Minggu, 22 September 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Plt Kabid Pelayanan Dinas Perijinan Padang Sidempuan Terjaring OTT

Plt Kabid Pelayanan Dinas Perijinan Padang Sidempuan Terjaring OTT

Rabu, 11 April 2018 17:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Plt Kabid Pelayanan Dinas Perijinan Pemko Padang Sidimpuan, Armen Parlindungan Harahap (36), terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (10/04/2018). Polda Sumatera Utara (Poldasu) menduga, Armen telah melakukan pemerasan atas pengurusan ijin pendirian usaha CV Tapian Nauli.
 
"Tersangka ditangkap dengan barang bukti uang tunai Rp15 juta, dokumen berkaitan dengan perijinan, 2 unit HP dan satu lembar kwintasi penyerahan uang," ungkap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting kepada wartawan, Rabu (11/04/2018).
 
Rina menyebutkan, OTT itu dilakukan pada Selasa (10/04/2018) kemarin, sekitar pukul 14.04 WIB. Awalnya polisi menangkap saksi pemberi atas nama Berlian Lubis selaku Direktris CV Tapian Nauli. Lalu, setelah dilakukan pengembangan, polisi pun menangkap Armen, yang diduga selaku penerima uang. "Di laci Armen ditemukan uang tunai sebesar Rp15 juta. Uang itu diduga hasil pemerasan yang di lakukannya kepada saksi dalam hal pengurusan ijin pendirian usaha CV Tapian Nauli itu," jelasnya.
 
Sedangkan dokumen perijinan, kata Rina, sudah diserahkan namun pelaku meminta awalnya sejumlah uang Rp 53 juta. Penyerahan uangnya dicicil Rp 15 juta diserahkan pada Selasa (10/04/2018). Kemudian sisanya Rp 38 juta akan diserahkan minggu depan, apabila proses perijinannya sudah selesai. "Dari OTT tersebut, tim memboyong yang diduga tersangka dan saksi untuk ditindaklanjuti penanganan perkara di Polda," katanya.
 
Saat ini, sambung Rina, Kasus tersebut, masih dalam pengembangan. Polisi juga tengah melakukan pemeriksaan saksi saksi di antaranya Pegawai Dinas Perijinan masing-masing atas nama Suhemi Rangkuti  (37), M Zaini Lubis (46) dan Johanes Gultom (43). "Selanjutnya telah dilakukan pemasangan police line di ruang kerja ruang Kepala Dinas Perijinan dan dilakukan gelar perkara untuk penentuan status perkara apakah layak naik ke sidik apa tidak," bebernya.
 
Sementara itu, Kasubbid Penmas Poldasu, AKBP MP Nainggolan mengatakan, jika kepolisian akan menggelar perkara untuk menetapkan tersangka kasus OTT Plt Kabid Pelayanan Dinas Perijinan Pemko Padang Sidimpuan, Armen Parlindungan Harahap. Saat ini, sebut MP Nainggolan, penyidik juga masih mendalami dugaan keterlibatan Armen melakukan pemerasan dalam proses pengurusan ijin pendirian usaha CV Tapian Nauli itu. "Penyidik masih melakukan gelar perkara kasus OTT di Padang Sidempuan untuk menetapkan tersangka," tandasnya. (BS04)
T#g:Armen Parlindungan HarahapDinas PerijinanKorupsiOTT PungliPadang SidempuanPlt Kabid PelayananPolda Sumut
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 10 jam lalu

    Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Jaga Kawasan Hutan dan Bibir Pantai di Sergai

    Beritasumut.com–Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengajak masyarakat untuk menjaga kawasan hutan dan bibir pantai dengan menan

  • 3 hari lalu

    Lima Polres di Jajaran Polda Sumut Resmi Miliki Kapolres Baru

    Beritasumut.com-Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Agus Andrianto memimpin pelaksanaan serah terima jabatan terhadap 5  pejabat Kapolres

  • 4 hari lalu

    IPAK Naik, BPS: Masyarakat Berperilaku Semakin Anti Korupsi

    Beritasumut.com-Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) terhadap 9.952 rumah tangga di 33 provinsi di tanah air diperoleh angka Indeks

  • 5 hari lalu

    Diduga Korupsi Dana Desa, Kades dan Kadis PMD Didatangi Ratusan Massa

    Beritasumut.com-Ratusan Massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Labuhanbatu mendatangi Kantor Kepala Desa Sei Penggantungan, Ke

  • 5 hari lalu

    Kapolda Sumut Rencanakan Pembangunan Pos Polisi di Pulau Asu Kabupaten Nias Barat

    Beritasumut.com–Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto berencana membangun pos polisi perairan dan udara di pulau terluar Nias, sebagai salah

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.