahi setiap kawasan untuk menjadikannya lebih cantik. 
 
Seperti halnya yang sudah dilakukan di Kampung Angrung, Kecamatan Medan Polonia yang dahulunya terkenal dengan kawasan rawan narkoba kini berubah menjadi kampung selfie.
"Alhamdulillah semenjak dijadikan kampung selfie, tidak ada lagi peredaran narkoba di kawasan tersebut," kata Plt Wali Kota Medan.
 
Sebelumnya, Direktur Pemberdayaan Alternatif BNN RI, Brigjen Pol Andjar Dewanto SH MBA menjelaskan bahwa BNN RI memiliki program nasional berupa pemberdayaan masyarakat dengan tujuan agar masyarakat memiliki kegiatan yang dapat meningkatkan life skill sehingga dapat mencegah pengaruh buruk narkoba.
 
"Tugas BNN selain memberantas dan mencegah peredaran narkoba juga memberikan pembinaan terhadap masyarakat berupa pelatihan kerajinan, jadi nanti kita akan sesuaikan pelatihan apa yang cocok untuk mereka sehingga mereka memiliki kegiatan positif yang dapat mencegah mereka dari pengaruh buruk narkoba dan juga dapat meningkat kesejahteraannya," jelas Andjar Dewanto.
 
Pelatihan ini rencananya akan dilakukan di Kecamatan Medan Sunggal dengan melibatkan lebih kurang 50 peserta.(BS07)