Minggu, 15 Desember 2019

Pemerintah Berhasil Tangkap 8 Kapal Ikan Ilegal

Rabu, 28 September 2016 18:02:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Kapal Pengawas Perikanan (KP) di bawah kendali Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah berhasil menangkap 8 (delapan) kapal ikan yang diduga melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di perairan laut Sulawesi.

“Penangkapan tersebut dilakukan oleh KP  Hiu Macan Tutul 306 dan KP Hiu Macan 401,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (28/09/2016).

Penangkapan kapal ilegal tersebut, menurut Susi, terjadi pada26 September 2016 oleh KP Hiu Macan Tutul 306 terhadap 4 kapal, yaitu: KM. Triple D dengan Anak Buak Kapal (ABK) sebanyak 10 orang Warga Negara Asing (WNA) dan 1 orang Warga Negara Indonesia (WNI).

Kapal lain yang ditangkap KP Hiu Macan Tutul 306 adalah: 1. KM. M/Bca Sherlyn (2 GT, 6 ABK WNA), 2. KM M/Bca Fisher (2 GT, 3 ABK WNA); dan 3. KM. M/Bca J-boy (2 GT, 7 ABK WNA).

Sementara itu 4 kapal ilegal lain yang ditangkap KP. Hiu Macan Tutul 401 pada 22 September 2016, menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti adalah: 1. KM. D’VON (3 GT, 11 ABK WNI dan 1 ABK WNA); 2.  KM. M/Bca. JOHAZEN 9 (3 GT, 7 ABK WNA); 3.KM. PAREKOY (3 GT, 12 ABK WNA), dan 4. FB/CA. RENZ (3 GT, 6 orang ABK WNA).

“Kapal ini diduga melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Indonesia tanpa dilengkapi dokumen, mengangkut/membawa ikan ke luar negeri (Filipina), dan menggunakan Anak Buah Kapal (ABK) asing asal Filipina,” jelas Susi seraya menambahkan, tujuh kapal diantaranya telah dikawal menuju Pangkalan PSDKP Bitung.

Dilansir setkab.go.id, Menteri Kelautan dan Perikanan itu menduga sudah banyak di Bitung itu nelayan Filipina yang sudah memiliki KTP. “Tadi saya sudah menghadap Pak Presiden dan rencananya kita ingin membuat satu perundingan bersama dengan pihak Filipina untuk mengatasi dan mengantisipasi hal ini tidak terjadi lagi ke depan,” jelas Susi seraya menambahkan, karena sekarang lagi musim ikan di sana, jadi banyak sekali ribuan orang Filipina yang punya KTP di Bitung.

Sedangkan satu kapal lainnya tidak dapat dibawa atau ditarik ke Pangkalan PSDKP Bitung karena kapal tenggelam akibat terkena badai dan mengalami kerusakan parah (pecah di bagian haluan). Namun ABK kapal itu sendiri berhasil diselamatkan dan telah dibawa ke Pangkalan PSDKP Bitung.

Selanjutnya kedelapan kapal tersebut dikawal menuju Pangkalan PSDKP Bitung untuk dilakukan proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.

Untuk sementara, menurut Susi, kapal-kapal tersebut diduga melakukan pelanggaran dengan sangkaan tindak pidana perikanan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp. 20 miliar.(BS01)

T#g:Kapal Ilegal
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 10 bulan lalu

    Dua Kapal Diduga Transfer BBM Ilegal Diamankan di Batam

    Beritasumut.com-Setelah beberapa waktu lalu berhasil menangkap kapal diduga transfer BBM ilegal di Teluk Jakarta, Patroli Keamanan Laut Bakamla kem

  • 3 tahun lalu

    Dit Polair Poldasu Amankan 19 Ton Bawang Merah Ilegal Asal Malaysia

    Beritasumut.com–Ditpolair Polda Sumut mengamankan satu unit kapal KM SILAU GT 8 No 384 PHB S7 yang membawa 1900 karung bawang merah ilegal as

  • 3 tahun lalu

    763 Kg Ikan Teri Basah Disita Ditpolair Baharkam Polri di Perairan Tanjung Tiram

    Beritasumut.com-Kapal ikan Teman Abadi GT 28 No 1655/SSD diamankan petugas Ditpolair Baharkam Polri di Perairan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara,

  • 3 tahun lalu

    Kapal Patroli Polair Kembali Tangkap Kapal Nelayan Ilegal di Perairan Batubara

    Beritasumut.com-Kapal Patroli Kepodang 5001 Ditpolairud Baharkam Polri dengan Capt AKP Ferdinan Manurung, Selasa (18/04/2017) sekira pukul 04.10 Wi

  • 3 tahun lalu

    Polda Jambi Amankan Kapal Ikan yang Gunakan Alat Tangkap Terlarang

    Beritasumut.com-Kepolisian Daerah Jambi mengamankan kapal nelayan KM Dua Putri lantaran menggunakan alat tangkap Jaring Trawl (Lampara Dasar) pada

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.