Jumat, 18 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Penjualan Kulit Harimau Terbongkar, Diperdagangkan Senilai Rp 17 Juta

Penjualan Kulit Harimau Terbongkar, Diperdagangkan Senilai Rp 17 Juta

Kamis, 31 Januari 2019 13:44:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/BS04
Beritasumut.com-Kepolisian Sumatera Utara (Poldasu) berhasil mengamankan dua unit kulit hewan dilindungi berupa kulit Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) dan kulit Macan Dahan (Neofis Diardi).
 
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Poldasu Kombes Pol Rony Samtana menyampaikan, kedua kulit hewan ini didapat dari tersangka IS alias Pak Wito (65) warga Dusun Pantai Gadung, Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.
 
"Penangkapan ini dilakukan setelah kita menyamar sebagai pembeli," ungkapnya kepada wartawan, di halaman Ditreskrimsus Mapoldasu, Kamis (31/01/2019).
 
Rony menceritakan, penangkapan tersebut dilakukan pada Minggu (27/01/2019), setelah penyidik Subdit IV Ditreskrimsus Poldasu menerima informasi adanya terjadi dugaan tindak pidana memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh atau organ satwa dilindungi yang dilakukan oleh IS.
 
Berbekal informasi tersebut, jelasnya, petugas lalu melakukan penyamaran dan membuat janji dengan tersangka untuk melakukan pembelian satu lembar kulit Harimau Sumatera.
 
"Setelah dilakukan transaksi, tim mendapatkan satu lembar kulit Harimau Sumatera dan satu lembar kulit Macan Dahan. Dengan kondisi terdapat bekas belahan pada bagian perut di lokasi kebun jeruk  tepatnya dibelakang rumah tersangka IS," jelasnya.
 
Lebih lanjut Rony menerangkan, tersangka mendapatkan kedua kulit satwa dilindungi ini dari seorang pria berinisal H (50) dan R (35) warga Kuala Simpang, Provinsi Aceh. Sedangkan untuk harga jual, sambungnya, tersangka mematok kedua kulit hewan buas tersebut masing-masing dengan harga Rp 17 juta.
 
"Kedua kulit satwa dilindungi ini selanjutnya akan diserahkan ke pihak BKSDA," terangnya.
 
Sementara itu, kepada tersangka, tutur Rony, akan dikenakan dengan Pasal 21 ayat (2) huruf d, dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta, sesuai dengan pasal 40 ayat (2) UU RI nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
 
"Sampai sekarang kita dapat informasi penjualan dilakukan ditingkat lokal. Tapi kalau kita prediksi yang seperti ini penjualan antar negara," pungkasnya. 
 
Sedangkan IS mengaku, bahwasanya kedua kulit satwa tersebut hanya dititipkan kepadanya oleh H dan R. Selain itu, ia juga mengaku tidak mengetahui jika kedua kulit hewan itu merupakan satwa yang dilindungi. "Saya tidak tahu. Hanya dititipkan dari Aceh," tandasnya.(BS04)
 
T#g:Polda SumutPoldasupenjualan kulit harimauperdagangan satwa
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • kemarin

    Sembunyi di Hotel Padang Bulan, Tiga Pelaku Curanmor Dibekuk Polda Sumut

    Beritasumut.com-Bersembunyi di salah satu kamar Hotel The K, di Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan, tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanm

  • 6 hari lalu

    Poldasu Sebut Tewasnya Golfrid Siregar Mengarah Ke Laka Tunggal

    Beritasumut.com-Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), untuk sementara menyimpulkan penyebab tewasnya aktivis yang juga kuasa hukum (advok

  • satu minggu lalu

    Bawa 80 Kg Ganja, Tiga Pria Diamankan Poldasu dari Kawasan Jamin Ginting, Satu Pelaku Residivis GAM

    Beritasumut.com-Personel Unit IV Subdit I, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut berhasil mengamankan narkotika sebanyak 80 Kg gan

  • satu minggu lalu

    Poldasu Tangkap Jumat, Penyedia Sabu di Kabupaten Batubara

    Beritasumut.com-Tim unit I Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut melakukan penangkapan terhadap Jumat (43) warga Air Joma

  • 2 minggu lalu

    ST Tersangka Kasus Tambang Galian C di Binjai Masih DPO Poldasu

    Beritasumut.com–Penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut masih memburu ST, seorang tersangka dari kasus pertambangan galian C yang diduga ilegal di

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.