Peristiwa

Pemprovsu Dukung Pameran Pers Sumut Tanggal 9-16 Februari Mendatang


Pemprovsu Dukung Pameran Pers Sumut Tanggal 9-16 Februari Mendatang
BERITASUMUT.COM/IST
Pemprovsu Dukung Pameran Pers Sumut Tanggal 9-16 Februari Mendatang
Beritasumut.com-Rencana Pameran Pers Sumatera Utara (Sumut) yang diselenggarakan Dewan Harian Daerah (DHD) Angkatan 45 di Medan, 9-16 Februari 2017 mendatang didukung Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu). Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut (Sekdaprovsu) Hasban Ritonga.
 
Hasban menilai, Pemprovsu sangat mengapresiasi pameran ini. "Sebab peranan media di Sumatera Utara ini sangat besar. Jauh sebelum masa kemerdekaan Republik Indonesia, atau sebelum adanya pengikraran Sumpah Pemuda, ternyata salah satu media terbitan Sumut sudah mencetuskan kemerdekaan," ungkap Hasban saat audiensi bersama bersama DHD '45 , di ruang kerjanya Gedung lama kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Senin (06/02/2017). 
 
Hadir dalam kesempatan itu mendampingi Sekdaprovsu, Asisten 1 Jumsadi, Kadis Kominfo Sumut Fitriyus, mantan Sekdaprovsu H Nurdin Lubis SH, pakar sejarah Unimed DR Ichwan Azhari. Selanjutnya, Ketua Dewan Kehormatan PWI Sumut H Sofyan Harahap, Ketua DHD'45 serta unsur pengurus DHD'45 diantaranya Sutan Djalaluddin Siregar, Usman Effendy Rambe dan Zulkifli Tanjung.
 
Sekdaprovsu mengatakan bahwa pers Indonesia juga memiliki peran penting untuk meraih kemerdekaan, baik saat meliput hingga proses pembuatan berita hingga penerbitan. Terlebih lagi pers Sumatera Utara bisa dikatakan memiliki pers yang bisa disebut sebagai pahlawan.
 
"Tokoh-tokoh pres kita layak dikatakan sebagai pahlawan karena melalui tulisan dan liputan saat di medan perang tidak mengenal takut. Untuk itulah Sekdaprovsu akan mengusulkan dibuat atau dibangun museum pers yang isinya tentang perjuangan tokoh-tokoh pers dahulu," sambung Hasban.
 
Sehubungan dengan pameran pers, Sekdaprovsu akan berkoordinasi Dinas Pendidikan Sumut untuk melibatkan para siswa SMU sederajat agar melihat dan mengetahui bagaimana media peran meraih kemerdekaan melalui tulisan. Hal ini dibenarkan oleh Ketua DHD angkatan 45 Nurdin Lubis. Disebutkannya, dalam pameran ini selain panitia akan memamerkan dunia pers Sumut sebelum kemerdekaan hingga merdeka, mereka juga akan menampilkan kondisi pers hingga zaman orde baru.
 
"Momen ini mengambil peringatan hari pres nasional yang pada bulan Februari," ujar Nurdin.
 
Sementara itu, pakar sejarah dari Universitas Negeri Medan (Unimed) Ichwan Azhari mengatakan pers sejarah Indonesia memiliki sejarah penting dalam meraih kemerdekaan. Ini dapat dilihat bobot dan maksud-maksud dari setiap tulisannya. Untuk Sumut sendiri, kemerdekaan sudah diungkapkan pada media Benih Merdeka yang terbit sebelum sumpah pemuda pada tahun 1916
 
Ichwan sendiri mendapatkan informasi ini dari arsip nasional yang ada di Belanda. "Perlu diketahui setiap koran yang diterbitkan selalu ada untuk pemerintah Belanda. Dan dilakukan arsib oleh pemerintah Belanda saat itu," ungkapnya.
 
Untuk itulah, sambung Ichwan, pameran pers ini sangat penting bagi pelajar agar mengetahui bertapa beratnya para penjuang meraih kemerdekaan baik yang mengangkat bambu runjing dan pena. "Selain itu pameran ini sangat penting agar pada perayaan pers nasional tahun depan dan dilakukan di Sumut, museum ini bisa mengambarkan media sebelum kemerdekaan," imbuh Ichwan.
 
Pernyataan Ichwan dibenarkan pula oleh Ketua Dewan Kehormatan PWI Sumut Sofyan Harahap. Sofyan menambahkan, peran media yang saat itu ada di Sumut diantaranya Waspada, Mimbar Umum, Suluh Kemerdekaan dan Sumateta Sinbau yang diterbitkan Jepang. (BS02)

Tag:JurnalistikKemerdekaanMediapameranPemerintahPemprovsuPerkembanganPersProvinsiSumatera UtaraSumut