Minggu, 18 Februari 2018
  • Home
  • Peristiwa
  • Penolong Anak SMP yang Ditabrak Kabag Sumda Polres Deli Serdang Disuruh Oknum Personil TNI dan Kades Lari
pilkada beritasumut.com

Penolong Anak SMP yang Ditabrak Kabag Sumda Polres Deli Serdang Disuruh Oknum Personil TNI dan Kades Lari

Kamis, 07 Desember 2017 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Muhammad Afandi
Beritasumut.com-Semangat Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian yang ingin membuat institusi Polri menjadi Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter), sepertinya masih jauh dari harapan. Masih banyak oknum-oknum polisi yang bersikap arogan dan menakut-nakuti masyarakat dengan pangkat dan jabatan yang disandangnya.
 
Seperti pada kasus yang dialami Muhammad Afandi (36), warga Jalan Batangkuis-Lubukpakam, No.1, Desa Baru, Kecamatan Batangkuis, Deli Serdang ini. Niatnya menolong korban kecelakaan lalulintas (lakalantas) yang melibatkan Kepala Bagian (Kabag) Sumda Polres Deli Serdang, Kompol Delami Saleh, malah berakhir penjara bagi Afandi.
 
Kepada wartawan, Reni (34), Kamis (7/12/2017) menuturkan derita yang dialami suaminya tercinta itu terjadi pada Sabtu (25/11/2017) lalu, bertepatan dengan Hari Guru dan Prosesi Jokowi Mantu.
 
Reni menjelaskan, usai kejadian, ada seorang personil TNI yang bertugas di Koramil Batangkuis, bernama Muslim yang berinisiatif membawa Kompol Delami ke Polsek Batangkuis. "Orang Koramil Batangkuis, namanya Muslim bilang sama suamiku, bawa kereta sama helmku ke rumahmu. Biar aku yang bawa bapak ini ke Polsek Batangkuis. Saat itu kan banyak orang, orang-orang nengok ada pakaian polisi di bangku mobilnya, dia pakai baju biasa. Habis dibawa ke Polsek, orang-orang bilang, udah sporing (lari) aja kau, dia itu polisi, nanti malah kau yang disalahkan, bukan dia (Kompol Delami). Itu kata orang-orang di situ," ujar Reni.
 
Saat Kompol Delami dibawa ke Polsek Batangkuis oleh Muslim, personil Koramil Batangkuis, Afandi pun pulang. Dia bercerita ke istrinya, Reni soal kejadian itu. Berselang beberapa saat, Muslim, personil Koramil Batangkuis datang ke rumahnya. Anehnya, Muslim merasa takut menjadi saksi dan menyarankan agar Afandi sporing alias lari, karena pelaku lakalantas tersebut adalah pejabat di Polres Deli Serdang. 
 
"Sekitar 45 menit, datanglah orang Koramil itu. Dia bilang supaya suamiku lari. Jadi kubilang, bapak (Muslim) kan bisa jadi saksi. Eh, dia bilang katanya takut. Nggak lama, datanglah beberapa polisi Polsek Batangkuis ke rumah, mau nangkap suamiku. Terus Koramil itu salam-salaman sama polisi langsung pulang. Ya kuhadapi aja polisi-polisi itu, marah-marah, mau nangkap suamiku, kulawani jugalah".
 
"Kubilang suamiku udah pergi. Waktu suamiku masih di rumah, kuminta dia nelpon Kepala Desa Baru, Udin panggilannya. Dispeakerkan suamiku hapenya, Udin itu bilang, nggak apa-apa, kau (Afandi) sudah benar, kan lari polisi (Kompol Delami) itu habis nyenggol anak SMP itu. Nanti aku tanggungjawab, gitu kata kades itu," bebernya.
 
Singkat cerita, atas saran warga dan Muslim, personil Koramil Batangkuis itu, larilah Afandi ke Kutacane di rumah bibi mereka bernama As. Namun, Rabu (6/12/2017) kemarin, Afandi akhirnya ditangkap. "Ditangkap di rumah bibi kami, macam nangkap bandar sabu, macam teroris gitu, sampai-sampai naik di atas seng polisi itu. Suamiku kena pasal berlapis, ini nggak adil. Dia niatnya baik, malah diapun ditabrak polisi itu, kok jadi suami yang bersalah. Ini nggak adil, nggak percaya aku sama polisi. Yang betul bisa jadi salah, apalagi yang salah. Kalau suamiku dikenakan kasus pemukulan itu, oke aku terima. Tapi polisi itu juga harus diproseslah," sebutnya.
 
Karena merasa penanganan kasus yang dialami suaminya tidak adil, Reni didampingi Samsini (45), orangtua Inka, korban lakalantas Kompol Delami, mengadukan kasus itu ke Propam Polda Sumut, Rabu (6/12/2017). "Keterangan ibu polisi yang di Propam itu, katanya nanti seminggu ada hasilnya, ada keterangannya. Katanya kasusnya akan diproses. Jadinya bukan laporan, tapi surat permohonan perlindungan kepada Kapolda Sumut. Itu atas saran ibu polisi di Propam," kata Reni sambil menunjukkan surat tersebut.
 
Sementara Inka Kristanti, siswi Kelas III SMP Negeri 1 Batangkuis didampingi ibunya, Samsini yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan jika dirinya menjadi korban lakalantas. "Iya, mobil polisi. Saya nggak pingsan waktu itu, tapi saya nggak bisa apa-apa," jawabnya sembari menunjukkan bekas luka yang dialaminya.
 
"Awalnya di klinik dekat kejadian, tapi klinik nggak sanggup, terus dirujuk ke RS Patar Asih. Langsung masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), sampai 4 hari di IGD. Tak sekalipun Kompol Delami itu menjenguk si Inka ini. Ada yang datang memang polisi, itu dari Polsek Batangkuis, bukan Kompol Delami itu. Sampai sekarang pun nggak pernah datang," timpal Reni diamini ibu kandung Inka, Samsini.(BS04)
 
T#g: Kompol Delami SalehKecelakaanKepala Bagian (Kabag) Sumda Polres Deli SerdangKompol Delami SalehPolres Deli SerdangTabrakan
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 20 jam lalu

    Lakalantas Dua Sepeda Motor di Sidikalang, Bonceng Tiga versus Tanpa Nomor Polisi

    Beritasumut.com-Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamis (15/02/2018) sekira Pukul 23.10 WIB antara sepeda motor Honda Supra X 125 No.Pol BB 4090 YE k

  • 3 hari lalu

    287 Personil Polres Deli Serdang Disiapkan untuk Amankan Tahun Baru Imlek

    Beritasumut.com-Kepala Bagian Operasi (kabag Ops) Polres Deli Serdang Kompol Hendri Ritson Sibarani memimpin apel persiapan pengamanan perayaan Tah

  • 6 hari lalu

    Banyak Korban, Warga Resah karena Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang

    Beritasumut.com-Puluhan tahun tidak ada palang pintu menyebabkan banyak korban kecelakaan dengan kereta api di Jalan Padang, Kota Medan, Sumatera U

  • 7 hari lalu

    Sidik Tewas Dilindas Kereta Api di Jalan Emas Medan

    Beritasumut.com-Sidik (27) ditemukan bersimbah darah dilindas kereta api di perlintasan rel Jalan Emas, tepatnya di samping Yanglim Plaza Medan, Mi

  • satu minggu lalu

    Kecelakaan Maut di Tarutung, Dua Orang Meninggal, Dua Lainnya Luka Berat

    Beritasumut.com-Dua sepeda motor di mengalami kecelakaan lalulintas Jalan Lintas Tarutung-Siborong-borong KM 12-13, Kabupaten Tapanuli Utara. Akiba

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.