Kamis, 24 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Pesan Waisak, Umat Buddha Agar Tingkatkan Tri Kerukunan Beragama

Pesan Waisak, Umat Buddha Agar Tingkatkan Tri Kerukunan Beragama

Kamis, 11 Mei 2017 13:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Umat Buddha diajak untuk terus meningkatkan tri kerukunan beragama. Maksudnya, kerukunan intern umat Buddha, antar umat Buddha dengan umat beragama lainnya, serta kerukunan umat Buddha dengan pemerintah.
 
"Dalam menyambut detik-detik Waisak, mari menjaga kebhinekaan yang merupakan realitas bangsa yang tidak dapat dipungkiri," ujar Ketua Umum Sangha Agung Indonesia YM. Khemacaro Mahathera pada perayaan Waisak di Candi Sewu, Klaten, Kamis (11/05/2017). 
 
Menurutnya, kebhinekaan suku, ras, budaya, bahasa, dan agama adalah bukti nyata kekayaan bangsa Indonesia yang dipersatukan oleh ideologi bangsa, yaitu Pancasila. Meskipun berbeda-beda suku, ras, budaya, bahasa, dan agama, tetapi kita tetap satu, yaitu bangsa Indonesia yang mengharapkan kemerdekaan, kesejahteraan, kedamaian, dan keadilan.
 
Pemahaman ini, kata YM Khemacaro Mahathera, merupakan cerminan transformasi diri karena pengetahuan Dharma yang hanya memiliki saturasa, yaitu kebebasan Maka. Hal itu akan mendorong terciptanya kehidupan yang merdeka, sejahtera, damai, dan adil.
 
"Kebhinekaan harus dimaknai melalui pemahaman multikulturalisme dengan berlandaskan pada kekuatan spiritualitas.Memahami kebhinekaan dalam kebersamaan adalah sikap awal menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Gagal dalam memahami kebhinekaan akan melahirkan diskriminasi, sektearianisme, radikalisme, terorisme, dan perpecahan di dalam NKRI," jelas Khemacaro dilansir dari laman resmi kemenag.go.id.
 
YM Khemacaro Mahathera mengajak umat Buddha untuk mulai kembali menciptakan kerukunan dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan beragama. Carannya, senantiasa memiliki perbuatan, ucapan, pikiran yang didasari cinta kasih, saling berbagi, tidak saling menyakiti, dan menghargai segala bentuk perbedaan.
 
Rangkaian Waisak di Candi Sewu diawali prosesi persembahan Amisapuja dan pentahbisan 8 orang menjadi bhikkhu. Selain itu, ada juga persembahan jubah oleh Sesditjen Caliadi dan DPP MBI kepada 8 orang yang akan ditahbis menjadi Bhikkhu di pelataran Candi Sewu.
 
Perayaan Waisak juga dikemas dengan Dharmasanti, Dhammatalk oleh YM. Sasana Bodhi, pementasan teater Roro Jonggrang oleh mahasiswa STIAB Smaratungga. Umat Buddha juga melaksanakan penghormatan tertinggi mengelilingi candi (pradhaksina). Sebagai puncak acara, umat Buddah melaksanakan meditasi detik-detik Waisak tepat pukul 04.42.29. (BS02)
T#g:AgamaBuddhaHari Raya WaisakWaisak
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Jumat Mendatang, Kemenag Ajak Umat Doa Serentak untuk Bangsa

    Beritasumut.com-Kementerian Agama (Kemenag) mengajak segenap umat beragama melakukan doa serentak pada Jumat, 18 Oktober lusa. “Ini untuk men

  • 4 minggu lalu

    Dinas P2KB dan P3A Deli Serdang Pengda KAGAMA Sumut Sosialisasi Penyuluhan Napza dan HIV-AIDS

    Beritasumut.com-Dinas P2KB dan P3A Deli Serdang bekerja sama dengan Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Pengda KAGAMA) Cabang D

  • 4 minggu lalu

    Wujudkan Visi Religius 5 Tahun Kedepan, Pemkab Langkat Gelar FGD denan Ormas Keagamaan

    Beritasumut.com-Bupati Langkat Terbit Rencana PA melalui Wabup Langkat H Syah Afandin membuka Focus Group Discussion (FGD), dengan tema membangun k

  • satu bulan lalu

    PKUB Kemenag RI Gelar Dialog Lintas Agama di Papua

    Beritasumut.com-Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama menggelar Dialog Lintas Agama dengan tema Pemeliharaan dan Penguatan Kerukun

  • satu bulan lalu

    Wakil Walikota Berharap Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Jadi Agen Perubahan

    Beritasumut.com-Ratusan tokoh agama dan masyarakat perwakilan dari seluruh kecamatan di Kota Medan mengikuti Workshop Gerakan Nasional Revolusi Men

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.