Sabtu, 20 April 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Penjualan Kulit Harimau Terbongkar, Diperdagangkan Senilai Rp 17 Juta

Penjualan Kulit Harimau Terbongkar, Diperdagangkan Senilai Rp 17 Juta

Kamis, 31 Januari 2019 13:44:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/BS04
Beritasumut.com-Kepolisian Sumatera Utara (Poldasu) berhasil mengamankan dua unit kulit hewan dilindungi berupa kulit Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) dan kulit Macan Dahan (Neofis Diardi).
 
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Poldasu Kombes Pol Rony Samtana menyampaikan, kedua kulit hewan ini didapat dari tersangka IS alias Pak Wito (65) warga Dusun Pantai Gadung, Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.
 
"Penangkapan ini dilakukan setelah kita menyamar sebagai pembeli," ungkapnya kepada wartawan, di halaman Ditreskrimsus Mapoldasu, Kamis (31/01/2019).
 
Rony menceritakan, penangkapan tersebut dilakukan pada Minggu (27/01/2019), setelah penyidik Subdit IV Ditreskrimsus Poldasu menerima informasi adanya terjadi dugaan tindak pidana memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh atau organ satwa dilindungi yang dilakukan oleh IS.
 
Berbekal informasi tersebut, jelasnya, petugas lalu melakukan penyamaran dan membuat janji dengan tersangka untuk melakukan pembelian satu lembar kulit Harimau Sumatera.
 
"Setelah dilakukan transaksi, tim mendapatkan satu lembar kulit Harimau Sumatera dan satu lembar kulit Macan Dahan. Dengan kondisi terdapat bekas belahan pada bagian perut di lokasi kebun jeruk  tepatnya dibelakang rumah tersangka IS," jelasnya.
 
Lebih lanjut Rony menerangkan, tersangka mendapatkan kedua kulit satwa dilindungi ini dari seorang pria berinisal H (50) dan R (35) warga Kuala Simpang, Provinsi Aceh. Sedangkan untuk harga jual, sambungnya, tersangka mematok kedua kulit hewan buas tersebut masing-masing dengan harga Rp 17 juta.
 
"Kedua kulit satwa dilindungi ini selanjutnya akan diserahkan ke pihak BKSDA," terangnya.
 
Sementara itu, kepada tersangka, tutur Rony, akan dikenakan dengan Pasal 21 ayat (2) huruf d, dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta, sesuai dengan pasal 40 ayat (2) UU RI nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
 
"Sampai sekarang kita dapat informasi penjualan dilakukan ditingkat lokal. Tapi kalau kita prediksi yang seperti ini penjualan antar negara," pungkasnya. 
 
Sedangkan IS mengaku, bahwasanya kedua kulit satwa tersebut hanya dititipkan kepadanya oleh H dan R. Selain itu, ia juga mengaku tidak mengetahui jika kedua kulit hewan itu merupakan satwa yang dilindungi. "Saya tidak tahu. Hanya dititipkan dari Aceh," tandasnya.(BS04)
 
T#g:Polda SumutPoldasupenjualan kulit harimauperdagangan satwa
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Amankan Aset Kelistrikan, PLN Kerjasama dengan Polda Sumut

    Beritasumut.com–Perusahaan Listrik Negara (PLN) bekerjasama dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara menandatangani perjanjian pengamanan inst

  • 2 hari lalu

    Patroli Cipta Kondisi Pemilu 2019, Kapoldasu dan Pangdam I/BB Kelilingi Kota Medan dan Binjai

    Beritasumut.com–Melaksanakan Patroli Pengamanan Cipta Kondisi Pileg dan Pilpres tahun 2019 pada Rabu (17/04/2019) kemarin, Kapolda Sumut Irje

  • 2 hari lalu

    Polri dan TNI Patroli Skala Besar, Pastikan Pemilu 2019 di Sumut Aman

    Beritasumut.com–Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Agus Andrianto menyebutkan situasi Kamtibmas di Provinsi Sumatera Utara pada saa

  • 4 hari lalu

    Tiga Jenderal Pimpin Patroli Malam Pam Pemilu Kota Medan

    Beritasumut.com-Tiga jenderal, masing-masing Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto, serta Danlantamal I Belawan L

  • 5 hari lalu

    Pangdam I/BB, Kapolda Sumut dan KPU Sumut Gelar Vidcon Terkait Kesiapan Akhir Pengamanan Pemilu 2019

    Beritasumut.com-Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah dan Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Adrianto bersama Ketua KPU Sumut, Yu

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.