Peristiwa

Peserta Ujian CPNS Geruduk Kantor Gubernur Sumut


Peserta Ujian CPNS Geruduk Kantor Gubernur Sumut
Google

Medan, (beritasumut.com) Penolakan sejumlah pemerintah daerah mengumumkan kelulusan seleksi CPNS 2013, membuat peserta ujian bingung. Mereka lantas mendatangi Kantor Gubernur Sumut di Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (27/12/2013).

Ratusan peserta ujian atau kerabatnya datang ke kantor Badan Kepegawaian Daerah Sumut sejak pagi hingga sore. Mereka silih berganti datang untuk mempertanyakan hasil perankingan atau pengumuman kelulusan CPNS.

"Kami bingung, kenapa mereka (pemda) tidak mau umumkan. Di website Menpan dan lain-lain, saya sudah dinyatakan memenuhi passing grade, berarti tinggal menunggu hasil perankingan," kata seorang peserta ujian yang tidak mau menyebutkan namanya.

Di Sumut, baru Kabupaten Deli Serdang yang mengumumkan kelulusan CPNS. Di daerah ini, hanya 30 dari 35 formasi yang terisi. Lima posisi lainnya dikosongkan karena tidak ada peserta yang memenuhi passing grade.

Penolakan pemerintah daerah lain, termasuk Pemprov Sumut, mengumumkan kelulusan, justru memunculkan pertanyaan.  

"Kami bukan khawatir, tapi butuh kejelasan, transparansi, karena orang tidak bodoh sekarang. Kalau masalahnya lulus tidak lulus itu gak masalah, yang penting itu diumumkan atau diberi tahu kapan pengumumannya," ujar Gong Martua Nasution, peserta ujian CPNS Pemprov Sumut yang juga mengaku lolos passing grade.

Peserta ujian sempat ditemui Kabid Pembinaan dan Pengadaan BKD Sumut Kaiman Turnip. Dia menjelaskan, mereka belum bisa mengumumkan kepastian kelulusan CPNS. Warga yang datang pun diminta membubarkan diri dan menunggu pengumuman di  situs Pemprov Sumut. 

"Akan diumumkan di internet," ujar Kaiman.

Sementara itu, Kepala BKD Sumut Pandapotan Siregar yang ditemui wartawan mengakui pihaknya sudah menerima hardcopy data-data peserta yang memenuhi passing grade berikut perankingannya  dari pemerintah pusat. 

Namun, dia mengaku tidak bisa membuka data-data itu dengan alasan belum ada persetujuan dari Gubernur maupun Sekda Sumut.

Pandapotan juga menuding pemerintah pusat tidak konsisten dalam melaksanakan penerimaan CPNS. Alasannya, pemerintah pusat semula  mengambil alih seluruh pelaksanaan seleksi, termasuk penilaian dan pengumuman. 

"Tiba-tiba tanggal 19 Desember mereka (pusat) mengalihkan daerah yang mengumumkan. Kenapa berubah," ujarnya.

Dia menyatakan masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Sekda Sumut. Harapannya,  agar pemerintah pusat tetap mengumumkan perankingan CPNS. (BS-001)

Tag: