Jumat, 20 September 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemda Harus Jadi Garda Terdepan Menjaga dan Melestarikan Lingkungan Hidup

Pemda Harus Jadi Garda Terdepan Menjaga dan Melestarikan Lingkungan Hidup

Minggu, 22 April 2018 17:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com-Upaya pelestarian lingkungan hidup merupakan tanggungjawab bersama. Tidak hanya organisasi lingkungan hidup, tetapi pemerintah daerah (Pemda) juga harus berpartisipasi aktif, bahkan berada di garda terdepan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.
 
Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi dalam acara jamuan makan malam bersama peserta Hari Bumi dan Konsultasi Nasional Lingkungan Hidup (KNLH) Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) 2018 di rumah dinas Gubsu Jalan Sudirman No.41 Medan, Sabtu (21/04/2018) malam. 
 
“Bukan hanya organisasi lingkungan hidup, pemerintah juga harus berada di garda terdepan untuk menjaga lingkungan hidup, agar bumi tetap terpelihara dan lestari,” ujar Gubsu Erry Nuradi.
 
Gubsu Erry menuturkan, ketika menjadi Bupati Serdang Bedagai (Sergai), setiap peringatan Hari Bumi tanggal 22 April selalu mengadakan kegiatan di salah satu pulau terdepan Sumatera Utara (Sumut), yaitu Pulau Berhala. “Setidaknya, selama 8 tahun saya di sana (Sergai), 5 kali setiap hari lingkungan hidup kita  ke pulau terdepan, melepas penyu, menanam pohon, dan kegiatan lainya untuk pelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.
 
Namun sayang, menurut Erry, kegiatan semacam itu tampaknya sudah jarang dijumpai lagi. Para bupati dan walikota sudah jarang terdengar melakukan hal semacam itu saat ini. “Karena itu, serakang kita dorong kembali. Paling tidak, pemerintah daerah harus berperan aktif dan harus mendorong seluruh kegiatan lingkungan hidup yang ada di daerahnya masing-masing, harus menjadi garda terdepan,” katanya.
 
Erry juga menceritakan tentang bencana banjir bandang yang pernah terjadi di lokasi wisata Sibolangit, setahun yang lalu. Menurutnya, itu terjadi salah satunya karena banyak pohon yang ditebangi di bagian atasnya secara illegal.
 
“Karena itu, kami minta kepada pihak kepolisian dan Polhut (polisi hutan – red) untuk terus menjaga kelestarian lingkungan hidup, dan tentu Walhi juga diharapkan memberi masukan kepada pemerintah. Karena kalau sudah illegal logging dan lain-lain, itu sudah masuk ke ranah hukum dan harus dilakukan tindakan,” ujarnya.
 
Sementara itu, Direktur Eksekutif Walhi Nasional Nur Hidayati menyampaikan Walhi akan mengadakan Konsultasi Nasional Lingkungan Hidup (KNLH) di Medan, 22-23 April 2018. KNLH merupakan wadah pertemuan anggota Walhi seluruh Indonesia. “Akan dihadiri seluruh perwakilan pengurus dari daerah dan komunitas lingkungan di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut juga digelar bertepatan dengan Hari Bumi 2018,” katanya.
 
Menurut Nur Hidayati, Medan dipilih menjadi tempat KNLH karena memiliki beberapa sejarah yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Salah satu sektor yang menjadi faktor terbesar lahan hutan dan lingkungan di Indonesia itu dimulai dari Sumatera Utara 100 tahun lalu, yaitu masalah sawit. “Selain itu, di daerah inilah sejarah perlawanan pertama Walhi atas nama lingkungan hidup, dan akhirnya Walhi bisa diakui hingga saat ini,” katanya.
 
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Walhi Sumut Dana Tarigan mengatakan, tema peringatan hari lingkungan hidup tahun ini adalah ‘Selamatkan Rimba Terakhir Sumatera Utara’. “Kita berharap sisa hutan yang ada di daerah ini bisa diselamatkan, untuk menjadi sumber kehidupan masyarakat,” katanya, sembari terus mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. 
 
Namun ada yang berbeda saat ini, jika dahulu Walhi selalu berhadapan dengan pemerintah dalam kasus lingkungan hidup, kini menerapkan strategi baru. “Kita mencoba bersinergi kritis dan mencoba perkuat peran negara di Sumatera Utara untuk menyelesaikan masalah-masalah lingkungan hidup,” ungkapnya.
 
Sementara itu, jamuan makan malam yang turut dihadiri Ketua Dewan Nasional Walhi Risma Umar  dan pengurus Walhi dari seluruh daerah di Indonesia, serta peserta peringatan Hari Bumi, berlangsung penuh keakraban. Selain hidangan kuliner yang istimewa, para hadirin juga disuguhi tari-tarian tradisional, seperti tarian persembahan dan tarian mullti etnis.(BS03)
T#g:garda terdepanlingkungan hidup
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Peringatan Hari Lingkungan Hidup se Dunia Digelar di TPA Desa Tarikan Raga

    Beritasumut.com-Peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia Tingkat Kabupaten Deli Serdang yang bertemakan “Biru langitku Hijau bumiku” y

  • 3 minggu lalu

    Peringati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, DLH Dairi Gelar Perlombaan Pengetahuan Lingkungan Hidup Tinggal SD dan SMP

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar Lomba Pengetahuan Lingkungan Hidup tingkat

  • 3 bulan lalu

    Gubernur Sumut Optimis Tahun 2022 Program Medan Bebas Banjir Terwujud

    Beritasumut.com–Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memimpin rapat penanggulangan banjir di Kota Medan bersama Pemerintah Kota (Pem

  • 8 bulan lalu

    Gubsu Minta Dinas Lingkungan Hidup Beri Pelayanan Maksimal dan Fokus Terhadap Program Lingkungan

    Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melalui Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) menunjukka

  • 8 bulan lalu

    Peringati Hari Lingkungan Hidup, YBHI Lepas Satwa dan Bersihkan Pohon

    Beritasumut.com-Memperingati Hari Lingkungan Hidup sekaligus perayaan Imlek 2019, relawan dan pegiat lingkungan yang tergabung dalam Yayasan Budaya

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.