Selasa, 16 Juli 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Penjualan Kulit Harimau Terbongkar, Diperdagangkan Senilai Rp 17 Juta

Penjualan Kulit Harimau Terbongkar, Diperdagangkan Senilai Rp 17 Juta

Kamis, 31 Januari 2019 13:44:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/BS04
Beritasumut.com-Kepolisian Sumatera Utara (Poldasu) berhasil mengamankan dua unit kulit hewan dilindungi berupa kulit Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) dan kulit Macan Dahan (Neofis Diardi).
 
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Poldasu Kombes Pol Rony Samtana menyampaikan, kedua kulit hewan ini didapat dari tersangka IS alias Pak Wito (65) warga Dusun Pantai Gadung, Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.
 
"Penangkapan ini dilakukan setelah kita menyamar sebagai pembeli," ungkapnya kepada wartawan, di halaman Ditreskrimsus Mapoldasu, Kamis (31/01/2019).
 
Rony menceritakan, penangkapan tersebut dilakukan pada Minggu (27/01/2019), setelah penyidik Subdit IV Ditreskrimsus Poldasu menerima informasi adanya terjadi dugaan tindak pidana memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh atau organ satwa dilindungi yang dilakukan oleh IS.
 
Berbekal informasi tersebut, jelasnya, petugas lalu melakukan penyamaran dan membuat janji dengan tersangka untuk melakukan pembelian satu lembar kulit Harimau Sumatera.
 
"Setelah dilakukan transaksi, tim mendapatkan satu lembar kulit Harimau Sumatera dan satu lembar kulit Macan Dahan. Dengan kondisi terdapat bekas belahan pada bagian perut di lokasi kebun jeruk  tepatnya dibelakang rumah tersangka IS," jelasnya.
 
Lebih lanjut Rony menerangkan, tersangka mendapatkan kedua kulit satwa dilindungi ini dari seorang pria berinisal H (50) dan R (35) warga Kuala Simpang, Provinsi Aceh. Sedangkan untuk harga jual, sambungnya, tersangka mematok kedua kulit hewan buas tersebut masing-masing dengan harga Rp 17 juta.
 
"Kedua kulit satwa dilindungi ini selanjutnya akan diserahkan ke pihak BKSDA," terangnya.
 
Sementara itu, kepada tersangka, tutur Rony, akan dikenakan dengan Pasal 21 ayat (2) huruf d, dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta, sesuai dengan pasal 40 ayat (2) UU RI nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
 
"Sampai sekarang kita dapat informasi penjualan dilakukan ditingkat lokal. Tapi kalau kita prediksi yang seperti ini penjualan antar negara," pungkasnya. 
 
Sedangkan IS mengaku, bahwasanya kedua kulit satwa tersebut hanya dititipkan kepadanya oleh H dan R. Selain itu, ia juga mengaku tidak mengetahui jika kedua kulit hewan itu merupakan satwa yang dilindungi. "Saya tidak tahu. Hanya dititipkan dari Aceh," tandasnya.(BS04)
 
T#g:Polda SumutPoldasupenjualan kulit harimauperdagangan satwa
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Poldasu Tangkap Komplotan Perampok Mengaku Anggota Polri yang Beraksi di Kampung Kolam

    Beritasumut.com–Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara (Poldasu) berhasil menangkap empat dari enam anggota

  • 5 hari lalu

    Gubernur Sumut, Pangdam, Kapolda dan Kajati Sumut Kompak di HUT Bhayangkara

    Beritasumut.com–Hubungan yang harmonis unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Utara (Sumut) terlihat di acara peringata

  • 6 hari lalu

    Pemko Medan dan Poldasu Jalin Kesepakatan Bantuan Pengamanan Pelaksanaan Program Prioritas Pembangunan

    Beritasumut.com-Pemko Medan dan Poldasu menjalin Kesepakatan Bersama Bantuan Pengamanan Pelaksanaan Program Prioritas Pembangunan Kota Medan. Penan

  • 6 hari lalu

    Walikota Hadiri Upacara HUT Ke 73 Bhayangkara

    Beritasumut.com-Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH dihadiri Wakil Walikota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi mengikuti Upacara HUT ke-73 Bh

  • satu minggu lalu

    Poldasu Amankan Sabu Senilai 40 Miliar di Jalan Iskandar Muda

    Beritasumut.com-Direktorat Narkoba Polda Sumut bersama Polsek Medan Baru berhasil mengamankan para pelaku jaringan narkoba internasional beserta ba

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.