Peristiwa

Pelindo 1 dan Kemenko Maritim Tanam Mangrove di Kampung Nelayan Indah


Pelindo 1 dan Kemenko Maritim Tanam Mangrove di Kampung Nelayan Indah
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman melakukan Penanaman Mangrove Menuju Pelabuhan Berwawasan Lingkungan (Green Port) di Kampung Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Medan pada Jumat (23/08/2019). Acara ini dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Kemaritiman Agung Kuswandono, Direktur Teknik Pelindo 1 Hosadi Apriza Putra, Komandan Lantamal I Belawan Laksmana Pertama TNI Abdul Rasyid, Kepala Kesyahbandaran Utama Belawan Sugeng Wibowo, dan General Manager Pelabuhan Belawan Yarham Harid.
 
Direktur Teknik Pelindo 1 Hosadi Apriza Putra menjelaskan, bahwa Pelindo 1 sebagai BUMN yang bergerak di bidang kepelabuhanan terus mendukung program pemerintah. “Pada kesempatan ini, Pelindo 1 menanam sekitar 5.000 pohon di Kampung Nelayan Indah dan sekitarnya. Kami akan senantiasa menjaga lingkungan sosial dan melakukan pemantauan lingkungan. Bukan hanya di Belawan, kami akan terus menerapkan pemantauan lingkungan di seluruh cabang Pelindo 1 untuk menuju Green Port,” ujarnya.
 
Hosadi menuturkan, penanaman Mangrove ini merupakan salah satu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Pelindo 1 sebagai wujud kepedulian sosial, ekonomi, dan lingkungan kepada masyarakat di sekitar pelabuhan. "Mendukung program pemerintah yang dikoordinasikan Kemenko Maritim dalam rehabilitasi Mangrove Naisonal di mana pelabuhan menjadi salah satu sasaran program. Selain itu Pelindo 1 juga berpartisipasi dalam Program Green Port yang salah satu kegiatannya melakukan penghijauan," ungkapnya. 
 
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Kemaritiman, Agung Kuswandono mengatakan bahwa Indonesia memiliki Hutan Mangrove sekitar 23% ekosistem Mangrove dan banyak manfaat yang bisa kita rasakan dengan adanya Hutan Mangrove. "Dari segi ekonomi, Mangrove menjadi tempat berkembang biaknya ikan dan biota laut lainnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan. Dari sisi mitigasi bencana, Mangrove ini dapat menahan gempuran tsunami," jelasnya. 
 
Menurut Agung, salah satu bentuk rehabilitasinya yakni dengan mengkombinasikan penanaman Mangrove dengan pelabuhan menuju pelabuhan berwawasan lingkungan atau Green Port. "Sehingga kami mengajak seluruh pihak baik BUMN maupun swasta untuk turut berpartisipasi melakukan rehabilitasi dengan memperbaiki kelestarian lingkungan hidup yang berada di sekitar kita," pungkasnya. 
 
Dalam kegiatan ini juga diserahkan bantuan kepada Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Sumatera Utara berupa kegiatan penanaman Pohon Mangrove sebanyak 5.000 pohon di Kampung Nelayan Belawan dan UPT Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan. (Rel)

Tag:KampungNelayan IndahKemenko MaritimPelindo 1Tanam Mangrove