Sabtu, 20 Juli 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Pesan Waisak, Umat Buddha Agar Tingkatkan Tri Kerukunan Beragama

Pesan Waisak, Umat Buddha Agar Tingkatkan Tri Kerukunan Beragama

Kamis, 11 Mei 2017 13:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Umat Buddha diajak untuk terus meningkatkan tri kerukunan beragama. Maksudnya, kerukunan intern umat Buddha, antar umat Buddha dengan umat beragama lainnya, serta kerukunan umat Buddha dengan pemerintah.
 
"Dalam menyambut detik-detik Waisak, mari menjaga kebhinekaan yang merupakan realitas bangsa yang tidak dapat dipungkiri," ujar Ketua Umum Sangha Agung Indonesia YM. Khemacaro Mahathera pada perayaan Waisak di Candi Sewu, Klaten, Kamis (11/05/2017). 
 
Menurutnya, kebhinekaan suku, ras, budaya, bahasa, dan agama adalah bukti nyata kekayaan bangsa Indonesia yang dipersatukan oleh ideologi bangsa, yaitu Pancasila. Meskipun berbeda-beda suku, ras, budaya, bahasa, dan agama, tetapi kita tetap satu, yaitu bangsa Indonesia yang mengharapkan kemerdekaan, kesejahteraan, kedamaian, dan keadilan.
 
Pemahaman ini, kata YM Khemacaro Mahathera, merupakan cerminan transformasi diri karena pengetahuan Dharma yang hanya memiliki saturasa, yaitu kebebasan Maka. Hal itu akan mendorong terciptanya kehidupan yang merdeka, sejahtera, damai, dan adil.
 
"Kebhinekaan harus dimaknai melalui pemahaman multikulturalisme dengan berlandaskan pada kekuatan spiritualitas.Memahami kebhinekaan dalam kebersamaan adalah sikap awal menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Gagal dalam memahami kebhinekaan akan melahirkan diskriminasi, sektearianisme, radikalisme, terorisme, dan perpecahan di dalam NKRI," jelas Khemacaro dilansir dari laman resmi kemenag.go.id.
 
YM Khemacaro Mahathera mengajak umat Buddha untuk mulai kembali menciptakan kerukunan dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan beragama. Carannya, senantiasa memiliki perbuatan, ucapan, pikiran yang didasari cinta kasih, saling berbagi, tidak saling menyakiti, dan menghargai segala bentuk perbedaan.
 
Rangkaian Waisak di Candi Sewu diawali prosesi persembahan Amisapuja dan pentahbisan 8 orang menjadi bhikkhu. Selain itu, ada juga persembahan jubah oleh Sesditjen Caliadi dan DPP MBI kepada 8 orang yang akan ditahbis menjadi Bhikkhu di pelataran Candi Sewu.
 
Perayaan Waisak juga dikemas dengan Dharmasanti, Dhammatalk oleh YM. Sasana Bodhi, pementasan teater Roro Jonggrang oleh mahasiswa STIAB Smaratungga. Umat Buddha juga melaksanakan penghormatan tertinggi mengelilingi candi (pradhaksina). Sebagai puncak acara, umat Buddah melaksanakan meditasi detik-detik Waisak tepat pukul 04.42.29. (BS02)
T#g:AgamaBuddhaHari Raya WaisakWaisak
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    UGM Selenggarakan Seleksi Mahasiswa Baru di Medan

    Beritasumut.com-Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Jalur Seleksi Masuk, dengan pola ujian tertulis yang biasa disebut Ujian Tulis (UTUL

  • 4 minggu lalu

    Peresmian Patung Hanoman, Bermacam Suku dan Agama Harus Terawat dengan Baik

    Beritasumut.com-Kota Medan salah satu miniatur bermacam suka dan agama harus terawat dengan baik. Sehingga, perbedaan agama dan suku salah satu pen

  • 4 minggu lalu

    Resmikan Vihara Vajra Bumi Simalungun, Wakil Walikota: Bukti Ketoleransian Kota Pematangsiantar

    Beritasumut.com-Wakil Walikota Pematangsiantar Toga Sitorus meresmikan rumah ibadah umat Buddha di Kota Pematangsiantar, Vihara Vajra Bumi Simalung

  • 4 minggu lalu

    Hari Dharmasanti Waisak, Walikota Medan Ajak Umat Beragama Menjaga Kerukunan Hidup di Kota Medan

    Beritasumut.com-Dalam peringatan Hari Dharmasanti Waisak 2563BE/2019, Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH, mengajak seluruh umat beragama u

  • 4 minggu lalu

    Walikota Medan Ajak Seluruh Umat Beragama Menjaga Kerukunan Hidup dan Hubungan Kekeluargaan

    Beritasumut.com-Dalam peringatan hari Dharmasanti Waisak 2563BE/2019, Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin SMSi MH mengajak seluruh umat beragama u

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.