Senin, 17 Juni 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Personel Bakamla RI Ikuti Pembekalan Efek Biologis Akibat Radiasi Pengion

Personel Bakamla RI Ikuti Pembekalan Efek Biologis Akibat Radiasi Pengion

Kamis, 26 April 2018 00:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Personel Bakamla RI mengikuti Latihan dan Bimbingan Teknis Penanganan Zat Radioaktif Tahun 2018, tentang pembekalan materi Efek Biologis Akibat Radiasi Pengion, yang dipaparkan oleh I Putu Elba Duta Nugraha dari Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten RI), di Ballroom I Hotel Baloi, Komplek Baloi Kusuma Indah No 7 Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, pertengahan pekan ini.
 
Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono, melalui siaran persnya, Rabu (25/04/2018) menuturkan, efek biologis akibat radiasi pengion menurut narasumber dari Bapeten tersebut antara lain Deterministik (efek ambang atau non-stokastik. "Misalnya pengeruhan lensa mata, kerusakan kulit, kemandulan, kerontokan rambut dan lain lain. Efek Deterministik terdapat nilai ambang dosis. Di bawah dosis ini, efek tidak dapat diamati, tingkat keparahan meningkat seiring dosis, mengenai sel dalam jumlah besar," katanya.
 
Hal tersebut, sambungnya, hanya dapat terjadi jika dosis di atas ambang ~1 Sv. "Efek terlihat segera setelah paparan antara lain Luka bakar pada kulit, seperti terbakar sinar matahari, kesakitan, kerusakan pada darah, radikal bebas menyerang sel-sel tubuh dan menghancurkannya. Semakin tinggi dosis semakin kuat efeknya, dan jika terlalu banyak sel yang mati, maka organ tubuh akan mati," tegas Mardiono.
 
Karenanya, dampak dari Efek biologis akibat radiasi pengion lainnya adalah Efek Stokastik yaitu tidak ada nilai ambang, probabilitas dari efek ini meningkat seiring dosis, umumnya mengenai hanya satu sel. Misalnya, kanker, efek genetik. "Materi tersebut merupakan salah satu pelajaran teori yang disampaikan oleh narasumber dari Bapeten I Putu Elba Duta Nugraha," imbuhnya.
 
Ditambahkannya, pelajaran kelas dilanjutkan dengan materi lain. "Diantaranya, Implementasi Keamanan Nuklir di Indonesia disampaikan oleh Alfa Gunawan Zulqarnain dari Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir Bapeten RI kemudian pelajaran teori Pengenalan Alat Ukur Radiasi (AUR) oleh Nurman Rahmadi ST, dari Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir Bapeten RI," pungkasnya. (Rel)
T#g:Bakamla RIEfek BiologisLaut IndonesiaPersonel BakamlaRadiasi Pengion
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Personel Indonesian Coast Guard Berlatih Bongkar Pasang Senjata

    Beritasumut.com-Guna meningkatkan profesionalitas personel Indonesia Coast Guard, jajaran Bakamla dari Direktorat Operasi Laut (Ditopsla) menggelar

  • 2 minggu lalu

    Bakamla RI dan Basarnas Evakuasi ABK Kapal yang Sakit

    Beritasumut.com-Satu ABK kapal MV HL Saldanha Bay dilaporkan mengalami sakit nyeri pada dada kiri di perairan Kupang. Bakamla bersama Basarnas lang

  • 2 minggu lalu

    Bakamla RI Peringati Hari Lahir Pancasila

    Beritasumut.com-Kendati hari Sabtu ini adalah hari libur nasional, terlebih masyarakat sudah melakukan libur persiapan lebaran, namun ratusan perso

  • 2 minggu lalu

    Bakamla-ABF Sharing Data Informasi Hasil Pantauan Operasi Ganet 19-1

    Beritasumut.com-Bakamla-ABF menunjukkan hasil pemantauan operasi Ganet 19-1 Melalui sistem dasboard masing-masing di ruang KPIML, Mabes Bakamla, Ja

  • 3 minggu lalu

    Komando Kendali Bakamla RI Diformulasikan Capai Nilai Ideal

    Beritasumut.com-"Bakamla adalah instansi operasi, salah satu persyaratannya harus memiliki Komando Kendali (Kodal)" ungkap Kepala Bakamla

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.